Posts

Showing posts from December, 2012

Bisnis, Pacaran dan Social Media Part 2

Image
Sesuai janji, minggu ini akan ada terusan dari artikel Bisnis, Pacaran dan Social Media Part 1. Buat teman-teman yang belum baca, bisa baca di sini.

Mereview sedikit dari sebelumnya, bahwa dalam mempraktekan berbagai langkah bisnis melalui Social Media, banyak prinsip-prinsip “pacaran” atau “PDKT” yang bisa kita jalankan lho.. tentu saja kita sebagai orang yang sedang mengejar calon pacar kita yaitu para target market yang ingin kita ubah statusnya jadi “pacar” (baca : konsumen).

Baca lanjutan dari tips-tips menjalankan PDKT berikut ini :

4. Ciptakan komunikasi yang lancar
Pernah donk merasakan gimana suatu hubungan kalau komunikasi tidak lancar, jangankan dengan pacar atau target PDKT tapi dengan teman, orang tua atau saudarapun kalau komunikasi tidak lancar atau diam-diaman pasti hubungan jadi ga sehat. Tentu sama dengan kehadiran Anda di Social Media. Apabila brand/bisnis Anda sudah berani masuk ke Social Media, penting bagi Anda untuk memperhatikan intensitas komunikasi Anda. Jang…

5 Strategi Promo “Gratis” Melalui Media

Image
Ngomongin Media nih (mau itu media cetak, elektronik, atau konvergensi), setuju nggak kalo media itu memiliki 2 kekuatan yang sangat penting bagi sebuah brand? 2 kekuatan yang saya maksudkan adalah audience (pembaca, pendengar, penonton) dan area coverage (jangkauan yang sangat luas). Dengan adanya 2 kekuatan tersebut tidak aneh jika banyak brand-brand skala lokal maupun nasional seringkali menggunakan media sebagai partner promosi (branding) kenapa?
Selain karena dua hal tadi adalah media memiliki segmen / target market sendiri sehingga kita bisa memilih media mana yang sesuai dengan segment / target market brand kita, juga dikarenakan untuk promosi melalui media yang sifatnya “berita” akan lebih diterima oleh masyarakat dikarenakan kontennya “softselling” dan terdapat konten informasi “berita”.
Media kadang bagaikan dua sisi mata uang koin karena dibalik dua kekuatan dan alasan kenapa brand-brand skala lokal maupun nasional mau menggunakan media sebagai channel branding, hal yang m…

Postmart, We’ll See

Image
Masih ingat sejak masih kecil kegiatan menulis dan mengirim surat merupakan salah satu aktifitas yang paling sering dilakukan, sampai pada akhirnya kemajuan teknologi dan sistem informasi yang sedikit demi sedikit membuat perputaran aktifitas surat menyurat semakin “keropos”. Kenapa tidak? karena kini seseorang yang ingin menyampaikan sesuatu cukup mengirimkannya lewat sms, email, social media, telpon, dan banyak hal lainnya yang dinilai lebih cepat dan praktis.

Menurut saya pribadi mungkin dari waktu ke waktu perputaran bisnis di industri jasa pengiriman surat atau paket ini lambat laun menurun, karena seperti yang sudah saya singgung selain pengaruh dari perkembangan teknologi dan sistem informasi PT. Pos juga harus bersaing head to head dengan kompetitor lainnya yang menawarkan jasa serupa. Walaupun saya tidak mengikuti secara mendalam, namun yang saya ketahui bisnis jasa ini berkembang dan berinovasi dari hanya mengirimkan surat, paket, atau wesel, mulai berkembang menjadi jasa p…

Telor Colombus

Image
Alkisah di jaman Colombus dulu di sebuah pertemuan, Colombus mengajukan sebuah tantangan kepada seluruh warga yang ada di pertemuan tersebut.

