Showing posts with label Creative Sales Tactic Promotion. Show all posts
Showing posts with label Creative Sales Tactic Promotion. Show all posts

Jul 22, 2013

The Power of Free Marketing Ala Google

Gmail, Google Search, Hangouts, Android, Google+, Keep, Chrome, Youtube, Google Insight, Google Keyword tool Box, Google translate, Google Adsense, Blogspot, List di atas adalah fasilitas yang hampir setiap hari saya gunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari email, chatting, mencari informasi, menyimpan pesan, melihat iklan, menggunakan browser sampai mencari aplikasi gratis maupun berbayar melalui handphone.

Tebak apa yang menjadi persamaan semua produk di atas? yak mudah sekali semua disediakan oleh google secara GRATIS. Tidak ada satupun fasilitas yang saya gunakan diatas berbayar, dan hebatnya dengan semua FREE tersebut, hampir sebagian besar memberikan solusi untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari saya di perusahaan. Atau ada dari Anda yg tidak menggunakan salah satu fasilitas yang saya sebut diatas sehari-hari? Rasanya hampir mustahil kita tidak menggunakan salah satu tools di atas apalagi jika berhubungan dengan bisnis.

Nah yg unik kemudian saya sering sekali ditanya jika sedang sharing Promotion Tactic dengan Element FREE ini, "lah terus dari mana dong Google dapat duit kalo sumua productnya dibuat gratis gitu??" Nah, tunggu dulu, tidak semua tentu gratis, coba lihat gambar di bawah (google revenue stream):

Apr 22, 2013

Agnes Monica, Tom Cruise "Oblivion" & Effective Trick


Mau terkenal di Indonesia? Gampang, kasih aja tiket ke Agnes Monika
Hanya 1 tiket untuk membeli cerita di Indonesia

Minggu ke 2 bulan April pemberitaan media on line “ramai” dengan cerita hadir nya Agnes Monica, salah satu penyanyi dan aktris muda Indonesia, di premier film Oblivion di Los Angeles sana. Bahkan di salah satu portal on line disebutkan juga bahwa ternyata foto Agnes Monica di black carpet Oblivion tersebut dicantumkan dalam website resmi Oblivion

Salut untuk Agnes Monica yang bisa menembus kalangan internasional. Tapi ada juga beberapa nada miring cenderung sirik yang saya sempat dengar: “ngapain juga ya Produser Oblivion ngundang Agnes Monica di acara itu? Kan yang lebih diuntungkan Agnes nya, sedangkan film Oblivion ga perlu ada Agnes Monica juga udah mendunia dan tenar. AHA!!

Karena pertanyaan itulah saya jadi mulai disadarkan, iya juga ya apa ya kira2 alasan sang produser susah2 ngundang artis dari Indonesia? Toh, taburan artis2 di Holywood sana sudah lebih dari cukup untuk mempromote kan film Oblivion ke seluruh dunia, apalagi aktor utamanya Tom Cruise, siapa juga yang engga kenal Tom Cruise.

Apr 2, 2013

Tandem Maut Menciptakan Profit



Sepulang dari liburan panjang di pulau dewata ada kejadian menarik yang ingin saya ceritakan pada artikel kali ini, kejadiannya ketika rombongan berada di dalam pesawat yang sedang melaju dari Bandung ke Bali. Setelah lampu sabuk pengaman dipadamkan dengan kompak pramugari menghampiri para penumpang dan memberikan satu lembar kertas dimana dibagian depannya tertulis dengan cukup besar “TERBANG DENGAN LION TICKET HEMAT RP.300.000 !*”. Kalimat yang cukup memprovokasi terutama bagi penumpang yang memang hobi bepergian dengan menggunakan pesawat.

Rasa penasaran membuat saya membaca lebih lanjut informasi yang tertera di selembar flyer tersebut, dan ada satu hal yang membuat saya tersenyum yaitu ternyata ini bukan semata iklan dari Lion Air, tetapi merupakan aktivasi yang dilakukan oleh Bank Sinar Mas untuk mendrive customer untuk buy now, dengan menyebarkan form pembukaan rekening tabungan bekerjasama dengan Lion Air.

