Posts

5 Cara Naikin Profit tanpa Naikin Penjualan

Image
Bahasan yang selalu menarik untuk dibahas bagi setiap pebisnis khususnya yang bermain di bisnis kuliner seperti saya adalah tentang bagimana meningkatkan profit perusahaan tanpa perlu ada kenaikan penjualan, instilahnya penjualan yah wess mentok to the max hehe jadi harus ada cara-cara lain untuk bisa meningkatkan profit perusahaan.

Barusan saya menonton sebuah video dimana perusahaan distribusi di china menciptakan inovasi robot untuk melakukan sortir 200 ribu barang setiap harinya sehingga mereka bisa menekan biaya human dan error dengan sangat signifikan sehingga pada akhirnya keuntungan perusahaan meningkatkan karena cost menjadi lebih rendah dan kecepatakan delivery menjadi lebih baik.

Kemarin, di sebuah cafe saya lihat sebuah hal yang sangat inspiratif, bagaimana 1 lantai dilayani oleh hanya 1 orang dengan jumlah kursi hampir 80 kursi tanpa mengurangi kualitas dan kecepatan layanan di tempat tersebut, nah ini jadi sebuah insight penting untuk kita di mana dengan sistem ini cafe…

Kopi, Melbourne, Idealisme & Industrialisasi

Image
"Jika ingin melihat idealisme dan kualitas bersatu di dalam Kopi pergilah ke Melbourne"

..... Di satu hari masuklah kalimat ini di FB Messenger saya dari seorang teman di Melbourbe, mungkin karena sangat sering saya memposting tentang Kopi di Warunk Upnormal sehingga sahabat saya terpikir untuk memberikan informasi tersebut.

Warunk Upnormal, sejak 2014 dibangun dan terus berkembang menjadi hampir 40 cabang di akhir april ini memang sangat indentik dengan tempat nongkrong asik dengan "senjata" andalannya variasi Indomie yang khas, tidak banyak memang yang tau jika Idealisme tentang kopi juga tumbuh di kalangan ownernya khususnya salah satu sahabat saya, jadi jangan kaget kalo saya beritahu bahwa biarpun kelas warung, kopi yang ada di roasting sendiri dengan menggunakan Mesin Probat Jerman seharga mobil mewah dan mesin-mesin espresso yang digunakan bahkan dibeberapa outlet sudah memakai Black Eagle seharga total kurang lebih 200 juta per mesin, blom lagi bean nya did…

Masalah = Solusi = Bisnis

Image
"Masalah adalah sumber utama ide bisnis yang potensial sejauh tersedia solusi untuk masalah tersebut"

Ada beberapa common things yang sangat penting diperhatikan ketika kita memutuskan untuk membangun sebuah bisnis. Sangat tidak disarankan ketika kita memutuskan untuk membangun sebuah bisnis hanya didasarkan pada karena saya "suka", "sepertinya ok", "cocok nih dengan passion saya" ato "lagi ada modal nih, jadi mumpung" or "kepepet banget, mau ga mau harus".

Gaya berbisnis seperti di atas, punya kencenderungan akan membuat kita sulit menjalankan bisnisnya dan tidak menguasai kondisi dan kemampuan yang dibutuhkan sehingga ujung-ujung sangat sulit membuat bisnis berkembang, modal keburu habis duluan atau lebih buruk bisnis jalan tapi terus merugi, boro-boro bicara menjadikan bisnis lebih besar dengan profit yg besar, sekedar untuk menggaji karyawan dan operasional day to day ajah mungkin harus hutang sana sini, gestun, gali luba…

Bisnis Kuliner Apa yang Potensial?

Image
"mas Rex, bisnis kulinner apa yah yang kira-kira potensial untuk digarap, lagi kepengen coba peruntungan di bisnis kuliner nih mas?"

Ini pertanyaan yang mungkin sudah ga terhitung jumlah ditanya oleh temen-temen yang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis kuliner, mungkin salah satu pertanyaan bisnis terbanyak yang saya temui selama ini hehe, karena mungkin saya juga orang kuliner kali yah or memang kalo mau start bisnis sepertinya bisnis kuliner "terlihat" lebih mudah dimasuki dan cukup menjanjikan.

