Skip to main content

Detective Conan Edogawa


Buat pecinta manga (komik Jepang) yang juga pecinta kasus misteri, pastinya tau sama Metantei Conan (judul publish di Indonesia: Conan Detective). Sekedar informasi aja, serial ini mulai di publikasikan tahun 1994 di Jepang sana, dan sampai sekarang cerita nya masih berlanjut. Dari hanya berupa komik, serial ini juga di perluas menjadi anime (film kartun), bahkan OVA/movie (film kartun non serial, biasanya diputar di bioskop).

Cerita nya adlh ttg seorang detektif muda SMU bernama Shinichi Kudo yang dalam sebuah kesempatan dipaksa meminum sebuah obat yang membuat tubuh nya mengecil menjadi anak SD. Dengan tubuh yang kecil tersebut akhirnya dia berganti nama menjadi Conan Edogawa, Conan menumpang tinggal di rumah teman masa kecil nya, Ran Mouri,  yang juga merupakan anak seorang detektif swasta bernama Kogoro Mouri. Karena Kogoro Mouri adl seorang detektif swasta, maka banyak kasus2 bergulir dan Conan dengan segala kepandaian dan trik nya turut membantu Kogoro Mouri untuk memecahkan kasus2 yang ada di sekelilingnya, sambil mencari tahu sepak terjang Organisasi Hitam, organisasi yang memaksanya untuk meminum obat pengecil tubuh, dan juga mencari tahu apa tujuan Organisasi Hitam tersebut.

Cerita Detective Conan tidak akan habis jika saya ceritakan disini, buat yang tertarik dan ingin tau lebih banyak ttg komik ini mungkin bisa meng googling atau baca komiknya, tapi ada beberapa hal menarik yang dilakukan Sensei Aoyama Gosho (sang kreator) yang ingin saya bahas disini yang membuat para fans, termasuk saya, sangat menyukai serial ini:

1. Berikan banyak ketika konsumen minta banyak

Konsumen ini memang unik, pecinta Conan ini bahkan rela untuk membeli banyak untuk produk2 lainnya, bukan cuma komik tapi produk2 lain selain manga (komik) nya. Pertama kali keluar sebenarnya serial Metantei Conan ini hanya berupa sisipan komik di sebuah majalah di Jepang. Tapi ketika komik ini kian ditunggu, maka diterbitkanlah dalam bentuk buku komik yang berdiri sendiri.

Ketika komiknya pun disukai, maka tidak perlu menunggu terlalu lama, versi anime (film kartun berseri) nya pun ikutan keluar. Tidak puas dengan versi mangan dan anime, kemudian keluar juga versi OVA/Movie (film kartun durasi sekitar 1-2 jam, dengan cerita yang selesai, tidak bersambung), dan ajaib nya lagi OVA ini tetap diminati walaupun cerita yang disajikan kadang2 ada dan sudah pernah dibahas di serial nya.

Sebenarnya tidak perlu terlalu jenius untuk melakukan hal ini, di model Creative Sales, kami menyebutnya Strategy Buy More dengan Tactic Product Variant. Untuk membuat fans Conan membeli lebih banyak, maka dibutuhkan varian lain, karena kondisi nya tidak mungkin kita membeli komik ataupun film yang sama berulang, jika isi produk persis sama (ya iyalah.... mana ada yang mau beli komik atau film yang sama percis 2 kali..), maka untuk mensiasati hal ini, dikeluarkanlah versi berbeda, walaupun kadang di OVA/movie nya ada beberapa cuplikan jalan ceriita yang pernah ada di komiknya, tapi karena disajikan dengan kondisi yang cukup berbeda, maka konsumen tidak merasa keberatan.

