Skip to main content

Garuda Mobile Flight Ticketing, Koprol Dulu Ah


Para brand di Indonesia mulai melebarkan pangsa pasar dengan melakukan sistem mobile. Hari Minggu lalu, saya melihat mobil Yomart di tengah-tengah para pedagang di Gasibu dan sekitaran Gedung Sate Bandung. Di dalam mobil tersebut, tidak banyak produk yang dijual oleh Yomart. Yomart sepertinya ingin lebih fokus kepada produk makanan untuk mobile di area ramai seperti di Gasibu dan Gedung Sate Bandung . Terlihat hanya ada beberapa brand minuman dari mulai air mineral sampai dengan softdrink. Untuk makanannya, Yomart menyediakan beberapa snack.

Jika Yomart yang merupakan minimarket yang menjual beberapa produk kebutuhan masyarakat mulai menggunakan sistem mobile dan menjual produk yang lebih fokus kepada makanan dan minuman, bagaimana menurut kalian jika maskapai penerbangan juga menggunakan sistem mobile?

Di daerah Lippo Cikarang, pada saat itu saya melihat Garuda Indonesia dalam mobil. Rupanya mereka melebarkan pangsa pasar dengan menyediakan fasilitas baru mobile ticketing. Acara yang saya hadiri pada saat itu adalah bazar makanan yang diselenggarakan di depan mall terkenal di Lippo Cikarang. Saya yang merasa sedikit surprised pada saat itu langsung menunjukkan hal ini kepada teman saya. Dia berkomentar: “Emang ada yaa orang yang tiba-tiba kepikiran buat beli tiket pesawat pas lagi ada di pameran gini? Kan orang yang dateng ke pameran bukan buat beli tiket pesawat juga”. Dari pertanyaan yang diajukan oleh teman saya ini, ada beberapa kesimpulan berkaitan dengan tujuan maskapai penerbangan ini menyediakan fasilitas Mobile Ticketing.

1. Maintain Existing Customers

Kini kami semakin dekat dengan Anda. Kurang lebih seperti itulah pesan yang ingin disampaikan kepada Mobile Flight Ticketing ini. Istilahnya seperti ingin mendekatkan ikatan yang jauh, merapatkan ikatan yang sudah dekat, penyediaan mobile ticketing in tentunya untuk membuat para customer yang sudah ada menjadi lebih setia. Dengan segala bentuk kemudahan dan akses yang terjangkau dimana-mana yang merupakan fungsi dari mobile ticketing ini adalah salah satu alasan yang membuat para customer akan dan terus menjadi loyal customer.

2. Grab New Customers
Dengan standby beberapa jam di suatu tempat yang ramai pengunjung bukan berarti harus mendapatkan profit dan mengkonversi traffik lokasi tersebut menjadi laba. Siapa bilang brand awareness itu tidak penting? Mungkin saja orang-orang yang melihat fasilitas mobile ticketing ini tidak tertarik untuk melakukan transaksi saat itu juga. Tapi dengan kehadiran fasilitas mobile ticketing di sebuah lokasi yang ramai pengunjung ini, si brand akan mendapatkan awareness. Jika ditelusuri, dengan fasilitas ini tidak menutup kemungkinan akan bermunculan customer-customer baru kedepannya karena ketertarikan mereka dengan fasilitas yang si brand tersebut tawarkan.

3. Merubah Kebiasaan
Belum banyak maskapai penerbangan di Indonesia yang mulai berinvestasi dengan menyediakan fasilitas Mobile Flight Ticketing seperti yang dilakukan oleh Garuda Indonesia. Benar apa kata teman saya. Jika pertanyaan yang muncul saat melihat Mobile Flight Ticketing pada acara-acara komunitas tertentu yang sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan industri penerbangan adalah: “emang ada orang yang mau beli tiket pesawat secara dadakan sewaktu hadir di pameran seperti ini?”, maka jawabannya adalah: “itulah salah satu tujuan dari mobile ticketing”. Bukan sembarang daerah memang brand yang melakukan mobile ticketing ini standby. Mereka akan standby di lokasi-lokasi yang menurut mereka adalah target yang cocok.

 Suatu kondisi yang bukannya tidak mungkin jika suatu saat nanti kebutuhan akan perjalanan udara adalah merupakan kebutuhan utama. Pada saat ini bisa saja hanya para pebisnis-pebisnis yang ‘mengkonsumsi’ jasa seperti ini. Beberapa tahun ke depan? Who knows? Jika pada saatnya nanti tiket pesawat akan menjadi kebutuhan utama masyarakat, maskapai penerbangan yang sudah memulai ekspansi bisnisnya dengan menyediakan fasilitas mobile ticketing akan lebih siap dari maskapai penerbangan lainnya yang belum siap mobile dan ‘bergentayangan’ dimana-mana.

Mungkinkah kedepannya nanti flight ticket akan menjadi kebutuhan utama kalian, guys?

Creative Sales

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…