Jun 21, 2018

KOK BISA SUKSES sih?

"Eh gile kreatif banget yah tuh orang, kok bisa dimikir begitu dan kemudian jadi bisnis yang mendatangkan omset miliaran"

"Buset deh es kopi susu doang, resepnya gua juga bisa bikin lebih enak padahal tapi kok bisa yah si x jadi miliader dari sana"

"Yah ela dari dulu ojek udah eksis, bisa ajah tuh Gojek kepikiran buat di online in eh udah gitu jadi triliunan lagi nilainya"

"Buset dah, jualan album photo doang bisa jadi bisa miliaran, padahal standart banget idenya dan ga jauh2 dari design dan cetak"

"Buset dah itu kang Dewa, cuman mainan online ajah bisa jadi miliuner, jualan buku bisa puluhan ribu eklemplar, buat seminar harga mahal sold out"

Sering terpikir hal-hal di atas? Terpikir bagaimana sih bisnis-bisnis di masa lampau maupun di saat ini muncul dari sebuah ide kemudian dieksekusi menjadi bisnis yang luar biasa pada waktunya? Bagaimaan cara berkerja orang-orang "kreatif" "luar biasa" "jenius" "beruntung" or you name it sehingga ide yang kadang sepertinya "sederhana" "gua juga kepikir" menjadi sebuah bisnis yang sukses?

Yah ini pertanyaan yg selalu muncul di kepala saya hampir setiap saat jika melihat kesuksesan sebuah produk/ jasa/ personal di pasar, "pasti ada caranya, ada polanya" yg bisa dipelajari dan mungkin sesuatu saat giliran kita yang muncul dengan ide dan dieksekusi menjadi luar biasa dan sukses PASTI.

Dari sini saya coba baca, buka-buka artikel, berdikusi dan mengkaji lagi POLA bagaimana sebuah ide yg bahkan sederhana sekalipun bisa dieksekusi menjadi bisnis yang bernilai juta, puluhan juta, miliran, puluhan miliar, ratusan miliar bahkan triliunan pada akhirnya.

Biar sederhana point2nya saya akan coba menulis berdasarkan pengelaman saya mulai dari ide "nasi goreng" sampai akhirnya punya 170 lebih cabang dengan berbagai brand di bidang bisnis kuliner, tentu masih jauh dari kata sukses namun setidaknya bisa sedikit memberikan inspirasi bahwa ide yang sederhanapun jika di eksekusi dengan "betul" bisa menjadi sebuah bisnis yang bernilai sangat besar.

1. Apa Idenya?

Yah ini hal pertama yang paling umum ketika kita ingin membangun sesuatu yang besar di kemudian hari, ide nya apa? Apakah ide ini harus unik? betul-betul baru yang belom ada di dunia? Apakah ide ini harus original? Apakah ide ini harus membuat semua orang langsung WOW?

Bagaimana dengan sebuah Ide Nasi Goreng Rempah? Terdengar cukup menarik? Ah saya rasa tidak pasti dalam pikiran anda, udah banyak yang jual nasi goreng, yah gitu-gitu ajah lah ujungnya mah nasi goreng, red ocean dll. Got the Point? Yah pada tahap ideation sometimes GREAT idea looks so NOTHING SPECIAL.

Ojek? Bah udah banyak di semua provinsi, apa menariknya bisnis ojek? Got the Point?

Yah kadang kala kita tidak bisa melihat di WHOLE IDEA and HOW it WILL IMPACT and MAKING MILLION DOLLAR. So jangan khawatir dengan sebuah idea sederhana yang Anda pikir bisa menjadi Million dollar business, jika Anda bisa melihat the WHOLE PICTURE of THAT IDEA. Just keep the idea as beggining.

2. Bagaimana ide ini bisa berbeda?
Tahap berikutnya pertajam ide yang ingin dieksekusi, pada tahap ini seperti contoh nasi goreng, ide ini saya pertajam dengan dengan berbagai keunikan, perbedaan dan konsep yang memungkinkan ide nasi goreng ini kelak bisa sukses ketika di launching.

