May 8, 2013

Susu Ibu, Creative Brand


Beberapa minggu lalu saya berkesempatan menjadi pembicara yang diadakan oleh Timlo Solo dengan tema "Menjadi Raja Kuliner Dengan Creative Sales Method", nah ketika waktu luang, sebagai kontributor www.ceritaperut.com kesempatan seperti ini juga selalu saya manfaatkan untuk mengunjungin berbagai kuliner khas di kota tersebut. (hehe kita lewatkan pembahasan materi Seminarnya yah karena saya ingin cerita yang lebih menarik di Solo).

Salah satu tempat yang Timlo kenalkan kepada saya dan teman-teman adalah Mom Milk, wow Susu Ibu (bahasa indonya hehe). Pertama kali datang ke Mom Milk ini saya cukup amaze karena sangat ramai dengan anak muda yang sedang kongkow, ah bukannya biasa? Yah kalo cafe sih biasa sambil minum kopi, cuma minum susu dan kongkow? terlihat agak aneh di mata saya sejujurnya.

Sebagai seorang marketer hal seperti ini tentu tidak bisa dilewatkan, "harus gali banyak hal nih soal Mom Milk" hehe, itu yang langsung terlintas di benak saya, keramaian seperti ini (banyak yang beli) tentu sesuatu yang membuat saya bergairah untuk mencari tahu, either itu untuk sekadar ide-ide baru yang fresh ataupun menjadi peluang bisnis tentunya.

Kenapa rame? Kenapa Rame? dan akhirnya beberapa jawaban yang bisa saya simpulkan setelah melakukan observasi ringan dan berhasil nodong ownernya buat ngobrol adalah: Yuk coba kita ulas hehe

1. Variasi Dong

Kalo cuma jual susu, ga perlu jauh-jauh tentunya pergi ke Solo, di tempat tinggal saya di bandung juga dah lobak "banyak" penjual susu, di semua warkop juga pasti jual susu, belom lagi Spot-Spot susu murni yang juga menjamur di Bandung. Tapi jualan susu dengan varian rasa lebih dari 20 rasa? nah ini baru bedah.

Mulai dari rasa Blueberry, Banana, Jack Fruit, Duren, Orange, Chocolate, Oreo, Caramel, Caramel Latte dll ada di Mom Milk, selain itu ada pilihan dingin dan panas serta medium or large gelasnya. Variant product Mom Milk ini memberikan pilihan yang beragam bagi konsumen sehingga bisa memenuhi selerah konsumen yang berbeda-beda. Ini strategi yang sangat jitu dalam ilmu marketing, dengan core product susu, Mom Milk memciptakan variant untuk mengisi setiap kemungkinan "selera" konsumen, dibandingkan tempat susu lain yang hanya punya 5-6 variant, jelas Mom Milk menawarkan "value" yang lebih baik sehingga menjadi pilihan konsumen.

Dalam concept Creative Sales yang dikembangkanoleh Creasionbrand, MOM Milk ini dengan pintar menerapkan Product Tactic dengan Elemen Variant sehingga memberikan "nilai lebih" bagi konsumen.

2. Another Value
Jaman sekarang, menarget anak muda tidak bisa hanya dengan menjual produk, jualah juga "nilai tambah lain" yang membuat "Jualan inti" kita semakin kuat untuk dipilih oleh mereka. Seperti apa itu? Sederhananya, lihat trend internet saat ini, nah kemudian pastikan tempat kita menyediakan Wifi di tempat kita. Pertanyaan ada Wifi dan Colokan merupakan pertanyaan "wajib" yang akan selalu didengar oleh pemilik brand tempat makan seperti ini.

Value lainnya misalnya kita bisa memposisikan dan memberikan penawaran bagi komunitas-komunitas di kota kita yang tentu member komunitasnya target market kita untuk menggunakan tempat kita dengan harga/ penawaran yang special sehingga terjadi attach antara member komunitas tersebut dengan tempat kita ke depannya.

3. Cerita di Balik Brand
Mengkemas cerita di balik brand adalah hal yang sangat penting mengapa? Banyak konsumen yang suka bercerita, sebagai pemilik brand  jangan biarkan mereka membentuk cerita mereka sendiri, siapkanlah cerita versi brand dan sampaikan cerita tersebut ke konsumen Anda. Caranya? Banyak sekali, misalnnya undanglah blogger atau media untuk "main" ke tempat Anda, kemudian ceritakan "kisah" di balik brand Anda tersebut, sehingga ketika blogger atau media menulis tentang Brand anda, mereka melakukannya persis seperti apa yang Anda inginkan terbangun di benak konsumen.

Cara lain, buatlah cerita tentang brand Anda di menu atau SPOT khusus di tempat Anda sehingga konsumen bisa membaca tentang kisah brand anda, dan juga tentu jika memiliki website pastikan cerita tentang brand harus Anda angkat di website tersebut.

