Posts

Showing posts from January, 2014

Value Added lewat Kupas Buah

Image
Pernahkah Anda datang ke toko buah kemudian buah yang kita beli tersebut bisa di kupas tanpa tambahan biaya sama sekali? Kalo di Supermaket yang menjual segala jenih kebutuhan sih hampir ga mungkin ada jasa kupas buah, kalo di toko buah? Hmmm sebelumnya juga blom pernah menjumpai sampai suatu hari saya pergi ke sebuah toko buah baru bermama Apricot dan ketika membeli buah saya iseng bertanya"Buahnya bisa dikupasin mbak?" Dan si mbakpun menjawab "Oh bisa mas".

Wah ini kabar baik banget buat saya yang hobi beli buah tapi paling males ngupasin buahnya sehingga seringkali akhirnya membusuk di kulkas, sesuatu yang menjadi "demand" mungkin banyak orang tapi tidak pernah diungkap secara to the point jika belanja buah-buahan, kebeneran ajah iseng nanya.

Nah ini yang menarik kemudian, ini toko buah punya value added potong buah dan bahkan ada cafe buahnya kok ga pernah kedengeran di komunikasikan yah value addednya tersebut, atau sudah tapi saya dan banyak temen …

Good Design = Good Omset

Image
Mengikuti beberapa kali kurikulum di bidang bisnis, manajemen hingga marketing, selama ini saya nyaris tidak menemukan adanya pembekalan yang berhubungan dengan desain. Hampir seluruh materi yang terkandung di dalamnya bisa jadi hanya menyebutkan “desain” beberapa kali saja dan bisa dibilang hanya sekilas.

Desain kian dianggap sebagai elemen yang tidak menentukan, dalam keberhasilan sebuah bisnis. Padahal kenyataannya, desain menentukan pengaruh yang sangat signifikan.

Untuk bahasan ini ada dua makna desain. Yang pertama terkait desain produk. Sebuah produk yang akan menang di pasar adalah produk-produk yang terdesain dengan baik. Dalam hal ini desain tidak selalu terkait dengan estetika, namun sudah pasti terkait dengan menjawab kebutuhan target market kita. Ambil saja contoh untuk produk-produk manufaktur mesin, bisa jadi desain dalam arti estetika tidak mengambil peranan penting, tapi desain produk yang dapat menjawab kebutuhan target market lebih dari pesaingnya sudah pasti memil…

ACTION ajah, Ajaran Sesat?

Image
Kegemaran makan selalu mengantarkan saya dan temen-teman saya mencoba berbagai tempat makan baru yang kebetulan atau memang kita niatkan untuk disambangi, nah kebeneran kemarin siang ada satu tempat makan yang pas lewat sepertinya menarik untuk disinggahi jadilah akhirnya kita mampir untuk mencoba kopi dan makanan yang ada di tempat tersebut.

Ketika semua menu pesanan sudah datang, seperti biasa prosesi makan akan tertunda kurang lebih 5-10 menit tergantung banyaknya menu, bukan karena doa bersama tapi karena sibuk Photo pake Tustel hehe.Berbagai posisi photo harus dicoba sehingga dapatlah gambar terbaik yang kemudian diedit dulu dan akhirnya di post di path ataupun twitter (Seperti ini kha sehari-hari yang Anda alami?), baru deh habis itu bisa makan.

Nah di sini ada kejadian yang cukup menarik ketika salah seorang temen mau nge path kemudian dia nyeletuk "Ini nama cafe sama alamat twitternya apa yah" kita semua sibuk mencari di buku menu, akrilik meja dan sampai celingak c…

Tingkatkan Omset dengan Google Adword

Image
"Berapa budget yang lo habisin buat mencari calon klien bro?" Sekali waktu seorang temen bertanya bagaimana cara saya mencari klien di bidang konsultasi marketing dan branding dan berapa besar budget yang harus dihabiskan untuk mendapatkan prospek client. Wah bukan rahasia dapur dong nih haha dalam hati saya, tapi okelah saya bisa sharing mengenai salah satu taktik bagaimana mendatangkan prospek client dengan biaya yang sangat minim namun punya kualitas leads yang sangat prospektif.