"Saya punya dua buah telur, siapa yang bisa mendirikan telur ini di lantai yang datar ini tanpa bantuan alat apapun bakal saya ajak jalan-jalan keliling dunia mencari pulau-pulau terbaru", tantangan ini tentu saja menarik minat banyak orang karena hadiahnya sangat menarik "paket wisata bersama Columbus" hehe.

1 orang kemudian mencoba dan gagal, orang kedua mencoba dan gagal dan seterusnya sampai orang ke 1000 tetap tidak ada yang berhasil mendirikan telur tersebut. Akhirnya tantangan ini ditutup karena tidak ada lagi yang mau mencoba karena tantangan tersebut terlihat "mustahil" di lakukan. Colombus pun kemudian berkata "Ok sudah tidak ada lagi yang mau mencoba? Masak sih tidak ada yang sanggup mendirikan kedua buah telur ini di lantai" Suara diam pun terhening sampai ketika Colombus ingin kembali bersuara…

Warung Avatar

Image
A: "kok di timeline gue banyak banget orang yang pake avatar kartun muka mereka ya. Pada pake aplikasi apaan sih."
B: "itu bukan aplikasi. Lu langsung aja mention ke @warungavatar buat dibuatin avatar muka lu".
A: "itu bikin pake apa? Mobile application gitu?"
B: "orang yang bikin. Grafik designer yang bikin"

Beberapa waktu lalu, sempat booming dan happening sekali soal custom avatar yang bertebaran di timeline. Bahkan di timeline saya, ada lebih dari 20 orang yang menggunakan konsep avatar yang mirip, yaitu dengan gambar muka mereka dalam versi kartun atau grafik plus warnanya yang soft dan ada username id twitternya di samping gambar tersebut. Setelah diselidiki, ternyata semua ini berasal dari akun twitter @warungavatar. Ketika sedikit melakukan observasi, akun ini dibuat baru-baru sekali. Disitu dicantumkan pula siapa yang mendesainkan avatar-avatar request dari twitter user.

Setelah sempat bertanya langsung kepada pemilik akun twitter @war…

Jangkrik Rambo

Image
Alkisah ada penjual jangkrik yang sedang menjual jangkrik-jangkriknya , kebetulan di tempat tersebut ada 30 penjual jangkrik lainnya, nah singkat kata si penjual berpikir keras bagaimana agar pembeli memutuskan untuk membeli jangkrik darinya akhirnya dia berpikir bagaimana bila saya berikan barang jualan saya dengan nama Jangkrik Rambo (ceritanya udah puluhan tahun lalu nih di mana pada saat itu Rambo sedang tenar-tenarnya) hehe.

Mulailah si penjual di pasar tersebut berteriak-teriak "jangkrik rambo, jangkrik rambo" di ulangnya terus teriakan tersebut di pasar dan juga dibuat tulisan besar "jual Jangkrik Rambo". Tidak lama benar saja, para pembeli jangkrik yang datang ke pasar tersebut mengerubungi lapak si penjual jangkrik rambo tersebut, mengapa? yah simpel karena penasaran memang apa sih Jangkrik Rambo itu. Bahkan bapak-bapak yang membawa anaknya juga selalu memilih penjual tersebut karena bisa ngomong "ayo nak bapak beliin Jangkrik Rambo".

Singkat ce…

Top Secret, Do Not Read

Image
Ketika sebuah bisnis dihadapkan pada kondisi pasar yang sudah optimal, dalam artian hampir 100% masyarakat mengkonsumsi produk yang kita jual mungkin beberapa pebisnis akan menjadi kebingungan bagaimana menemukan cara untuk dapat meningkatkan penjualan yang ada selain melakukan strategi ekspansi ke daerah lain.

Tapi apa benar sudah tidak ada lagi cara untuk meningkatkan penjualan jika kondisi market sudah seperti yang disebut di atas, hmmm, coba kita tengok sepak terjang Jawara-jawara bisnis retail & FMCG  di Indonesia seperti Unilever, P&G, KFC dan Mc Donald. Dengan persaingan yang begitu ketat dan berdarah-darah, setiap tahun selalu saja mereka tetap berhasil meningkatkan penjualan dari produk-produk yang mereka jual. Sebenarnya apa yang menjadi salah satu kunci keberhasilan brand-brand tersebut dalam mengukuhkan eksistensi dan kesuksesan mereka di pasar.