Nah untuk menjawab pertanyaan di atas, saya jadi terpikir untuk dituliskan ajah jawabannya sehingga mudah untuk siapapun yang ingin tahu mendapatan jawabannya secara gamblang dan tentu lumayan itung-itung traffic ke blog yang udah lama banget saya tulis ini meningkat lagi hehe, maklum berat sekali rasanya untuk rajn nulis ditengah kesibukan yang luar biasa saat ini.

Ok balik lagi, bisnis kuliner seperti apa sih yang potensial dan punya peluangan yang masih sangat besar …

Perusahaan Banyak Keluarga

Image
Hehe judul sudah cukup verbal bukan, dan ini sesuatu yang sangat lazim terjadi di dunia bisnis, BANYAK KELUARGA di dalam bisnis. Salah? Yah tentu saja tidak salah, kenapa harus salah? Asal keluarga yang berkerja di dalam perusahaan bekerja secara professional dan sesuai dengan aturan perusahaan.

Masalahnnya .....? hehe, yah pada prateknya keluarga yang berkerja di dalam perusahaan sering kali menjadi sumber masalah yang sulit untuk ditangani mulai dari karena orang tersebut kebetulan juga pemegang saham keluarganya, kurang kompeten dalam pekerjaan, unsur enak tidak enak di level management untuk memberikan teguran yang biasa diterapkan di karyawan non keluarga atau prilaku yang terpaksa "dimaklumi" karena .... "yah ga enak lah keluarga sendiri".

Hal ini jika dibiarkan dalam jangka panjang malah akan menjadi potensi yang membuat perusahaan kita malah menjadi tidak produktif, tidak berjalan secara profesional dan yang paling buruk kemungkinan yang bisa terjadi malah …

Corporate Collaboration, Membangun Kekuatan Secara Berjamaah

Image
Beberapa hari yang lalu saya sempat bertemu dengan beberapa pengusaha kuliner  yang kebetulan juga sahabat-sahabat baik saya di bandung, ada beberapa topik menarik yang sempat kita bahas salah satunya tentang Corporate Collaboration di mana hal ini akan menjadi sangat penting dalam setiap bisnis saat ini dan dimasa yang akan datang.

Seperti apa sih Corporate Collaboration itu? Saya ambil contoh sederhana ajah, jika kamu pengusaha Mie Ayam, pesaing kamu juga pengusaha mie ayam dan mungkin juga temen kamu yang lain bisnisnya juga menggunakan Mie yang sama, di sini muncul pertanyaan mengapa kamu, pesaing kamu dan teman kamu tidak berkolaborasi saja untuk mendapatkan harga terbaik untuk Mie nya? Misal kamu memiliki 5 cabang dengan pengambilan 3 ton per bulan, Pesaing kamu memiliki 3 cabang dengan pengembalian 1 ton per bulan dan temen kamu yang kebetulan juga pake Mie mengambil 1 ton per bulan.

Pertanyaannya? kira-kira dari 3 pihak (kamu, pesaing dan temen) dapat harga yang berbeda tidak…

Telor 1/2 Matang

Image
"Mas rex ada waktu untuk bisa ngobrol-ngbrol soal bisnis, ada temen saya yang mau "curhat" soalnya dia sudah pasrah mau nutup bisnisnya, udah jalan beberapa bulan cuman ga ada hasil ajah dan udah bingung banget harus seperti apa membangun bisnisnya"

Percaya tida percaya sudah lebih dari 3 orang dalam satu bulan ini yang kurang lebih minta konsultasi dan diskusi dengan permasalahan yang sama dengan yang diatas, dan saya yakin diluaran sana masih banyak sepertinya temen-temen pengusaha yang juga memiliki masalah yang sama dengan sedikit cerita saya di atas, betul khan?

Singkatnya saya bertemu dengan salah satunya untuk ngobrol lebih dalam untuk bisa mencari tahu dan kemudian mungkin bisa memberikan sedikit masukan mengenai bisnisnya. Oh iya karena ga enak biarlah kali ini kita panggil dia dengan nama Dinda yah.

Saya "Dinda, ini produk bumbu nasgor dinda tahan berapa lama?"
Dinda "Tahun sekitar 1 bulan mas rex"
Saya "Ini nama brandnya apa suda…