Salah satu konten program co-branding yang tertulis dari Lion Air dan Bank Sinar Mas ini adalah Penumpang yang membeli tiket Lion minimal 500.000 akan mendapatkan cash reward sebesar Rp. 300.000,- asalkan membuka rekening tabungan di Bank Sinar Mas sebesar Rp. 1.000.000,- sampai tanggal 31 Maret 2013. Cukup menarik, tapi apakah pasti berhasil? Tentunya hanya Lion dan Bank Sinar mas yang tahu. Tapi anyway apapun hasilnya program ini merupakan salah satu program creative sales yang cukup dapat membuat target market melakukan push to action, salah satunya seperti yang saya lakukan yaitu membaca seluruh konten promo yang dibuat dan akhirnya saya buatkan sebuah artikel yang tentunya bisa menciptakan program womm bagi kedua brand ini.

Lalu, bagaimana sebuah brand bisa menciptakan program co-branding yang efektif dalam menciptakan Buy Leads & Buy Now.

1. Pilih yang Satu level

Mar 11, 2013

Tipco = Co Brand + Alternative Selling Point


Ada yang menarik ketika Sabtu lalu saya berkunjung ke sebuah cafe di daerah Bandung, di Fussion Bistro ini saya melihat menu special "Tipco", yak saya bilang special karena di menu bistro tersebut memang ada spot khusus untuk daftar menu di mana Tipco Juice bisa dipesan dengan harga 11 ribu gelas besar, total ada 11 variant Tipco di dalam menu tersebut, yah walaupun pas mau pesen cuma tersedia 1 menu sih haha.

Setelah diperhatikan lebih detail lagi ternyata karyawan di bistro ini juga menggunakan baju dengan brand name Tipco plus spanduk di depan distro yang juga ada Tipconya. Sebetulnya tactic seperti ini bukan barang baru di dunia marketing, yah kita semua pasti sering melihat khususnya brand Minuman (AMDK, Cocacola dll) sering dijual di berbagai restaurant maupun cafe bahkan kadang di cantumkan Brandnya walaupun lebih sering ditulis "Mineral Water, Soda dan sejenisnya yang tidak menggunakan brand-brand tersebut), namun untuk produk Minuman Juice dengan Specific brand seperti Tipco nah ini baru saya liat hehe, sampe ada di daftar menu dengan porsi cukup besar lagi.

Tactic Tipco ini sebuah contoh Creative Sales yang mempergunakan Co Brand (Promotion Tactic) plus Alternatif Selling Point (non modern & traditional) di mana tactic seperti ini akan memperluas leads/ target market yang berpotensi untuk melakukan pembelian dan konsumsi Brand Tipco. Namun ada beberapa hal yang mungkin penting diperhatikan jika sebuah brand ingin melakukan strategi seperti ini, apa ajah itu? coba yuk kita sharing.

1. Kesamaan target market

Feb 13, 2013

Value Brand “ARIEL” Bagi Sebuah Brand


Lho koq tiba-tiba ngobrolin bang Ariel yah? he4, tapi tenang ini semua nggak ada hubungannya sama berita gosip kok karena yang akan saya bahas dalam tulisan ini masih berhubungan erat dengan yang namanya branding dan marketing. Nah yang akan saya coba bahas dalam tulisan kali ini adalah mengenai fenomena Nazriel Irham atau lebih dikenal dengan a.k.a Ariel yang di balik fenomena kemunculannya kembali ke dunia hiburan semakin memperkuat posisinya sebagai seorang public figure yang dikagumi banyak orang.

Apa yang melatarbelakangi tulisan ini? simple saja selain tentu saja fenomena kemunculan kembali sang maestro Noah ke blantika musik Indonesia juga karena kemunculan sosok Ariel sebagai Brand Ambasador / Endorsement bagi sebuah brand. Nah semakin menarik pembahasan ini karena brand yang menggunakan popularitas Ariel ini bukan brand sembarangan lho namun brand-brand yang sudah memiliki nama besar di Indonesia bahkan bisa dibilang salah satu market leader. Brand tersebut diantaranya adalah merk produsen sepeda motor dan salah satu brand jasa provider telekomunikasi.