1. Tidak selalu bicara New Leads
Sebagian besar pelaku bisnis memfokuskan pemasarannya untuk menambahkan new leads (creat…

Branding via Hot Spot

Image
Beberapa hari lalu dikarenakan tuntutan pekerjaan saya berkesempatan pergi ke Kota Jambi dimana di sana juga secara kebetulan saya menemukan sebuah fenomena yang menurut saya pribadi cukup menarik untuk di bahas karena sepengetahuan saya hal ini tidak saya temui di kota kelahiran saya, nah fenomena yang saya maksudkan adalah “Jambi Cyber Park” sebuah kawasan nyaman dengan fasilitas internet gratis (free hot spot).

Oke singkat cerita setelah seharian berkeliling Kota Jambi untuk aktifitas riset saya di ajak oleh teman saya yang memang orang Jambi untuk beristirahat sejenak di sebuah tempat yang dinamakan “Jambi Cyber Park”. Mendengar kata Cyber Park otak saya langsung terasosiasi kepada sebuah tempat yang didukung oleh fasilitas teknologi informasi (internet based), dan ternyata memang benar apa yang saya pikirkan disini masyarakat bisa dengan gratis menikmati fasilitas internet gratis yang di provide oleh Speedy.

Setelah saya telusuri sedikit, Jambi Cyber Park ini memang inisiasi dar…

Komputer Jangkrik, Inovasi atau Almarhum

Image
Saya masih ingat sekali jaman kuliah dulu, salah satu sahabat saya baru saja membeli "komputer jangkrik" yang saat itu untuk ukuran di jamannya komputer yang bisa dibilang sangat canggih dengan prosesor Intel Pentium I. Sangking canggihnya kita semua tercengang dengan kapasitas dan kecepatan dari komputer itu saat itu.

Sedikit ngomongin soal komputer jangkrik, mungkin buat yang belum tahu mengapa dinamakan komputer jangkrik karena memang komputer rakitan sendiri yang dimiliki teman saya tersebut kalo lagi running sering sekali mengeluarkan suara "krik krik" haha, yah mungkin rata-rata komputer rakitan sendiri saat itu seperti itu karena itulah dinamakan komputer jangkrik.

Nah balik lagi, itu dulu di mana Intel Pentium I saat itu sangat kami kagumi karena kecanggihannya, sekarang? Alkisah komputers sahabat saya itu dijual 150 ribu pun ga ada yang mau beli dan akhirnya diputuskan untuk dihibahkan haha. Yah iyalah, so old banget Intel Pentium I di mana sekarang Penti…

Tweep.It? Kemana, Kemana, Kemana

Image
Pada sekitar awal Oktober lalu, ada social media baru yang bernama tweep.it. Sempat serentak di timeline, para aktivis social media banyak membahas soal social media baru tersebut. Semua orang berlomba-lomba untuk merebut username unik untuk nama mereka. Sebagian dari mereka juga ada yang berlomba-lomba merebut username yang di akun twitternya memiliki jumlah followers yang banyak. Seperti saya contohnya. Saya iseng mengamankan username @barackobama, dengan tujuan ingin melihat seberapa banyak penambahan pengikut akun tersebut.

Beberapa hari setelah peluncuran social media bernama tweep.it tersebut, sebagian user di twitter mulai mempublikasikan akun tweep.it mereka di timeline dan mengajak followers atau komunitas twitter mereka untuk beralih meneruskan percakapan di tweep.it. Tidak sedikit pula orang yang berpendapat bahwa tweep.it akan melejit terkenal sebagai akun social media yang digemari para social media addict. Sempat terjadi banyak percakapan di tweep.it saat itu.