Bagaimana mempertajam ide sehingga punya nilai lebih/ pembeda dengan pesaing yang ada di pasar? nah ditahap ini penting sekali untuk setiap owner bisnis memperdalam ilmu-ilmu bisnis karena kalo tidak paham ilmu bisnis hampir mungkin ujungnya ide yang ada tidak cukup "kuat" bisa bersaing di pasar atau mungkin malah gampang sekali ditiru oleh pesaing lain.

Klo jual nasi goreng toping2 udah biasa pasti, Soal resep banyak juga yang enak2, wah jadi gimana biar berbeda yah? Di ilmu marketing mix kita kenal dengan Variant product dan Ingradient, nah gimana klo kita bikin beda di sini? muncul lah rempah (Kluwak, Kunyit, Kapulaga dll) di mana yang berbeda2 adalah rasa nasi gorengnya. DI ilmu Marketing mix ada elemen yang namanya "Brand name", gimana klo kita buat dengan nama lebih "Anak muda kekinian", munculnya Nasi Goreng Rempah Mafia  dengan konsep yang anak mudah banget. Sampai sini Got The Point? Yes klo ga ngerti ilmu sulit sekali untuk kita bisa mengembangkan perbedaan di pasar, ga bisa pake "Ilham" "Wangsit" dalam kontek ini, kita harus BERILMU titik.

3. Punya Tujuan Besar
Ok lah perbedaan sudah "clear", terus apakah dengan perbedaan/ keunikan yang kita punya bisnis bisa jadi gede? WAIT tunggu dulu, ini konteks yang berbeda, sampai tahap Ide dan bagaimana ide bisa berbeda sih itu masih tahap "paling gampang", di tahap ke 3 ini yang akan jadi penentu utama akan sampai sebesar apa bisnis kita, apakah cukup untuk hidup atau cukup untuk menghidup banyak orang, apakah akan jadi bisnis ratusan ribu or jutaan atau jadi bisnis miliaran bahkan triliunan.

Pada tahap ini kita perlu sekali untuk bisa, mengerti dan mungkin perlu dibimbing untuk bisa menetapkan tujuan besar dari bisnis yang akan kita lakukan karena dari sinilah semua planning detail dan eksekusi akan berangkat.

Apa tujuan besar membangun bisnis kuliner melalui nasi goreng? Jadi miliuner, punya ratusan cabang, ribuan pegawai dan menjadi perusahaan kuliner besar di Indonesia. Sudah cukup menakutkan tujuan? Butu cara berpikir dan eksekusi yang berbeda tidak tujuan besar di atas di banding kan dengan tujuan misalnya pengen punya 3 cabang nasi goreng ajah?

Tujuan besar yang clear akan membuat kita bisa melihat BIG PICTURE akan seperti apa bisnis kita di masa yg akan datang, harus seperti apa kita saat ini bertindak dan komitment seperti apa yang harus kita buat untuk tujuan tersebut bisa kita capai. then it is different game rather than jual nasi goreng.

4. Detailkan dalam tujuan kecil
Dari tujuan besar yang ada kemudian buatlah tujuan-tujuan kecil untuk mencapai tujuan besar tersebut, ingin punya ratusan cabang misalnya, susunlah rencana bagaimana caranya ratusan cabang tersebut bisa dicapai sejak dari cabang pertama didirikan, jadi jangan punya mindset "liat nanti, jalan dulu ajah saat ini"

Tujuan-tujuan kecil merupakan kunci penting untuk bisa mencapai tujuan2 yang besar sehingga penting sekali untuk membuat detail eksekusi terhadap tujuan kecil ini, misal dalam 3 bulan saya ingin membangun 3 cabang, sejak awal sudah susun rencana untuk bisa mencapai 3 cabang tersebut, setelah 3 cabang 6 bulan akan punya 10 cabang, pun demikian sudah di susun bagaimana caranya bisa terealisasi 10 cabang dalam 6 bulan sehingga sebagai pebisnis jika memang tujuan kita ingin BESAR rasanya tidak banyak waktu untuk bersanti karena setiap detail dan tujuan kecil butuh focus dan komitment untuk bisa dicapai sesuai target.