2. Beda type beda koleksi
Seringkali ketika di mall saya melihat anak2 merengek sama orang tuanya untuk dibellikan botol minum atau tas sekolah bergambar Angry Bird, padahal klo kita ingat2 Angry Bird adl sebuah game besutan Rovio yang ada di permainan tablet, PC atau smartphone. Dan yang pasti engga ada hubungan nya juga sama botol minum dan tas sekolah. Atau ada yang ingat dengan artikel tentang kartu BII yang menggunakan gambar Angry Bird di artikel sebelumnya, terlebih lagi kartu ini ga ada hubungan nya sama sekali dengan Angry Bird.

Sama dengan para fans Metantei Conan, karena cinta banget sama karakter ini, maka industri lain yang tumbuh juga adalah industri merchandise, sangat banyak sekali action figure, key chain, cards, books yang dijual untuk melengkapi koleksi dari pecinta Conan, dan para fans sama sekali tidak keberatan dengan harga yang ditawarkan.

3. Endoser cukup efektif
Dalam beberapa episode nya (baik di komik maupun di anime nya), serial Metantei Conan menampilkan kasus diculiknya duo penyanyi idola remaja bernama “Two Mix”, ternyata ketika saya coba googling grup “Two Mix” ini benar2 ada di Jepang sana, dan memang salah satu duo penyanyi di Jepang yang cukup terkenal. Bahkan ternyata seiyuu (pengisi suara) dari tokoh Two Mix ini benar2 diisi oleh orang asli nya.

Mungkin bagi kita yang di Indonesia hal ini tidak terlalu ada pengaruhnya, tapi mungkin bagi fans nya Two Mix, kemunculan mereka di komik dan anime Metantei Conan ini bisa jadi menambah jumlah konsumen Conan. Fans Two Mix pasti ingin melihat bagaimana rupa idola nya pada saat muncul dalam sebuah karakter di komik dan anime.

4. Buy Recommendation
Orang yang puas biasanya akan cenderung “bawel” dan merekomendasikan apa yang dirasakannya ke pada orang lain. Saya termasuk fans yang kalau sudah suka sama sebuah produk pasti tidak akan segan2 untuk rekomendasi. Apalagi fans Metantei Conan, dengan alur cerita menarik dan trik2 yang seru, Metantei Conan memang easy to talk. Banyak hal2 unik yang bisa ditemukan di serial ini, ditambah dengan balutan gambar dan animasi yang rapih dan cukup bagus.

Sumber gambar:
kartunimage.blogspot.com

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Consultant

Comments

Anonymous said…
Buat pecinta Conan pasti seneng pas komik favorit nya dibahas di blog ini. Yang pasti mentarget komunitas bisa jadi lahan empuk buat pengusha. Soalnya mereka mau spending banyak untuk hal2 yang kadangan suka agak kurang masuk akal
Angga Nugraha said…
konsumen akan senang ketika menemukan sebuah brand atau produk yang bisa menjawab permasalah mereka.

solusinya adalah value dan benefit yang didapat jika menggunakan brand yang bersangkutan. selalu berikan nilai lebih untuk konsumen anda,

you give more, you got more!
Pujiananurul said…
dari poin-poin yang dibahas diatas, yang paling 'ngena' buat saya adalah poin pertama. Berikan banyak ketika konsumen minta banyak. Terkadang memang ada kondisi tertentu dimana sebuah bisnis tidak menahan-nahan produk mereka demi membentuk rasa penasaran yang besar dalam benak konsumen. Asalkan pemilik bisnis sebagai pelaku usaha bisa memanfaatkan kondisi dmana ada demand yang tinggi, maka meningkatkan penjualan pun bisa dilakukan tanpa perlu menahan-nahan produk untuk membentuk rasa penasaran konsumen.
Rizkymamat said…
Conan, siapa yang gak tau soal komik detektif keren. Eh gak taunya lebih keren setelah baca-baca poin kedua, mereka mencoba menggarap fans yang bukan fans mereka seperti fans Two Mix tadi.

afilliate near to the benefits
ranirano said…
Terkadang, kalau yang namanya bisnis itu, diawal-awal bingung gimana cara masarin. Tapi kalau udah banyak permintaan, malah bingung produksi, hehehe. Cara di artikel ini bisa bantu kita siap 2duanya

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…