Pertanyaan selanjutnyan yang akan muncul adalah? koq berani ya brand-brand tersebut menggunakan Ariel sebagai Ambasador, apakah mereka tidak takut kalo brand yang sudah di bangun mati-matian selama ini tergerus image negatif Ariel pasca kasus yang dialaminya? atau apakah mereka menilai bahwa popularitas Ariel saat ini pasca kasus yang dialaminya semakin menguntungkan bagi sebuah brand yang menggunakan jasa Ariel sebagai Ambasador? penasaran? langsung saja kalo gitu kita bahas ya, berikut ini sedikit pandangan dari saya mengenai Fenomena Value nama Ariel bagi sebuah Brand.

1. Pemberitaan Media Massa + Strong Public Relation

Feb 6, 2013

Marketing Social Responsibility


Anyway ide menulis artikel ini muncul setelah melihat foto twitter yang di share sama teman saya beberapa hari lalu. Fotonya seperti gambar di samping.

Foto ini diambil di bunderan Hotel Indonesia saat bencana banjir beberapa minggu lalu. Pas liat foto ini saya langsung berkomentar eh buset lagi bencana dia numpang ngiklan.. tapi rasanya kalimat saya ga relevan banget yah.. secara sekarang ini saat bencana terjadi seringkali brand memanfaatkan momentum untuk melakukan aktivitas branding atau seringkali mereka minta disebut dengan corporate social responsibility.

Beberapa tahun lalu saya sempat mengambil studi materi CSR di bangku kuliah magister saya. Saat itu saya jadi mempelajari apa yang dinamakan dengan CSR yang sebenarnya dan seperti apa praktik CSR yang sebenarnya.

Sebenarnya yang dinamakan CSR harusnya memiliki suatu rencana yang terintegrasi dan kontinyu, sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Salah satu yang praktik CSR nya telah dikembangkan dengan lebih advance misalnya Indosat dengan integrasi cakupan pengelolaan dana CSR ke dalam 5 bidang, sejalan dengan penerapan ISO 26000 yang dijalankan untuk mencapai visi persusahaan. Atau beda lagi dengan LG melalui program tahunan LG Loves Indonesia, atau Monex Investindo Futures melalui program Monex m.a.d (Made a Difference) yang memfokuskan pada dunia pendidikan. Seluruh program yang disusun terintegrasi dengan visi perusahaan dan dijalankan secara kontinyu sehingga bisa diukur dampak dan keberhasilannya.

Lalu apakah yang dilakukan ACE Hardware ini adalah CSR?


Jan 14, 2013

Permen Dulux


Eh ada yang mau ga ya beli cat gratis permen? Koq ga ada korelasinya ya? Mmmhhh.. mungkin ini kalo di Indonesia nih ga ada korelasinya.. tapi kalo di Negara lain bisa jadi efek banget!

Beberapa hari saya mengunjungi saudara di luar negeri, tepatnya du Sydney, Australia, saya banyak menemukan berbagai program Creative Sales yang menarik dan inspiratif, dan jangan khawatir saya akan bagikan dengan Anda supaya kita semakin berhasil dalam menciptakan penjualan! Salah satu yang menarik adalah yang sedang berlangsung dari brand cat Dulux ini! Saya pertama kali melihat program kreatif ini di televisi. Berikut saya muat iklan TVC yang mereka tayangkan tersebut :

Programnya sangat unik! Yaitu apabila membeli cat khusus dari Dulux akan mendapatkan hadiah permen Jelly Bean! Unik karena buat saya yang orang Indonesia, program ini bikin ketawa! Karena kalo dijalankan di Indonesia.. mmhh… mana ada yang mau beli cat cuma karena dapat permen!, blom lagi kritikus-kritikus kesehatan akan bermunculan yang mengatakan campaign ini tidak baik untuk anak kecil (permen gitu loh).