Posts

Showing posts from October, 2012

5 Strategi Bundling Untuk Meningkatkan Penjualan

Image
Beberapa minggu kemarin, saat saya sedang mencari cemilan untuk dibawa nonton bioskop, akhirnya saya membeli snack coklat bernama Hello Panda. Sebenarnya yang ingin saya beli adalah snack coklat bernama Koala’s March. Tapi karena Hello Panda sedang ada promo jadilah saya tergiur karenanya. Promo Hello Panda saat itu, apabila kita membeli 2 buah Hello Panda akan mendapatkan 1 kotak susu cair. Dalam hati wah hemat banget nih, bias sekaligus dapat susu cair, jadi cemilan saya juga tambah banyak dengan solusi yang lebih hemat.

Setelah saya pergi nonton pada akhirnya saya tidak bias menghabiskan semuanya, yang ada susu cairnya juga tidak saya minum at the end. Wahh… bisa aja nih promo membuat saya membeli lebih banyak.

Nah.. buat kalian yang berpikir sedang ingin meningkatkan penjualan (ya iyalah.. siapa yang tidak sedang berpikir meningkatkan penjualan) Anda perlu tahu bahwa dalam meningkatkan penjualan, kita tidak hanya perlu focus pada mendatangkan konsumen baru saja, tetapi juga menge…

Tempe Noah – Tak ada tempe yang abadi

Image
“Coming soon Tempe Noah – Tak ada tempe yang abadi” itu sepenggal kalimat yang sempat saya baca sekilas di beberapa banner kecil yang terpasang di pohon-pohon yang berjejer di pinggiran jalan raya pasteur Bandung.

Apaan sih tempe noah ? Membaca namanya seketika saya teringat dengan nama band yang digawangi Ariel yang memang sedang beken saat ini. Setelah melihat hal itu saya pun langsung bertanya pada beberapa teman saya, “kamu tau ada tempe noah?” dan kebanyakan dari mereka merespon “hah, tempe apaan tuh?”

Ternyata tulisan yang saya lihat sekilas itu berhasil membuat saya bertanya-tanya, mencari tahu informasi dari berbagai sumber dan mengingatnya. Nah, Iklan yang semacam ini dinamakan teaser. Coba yuk kita diskusikan beberapa nilai lebih dari bentuk iklan seperti ini.


4 Inspirasi Bisnis Bebek Garang

Image
Beberapa hari lalu, saya berbincang-bincang dengan seorang pengusaha kuliner besar di Bandung bernama Ali Bagus, pemilik restoran Bebek Garang. Yang kami bicarakan bukan hanya jenis aspek kuliner yang dihasilkan, tetapi juga cara sang pemilik restoran  menjalankan usaha kulinernya sehingga menghasilkan jenis aspek kuliner yang sekarang dikenal oleh masyarakat banyak.

Restoran Bebek Garang sudah berdiri sekitar hampir 5 tahun. Dan Ali tidak melalui cara-cara instan untuk mencapai semua itu. Banyak hal yang ia terapkan untuk meraih tujuannya. Berdasarkan pengalaman pemilik sekaligus pengelola restoran tersebut, beberapa strategi yang Beliau lakukan diantaranya adalah:

1. Set a Mind of an Entrepreneur
Strategi ini memang terlalu lumrah untuk dibahas. Tapi pada kenyataannya memang strategi inilah yang paling kuat diantara strategi lainnya. Menjadi pengusaha menurut Ali adalah menjadi orang yang siap rugi. Bagaimana bisa. Tujuan menjadi pengusaha adalah untuk mendapatkan profit yang besar,…

Tingkatkan Penjualan dgn Speak-Speak Dewa (SSP)

Image
Calon Klien:"Apa, cuma training telemarketing doang saya harus bayar 6 juta rupiah padahal hanya 1-2 orang yang ikut trainingnya? Apa kalian tidak salah harga yah, ga worthy buat saya itu"

Telemarketer:"Gini pak, coba bapak hitung berapa appointment yang pernah telemarketing bapak buat seminggu? Nah dari appointment tersebut berapa yang akhirnya betul-betul mau bertemu? Nah dari yang bertemu itu kemudian berapa yang tertarik menjadi klien kemudian berapa yang real menjadi klien?