Nah Owner Mom Milk ini kebetulan bercerita bahwa memang Mom Milk ini adalah resep ibunya yang banyak disukai oleh keluarganya, dari sinilah terpikir untuk memberikan brand Mom Milk untuk produk susu si Owner.

4. Push to Action Campaign
Ownernya juga bercerita bahwa ketika buka pertama kali, selama 2-3 hari (saya lupa berapa lama tempatnya) mereka mengadakan campaign Minum Susu Gratis, siapapun boleh datang (tentu di komunikasikan ke target market) dan minum susu gratis. Nah strategi ini saya katakan sangat pintar, mengapa? Ini akan menjadi push to action untuk membuat target market datang berbondong-bondong sehingga mereka melakukan trial dan mendapatkan pengalaman menikmati susu di Mom Milk.

Daripada menghabiskan uang untuk Spanduk, Baliho dan Bahkan Billboard, bisnis kuliner jauh lebih cocok melakukan campaign yang membuat target market melakukan trial produknya karena dengan begitu brand bisa mengukur berapa banyak yang kelak akan balik lagi dan juga on the SPOT bisa melakukan riset untuk mengetahui tanggapan konsumen terhadap produknya.

5. Buat Konsumen beli lebih banyak (Buy More)
Yes this is also creative sales. Berapa harga secangkir susu standart? 8 Ribu, Berapa kentang Goreng/ Otak-Otak? 7-8 ribu kalo tidak salah, berapa persen peningkatan sales di luar susu? jawab sendiri deh, setidaknya 50% peningkatan penjualan dari produk "non susu" terjadi. Jadi boleh fokus pada Product Inti, tapi pastikan kita menyiapkan product "buy more" yang membuat konsumen membeli lebih banyak yang dari mereka butuhkan.

Contoh di MOM Milk ini tentu menu camilan yang asik diminum dengan susu sambil bersantai seperti kentang goreng, pisang goreng, otak-otak dan berbagai makanan ringan lainnya yang harganya bahkan mungkin lebih mahal dari susunya.

6. Rasa adalah segalanya
Memang betul sebanyak apapun varian, skreatif apapun campaign kalo pada akhirnya produknya ga enak yah ga akan laku sehingga penting sekali untuk melakukan riset terlebih dahulu soal rasa ini, walaupun memang ini soal selera namun pada satu titik informasi dari konsumen soal rasa pasti bisa dijadikan sebuah patokan apakah memang enak atau tidak. Gimana dengan MOM Milk, #bukanBogBerbayar yah tapi saya harus jujur bilang bahwa rasa susunya UENAAKKK TENAAan
.
Nah selamat menikmati, somoga bermanfaat artikelnya.

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Consultant

6 comments:

aryo said...

diantara persaingan bisnis yang padat, memang diperlukan berbagaikejelian dan inovasi dari pemilik brand.

penciptaan varian dan racikan baru dari mom milk saya pikir menjadi salah satu kunci sukses brand ini

ranirano said...

wow, varian rasanya lebih dari 20? Kreatif! biasanya orang selalu up margin di minuman, sekarang di makanan, emang beda!

taktiknya patut ditiru nih, karena sebagai pelaku kuliner, hal2 yang diterapkan Mom Milk jelas bisa kasih pembuktian terhadap business growthnya.

Anonymous said...

Konsep sederhana tapi dieksekusi dengan sangat rapih di industri yang sedikit beda? Kenapa saya bilang sedikit?
Iya soalnya biasanya yang punya varian rasa banyak katak gitu adalah ice cream, tapi susu? hooo... baru pertama kali juga denger nya, dan cukup unik.

Apalagi dengan siasat Buy MOre nya (yang adalah cemilan), angkat topi untuk pemilik Mom Milk

Pujiananurul said...

Pemilik Mom Milk ini selain cerdas dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan produk dan bisnisnya, dia pun cerdas memanfaatkan peluang dimana industri kuliner dengan produk susu yang sangat minum kemudian produk dia muncul dengan memunculkan banyak varian rasa dan juga strategi pintar menempatkan banyak cemilan untuk bisa buy more.
Keren ya, Mom Milk ini!

Ceritaperut said...

Kuliner lokal yang berhasil selalu punya diferensiasi. Tapi diferensiasi yang berhasil untuk menjawab ekspektasi tetap ujung2nya di rasa dan kualitas :)

Keren banget mom milk ini.. bikin nagih..

Angga Nugraha said...

berbagai inovasi memang harus selalu dilakukan oleh setiap pemilik bisnis, invoasi produk dalam bentuk varian yang banyak ini patut di acungi jempol!

saya pecinta susu. di bandung saya gak menemui varian sebanyak ini, kalo memang oke, saya ga segan kok terbang sehari semalam untuk cicipi susu ini! great