5. Eksekusi walaupun blom sempurna
Setelah tujaun kecil dan detail nya sudah ada, saatnya di eksekusi, biarpun kadang or bahkan biasanya ada ajah hal yang kita tidak terpikir sejak awal or luput dari perencanaan kita tidak ada masalah, eksekusi dulu ajah tujuan yang sudah di buat dengan detail tersebut, klo istilah Start Up IT mungkin versi beta nya, launching ajah dulu, liat reaksi pasar, masukan-masukan yang muncul untuk kemudian diperbaiki dan diupgrade dan disempurnakan.

Kadang dibeberapa kesempatan saya perhatikan beberapa temen karena angking jagonya teori dan planning akhirnya bisnisnya ga jalan2 karena dia meresa masih ada yang kurang ok dari planningnya dan butuh waktu lagi untuk disempurnakan, hal ini justru kadang merugikan kita karena disaat seperti sekarang dimana indstiru bergerak sangat cepat, informasi beredar sanga kencang, telat berarti Game over, masih banyak orang lain dengan ide yang sama mungkin akan muncul duluan. So ACTION after all detail prepar, tidak perlu sempurna.

6. Persistance jgn pantang menyerah
Ini art of execution, konsisten, persistance jangan cepat menyerah, tidak semua hal berjalan sesuai rencana kadang kala, dahulu ketika memulai bisnis nasi goreng, hampir semua rencana yang dibuat perlu di evaluasi dan kaji lagi, berbagai kesulitan muncul, sebulan kemudian kompetitor juga muncul, modal hampir tidak mencukupi lagi dan berbagai hambatan dan tantangan yang PASTI muncul dalam yg namamya usaha, kebayang tidak kalo saat itu saya dan team tidak konsisten dan persistance untuk menjalankan bisnis? Yah tidak ada SAAT INI, karena SAAT ITU saya dan tema sudah menyerah.

at the end di akhir tulisan ini kita bisa melihat sebuah pola, idea at the beggining sometimes not necessarry outstanding, but punya tujuan yang jelas dan tajam, konsisten dalam eksekusi, pengembangan ide ketika berjalan dan strategi yang tepat yang membuat akhirnya sebuah ide sederhana bisa menjadi ide bisnis yg bernilai sangat besar.

Jadi sometimes ada hal2 yang luput dari penglihatan kita kalo bicara soal IDE yg LUAR BIASA yaitu PROSES bagaimana orang-orang dengan ide yang kadang BIASA ajah bisa menghasilkan HAL YANG LUAR BIASA. So yuk dikaji lagi bisnisnya, mungkin ada PROSES yang lewat sehingga masih berjalan di tempat.

Yah seperti saya ini belajar nulis lagi setelah sering liat tulisan2 guru2 saya @dewa @rendy @Saptuari kok hebat yah beliau2 ini kalo nulis punya attention yang sangat luar biasa, share nya amazing serta tulisannya sangat menginspirasi sehingga saya coba mengkaji lagi banyak proses sehingga mugnkin kelak saya bisa menjadi tulisan-tulisan saya juga punya POWERFULL content seperti guru2 saya dan yang terpenting jadi amal jariah yang tidak pernah putus di dunia kelak.

Amiinn

Baca Popular Post Lainnya

Tingkatkan Leads dan Sales Via Affiliate Marketing
Tingkatkan Penjualan dgn Speak-Speak Dewa (SSP)
Ayam dan telor akhirnya terjawab mana duluan

Note.
Silahkan jika ingin di repost atau disebarkan ulang seluruh konten yang ada di dalam blog ini untuk tujuan sharing dan berbagi ilmu. Dilarang untuk penggunaan komersil.

1 comment:

Andrea hamisena said...

Kapan2 klo ngadain workshop kuliner yg 2 hari aja om (sabtu-minggu) biar ane yg msh karyawan bs ikut .. ��