Calon klien:"Yah memang sih so far dua bulan blom menghasilkan padahal yang ditelepon sudah banyak sekali"

Telemarketer:"Kalo dari training nanti misalnya ternyata telemarketingnya dapat membuat banyak appointment dan anggap ajah 1 klien bapak dapat perbulan apakah sudah balik modal biaya trainingnya?

Calon Klien:"Yah yah .... ya udah sih"

Telemarketer:"jadi ga mahal khan pak? itu baru bulan pertama dengan asumsi jelek banget 1 klien, kalo ada 2-3 setiap bulan? Blom lagi…

5 Taktik Melesatkan Penjualan ala Angry Bird

Image
Siapa sih yang nggak kenal dengan game Angry Bird? game yang menceritakan upaya sekumpulan burung yang menyerang sekumpulan babi diawali dikarenakan mencuri telur sang burung-burung tersebut. Siapa sangka Angry Bird di awal kemunculannya berhasil menarik perhatian semua orang tidak hanya kalangan anak muda saja namun juga para orang tua dibuat tertawa pada saat menikmati “kenikmatan” pada saat meluncurkan sang burung pada sekumpulan babi dalam upaya balas dendam karena telur yang dicuri.

Nah sebagai salah satu fans game Angry Birds yang saat ini sedang menunggu releasenya versi terbaru Angry Bird Star Wars #AngryBirdStarWars, melalui tulisan ini saya ingin berbagi sedikit pandangan mengenai upaya Rovio yang kini semakin melesat melalui game Angry Bird yang dikembangkan, nah kira-kira apa saja upaya yang sudah mereka lakukan selama ini hingga bisa melesat cepat seperti burung-burung yang mereka ciptakan?


Burger King, USP Versi Creative Sales

Image
Temen Saya (TS):“Burger King lagi ada promo, buy one get one, udah tau blom?

Saya (S): “belom tau sih, tapi ya buy one get one, udah tau lah... paling juga banyak syarat dan ketentuannya.”

Sepenggal obrolan  tersebut diatas kemudia terlupakan sama saya dan temen saya sampai suatu saat saya beneran lewat di depan counter Burger King dan melihat poster besar dengan tulisan besar: “ Tuesday is TWO s Day” dengan ukuran besar dan dengan gambar burger khas Burger King yang juga besar terpampang di bagian depan counter di hari Selasa.

Seketika itu juga saya langsung teringat kata-kata dari temen saya yang waktu itu yang sempat memberi informasi tentang Buy 1 Get 1 promo dari Burger King. Kemudia saya langsung teringat, saat itu saya sama sekali tidak tertarik dengan promo Burger King, karena memang disampaikan sangat standar oleh teman saya dengan kata2 “Buy 1 Get 1” yang dalam persepsi saya diskon2an yang standar dan cenderung seringkali dengan syarat dan ketentuan yang cukup rumit sehingga …

3 Tips Meningkatkan Penjualan Melalui Rekomendasi

Image
Alkisa terjadi perkapan antara saya dan sahabat saya Mike (bukan nama sebenarnya).

Mike: "Bro nih gua ada kenalan yang mau ketemu sama lo, sepertinya dia membutuhkan service dari perusahaan lo, gua sih udah sempet presentasi sebelumnya secara informal mengenai perusahaan lo".

Saya:"Wah thanks bro, boleh gua langsung call dia ajah yah, gua bilang temennya Mike ok".

Mike:"Sip bro, eh iya soal harga nih orang bisa lo charge tinggi, perusahaannya gede dan gua tau budgetnya juga gede, selain itu dia percaya banget sama gua karena memang temen deket"

Saya:"Mantap".