Dulu, saya cerita sedikit, beberapa tahun ke belakang cara mencari klien yang saya lakukan masih sangat konvensional yaitu dengan melakukan telemarketing, buat appointment kemudian meeting dan juga ditambah dengan cetak ribuah proposal untuk dikirim ke semua database yang sudah berhasil dikumpulkan oleh karyawan khusus bagian database. Bisa terbayang tidak berapa karyawan dan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem pemasaran seperti yang barusan saya utarakan.

Yuk coba kita hitung, 2 karya…

Pedas, Trend dan Omset

Image
"Kalo mau laku buka bisnis di bandung, jualah sesuatu yang pedas dan kalo bisa agak ekstrim" celetuk salah satu sahabat saya ketika sedang asik berdiskusi beberapa waktu lalu. Saya tidak bisa tidak setuju dengan peryataan ini karena memang secara pribadi sudah saya perhatikan beberapa tahun ke belakang begitu muncul yang pedas peluang untuk bisa terkenal dan salesnya bagus terbuka cukup lebar, sebut sajah Mie reman, Cekeran Midun, Ceker Setan dan terakhir yang lagi terkenal banget ni adalah nasi goreng mafia.

Fenomena pedas ini jika saya perhatikan muncul sejak Maicih memperkenalkan level pedas pada produk kripiknya, bukan sesuatu yang baru memang namun dengan kombinasi content, concept, konsumen dan media yang tepat (mulai boomingnya twitter di kalangan anak muda) melijitlah Maicih, bukan hanya di bandung bahkan di Indonesia. Dari sini muncullah trend "baru" makanan yaitu pedas dan berlevel.

Nah kali ini saya ingin membahas dua brand yang cukup fenomenal belakanga…

Sonny Angel, Bugil Tapi Gemesin

Image
Beberapa minggu yang lalu teman saya sedang suka-suka nya mengupload foto sebuah boneka lucu yang dikondisikan sedang melakukan aktifitas di akun instagram nya. Keasyikan teman saya ini ternyata bukan hanya karena dia memang suka dengan boneka lucu ini, tapi ternyata karena ada kompetisi foto dengan boneka ini yang digelar oleh official akun nya di Instagram. Karena penasaran, maka saya pun langsung ke TeKaPe untuk sekedar kepo, pengen tau apa sih yang bisa membuat teman saya ini tergila-gila dengan si boneka satu ini, padahal nama boneka ini juga biasa saja (Sonny Angel), tidak terlalu lucu juga sih.

Sonny Angel ini berbentuk minifigure seorang anak laki-laki seperti bayi yang menggunakan topi dengan tema macam2, ada binatang, tumbuh2an, buah2an, dll. Hebatnya lagi di Indonesia Sonny Angel belum mempunyai toko resmi, sehingga boneka ini bisa dibeli lewat internet ataupun konsep store, itupun dengan varian yang terbatas, tidak terlalu banyak. Jadi untuk pecinta boneka ini jika ingin …

5 Prediksi Social Media di tahun 2014

Image
Memasuki tahun yang baru tentu PR bagi para Marketer dan Business Owner adalah merancang strategi pemasaran yang dapat membawa kesuksesan di tahun yang baru. Lalu bagaimana dengan strategi memanfaatkan Social Media? Berikut adalah 5 Prediksi Social Media di tahun 2014 yang diambil dari berbagai sumber :

1. Beriklan di Social Media
Hah?? Sejak kapan Social Media buka space iklan? Namanya juga Social Media! Nah buat yang tahun lalu berpikir demikian, masih wajar. Kenapa? Karena sebelum 2014, banyak Social Media yang masih berada dalam tahap “mengumpulkan user”. Namun di akhir 2013 sudah banyak Social Media yang sudah mencapai pada taraf mature, alias sudah waktunya cari duit!

Seperti Facebook bisa jadi sudah lebih dulu melakukan berbagai aktivitas monetization. Dan di tahun 2013 pun Facebook semakin agresif menempatkan iklan untuk meningkatkan peluang pengguna melihat dan berinteraksi melalui iklan. Yang terbaru bahkan Facebook telah meluncurkan iklan video pada News Feed pengguna. Lalu…