Setelah percakapan itu saya pun melakukan follow up ke perusahaan yang dimaksud untuk menawarkan jasa service dari perusahaan saya, setelah 2 bulan melalui diskusi dan negosiasi maka terjadilah kerjasama antara perusahaan tersebut dan perusahaan saya. Setelah terjadi deal, saya menelepon kembali sahabat saya tersebut:

Saya: "Bro udah deal nih, mantep sesuai dengan rekomendasi lo, gua masuk…

7 Tips Menggoda Konsumen di Twitter

Image
Indonesia memang bukan negara terbanyak pengguna Twitter, urutannya nomor 5 (Data januari 2012) tapi Jakarta adalah kota dengan paling banyak tweet dan Bandung di urutan ke-6 (Data Juni 2012) dibandingkan semua kota di seluruh dunia. Artinya apa? Artinya orang Jakarta (terutama) ga banyak di Twitter, tapi paling eksis :D !!! Jadi jangan suka heran kalo paling hobi nyumbang Trending Topic dari soal video porno sampai bulu mata Cherrybelle.. semua bisa jadi populer :D

Semakin banyaknya orang yang hilir mudik di Twitter bolehlah kita coba manfaatkan, jadikan mereka sebagai leads kita. Setelah kita jadikan leads tentu saja donk waktunya kita membuat mereka mau beli atau sekedar coba produk kita. Simak 7 tips praktis berikut ini yang bisa menggoda goda si target market kita yang sering keliaran di Twitter untuk lebih akrab dengan kita, jatuh cinta dengan brand kita dan akhirnya bisa membeli lebih banyak, lebih sering atau bahkan merekomendasikan ke teman-teman mereka.

1. Tunjukkan produk A…

Spionase Konvensional vs 3.0 #2

Image
Setelah di tulisan sebelumnya sharing sedikit mengenai “spionase” metode konvensional kini saatnya kita membahas mengenai “spionase” metode Web 3.0. Nah sebelumnya perlu kita bahas sedikit bahwa metode ini memiliki advantage low cost dibandingkan dengan metode konvensional yang notabene membutuhkan cost dan effort yang cukup besar dalam banyak hal.

“kemajuan teknologi informasi khususnya media konvergensi (internet) nampaknya kini menyebabkan perputaran informasi menjadi sangat cepat, bebas, dan tidak terbatas. Kini hanya dengan menuliskan satu kata atau beberapa kalimat saja kita bisa mengetahui banyak hal mengenai apa yang kita cari. Terlebih kini dengan web 3.0 yang lebih berorientasi pada konten sharing semakin mempermudah pencarian informasi yang belum tentu kita dapatkan jika menggunakan metoda konvensional.” #Web 3.0"


1. Google 
Situs paling populer di dunia yang selalu menjadi tampilan yang pertamakali muncul saat kita membuka browser, situs yang setiap bulannya dikunjungi…

5 Tips Customer Service Via Social Media

Image
Sebuah perusahaan seringkali memiliki berbagai tujuan dalam memanfaatkan Social Media. Salah satunya adalah dalam menyajikan layanan pelanggan atau biasa dikenal dengan Customer Service (CS). Perjalanan perkembangan media dalam menyajikan sebuah CS juga berkembang sejalan dengan berbagai media yang kian populer atau mudah diakses oleh konsumen.

Contohnya saja dulu sebelum Call Center populer, seringkali apabila kita ingin melakukan kritik atau menyampaikan saran/pertanyaan kita harus mengirimkan surat ke alamat PO BOX yang tertera pada kemasan. Setelah era pengiriman surat (yang sampai sekarang juga masih tersedia), perusahaan wajib memberikan layanan yang lebih mudah diakses oleh para konsumen yaitu melalui telepon. Ada brand yang menyediakan layanan pelanggan melalui telepon bebas pulsa, ada juga yang masih menggunakan saluran telepon biasa (dengan pulsa).

Apapun medianya, pada intinya layanan pelanggan disajikan sebagai niat baik sekaligus “keharusan” dari sebuah brand dalam menja…