Posts

Showing posts from March, 2009
Pemasaran dan Penjualan
Kisah Klasik yang Tak Kunjung Berakhir
Featuring: Bondan VS Boris


Fenomena klasik yang kerap kali terjadi di sebuah organisasi perusahaan biasanya memiliki dasar permasalahan yang mengakar. Sebelum melanjutkan pembahasan ini, lingkup perusahaan akan difokuskan pada perusahaan yang memiiki divisi pemasaran dan penjualan secara terpisah. Untuk perusahaan yang memiliki fungsi pemasaran yang masih merangkap dengan penjualan belum akan kita bahas disini.

Kisah klasik dalam sebuah korporat ini diperankan oleh dua tokoh utama. Tapi bukan si Bawang merah dan si Bawang Putih. Bukan pula Sang Rahwana dan Sri Rama . Dua tokoh yang berseteru dalam kisah klasik korporat ini bukan tentang si Jahat dan si Baik. Keduanya sama-sama memperjuangkan tujuan utama sebuah korporat, mencapai profit yang tinggi. Mereka adalah Bondan dan Boris.

Pagi itu, awan kelabu menggantung di atas langit rumah kost Bondan, staf penjual terbaik dari perusahaan Purified (nama samaran untuk sebuah prod…
Jangan asal suka bisnis!


Mengambil bagian peran di sebuah perusahaan Business Consultant memang selalu menarik. Selain keseharian kami dalam menyusun dan membantu partner-partner bisnis kami mengembangkan brand dan bisnis mereka, kami juga membantu para bisnis yang baru mau membuka usaha.

Edukasi yang kami jalankan sekarang ini mengarahkan para pebisnis untuk lebih spekulatif dalam menginvestasikan bisnis mereka. Dewasa ini pilihan investasi begitu banyaknya, dari yang paling mudah hingga yang cukup kompleks, seperti halnya mendirikan sebuah bisnis. Jadi jangan sampai kesulitan dan besar investasi yang Anda tanamkan tidak memiliki perhitungan yang matang, bisa-bisa Anda malah rugi!

Salah satu aktivitas yang kami lakukan dalam membantu para pebisnis dalam merencanakan bisnis baru mereka biasa disebut dengan Feasibility Study. Salah satu produk kami tersebut, secara langsung memberi gambaran mengenai potensi bisnis yang akan dikembangkan, baik dari segi analisa marketing maupun perhitungan…
Yuk, Beresin Internal!


Aktivitas audit internal merupakan langkah pertama yang kami lakukan pada saat berpartner dengan perusahaan klien. Hal ini tentu saja untuk menemukan permasalahan-permasalahan yang ada di dalamnya. Pada umumnya permasalahan yang ditemukan sangat banyak dan nampak begitu melibatkan banyak pihak hingga memberi efek pada performa kerja perusahaan.
Tahap kedua setelah kami menemukan list permasalahan adalah mengelompokkannya ke dalam 3 masalah utama. Begitu banyaknya masalah yang ditemukan, biasanya memiliki keterkaitan sebab-akibat, sehingga kita harus cermat menganalisa yang mana yang merupakan sumber permasalahan. Dari beberapa kasus yang kami tangani, ada satu hal yang sangat menarik, di mana isu permasalahan yang selalu muncul dalam 3 permasalahan utama adalah : Manajemen Sumber Daya Manusia.

Beberapa kali menangani konflik manajerial, tim kami mengambil beberapa kesimpulan dan mengembangkan model pemecahan masalah di dalam proses Manajemen Sumber Daya Manusia sua…
Heart of Sales


Minggu lalu saya diminta salah satu klien saya untuk datang dan memberikan briefing singkat mengenai marketing ke kantor pusat dan cabang yang baru saja diakuisisi oleh klien saya tersebut dari pemilik lamanya untuk kemudian cabang ini dijadikan semacam senjata utama untuk menggarap pasar yang ditidak bisa digarap oleh perusahaannya dikarenakan adanya aturan yang membatasi pembukaan kantor cabang baru, walaupun masih bisa dengan system tenaga pemasar lepas, namun dengan berdiri fisik kantor walaupun berbeda brand akan lebih maksimal dalam penggarapan pasarnya.

Mulailah perjalanan saya menyambangi tiga kota dalam tiga hari tersebut, di setiap kota saya minta semua tim marketing “baca: sales” dikumpulkan agar saya bisa share pengalaman bagaimana perusahaan yang baru saja mengakusisi mereka bisa menjadi perusahaan terbesar di Indonesia. Ok sedikit saya ulang lagi, perusahaan yang diakuisisi ini produknya sama persis dengan produk perusahaan utamanya, jadi semacam pesaing dul…
Marketing and Motivated Sequence


Barusan saya kebetulan chatting dengan salah seorang teman lama saya sewaktu KKN (Kuliah Kerja Nyata) dulu. Saling bertanya kabar dan kesibukan masing-masing, akhirnya dia tiba di pertanyaan “Eh-eh, gimana, udah gendut atau masih kurus aja kamu?”. Hhmm...pertanyaan yang memang selalu dilontarkan oleh teman-teman saya yang lama tidak bertemu. “Masih say! Susah nih pengen naikin 3 kilo aja, padahal makan mah banyak!”, jawab saya. Yang terpikir di benak saya reaksi dia kan sama juga dengan reaksi teman-teman yang lain yang pasti akan bilang pasti saya cacingan! (sebel!;p) Di luar dugaan, dia langsung nyerocos “Harus ada suplemen lain selain makanan aja berarti tuh Bu! Kamu emang harus minum suplemen deh! Di Herbalife ada satu vitamin yang bisa untuk nambah nafsu makan dan ngejaga metobolisme tubuh. Aman kok, nggak ada efek samping sama sekali, kan herbal, jadi alami banget. Aku juga minum itu kok setiap hari, ngefek banget aku nambah 2 kilo bulan ini. Sela…
Marketing to Family


Malu juga rasanya saat saya dan teman-teman dari Jakarta iseng jalan-jalan ke Lembang dua hari yang lalu dengan tujuan sebuah restaurant langganan kami di masa kuliah dulu. Gara-garanya saya bergumam dengan cukup keras (ehm, bukan bergumam donk ya namanya! Hehe!), “Tahu Lembang? Wah tempat apaan nih? Baru tau gw…”. Bukannya menjawab pertanyaan saya, mereka malah mentertawakan saya yang kalah dari mereka yang notabene orang Jakarta. “Tempat makan say! Tapi di dalemnya ada semacam fasilitas out bond-nya gitu, pokoknya arena keluarga banget deh!”, jelas salah seorang. Hmmm…pikiran saya langsung tertuju pada kata “arena keluarga banget deh”-nya. Dasar otak brand associate, tanpa sadar saya ‘menganalisa’ kenyataan tersebut dari kacamata strategy bisnis. Hahaaa…kacaw nih ujar saya dalam hati, masa lagi liburan masih mikirin binis! Daripada diturunkan di jalan karena ‘merusak’ atmosfer refreshing kami, saya pun mengurungkan niat untuk membahasnya dengan teman-teman dan men…

Iphone, Antara Strategi, Persepsi dan Hasil

Entah apa yang harus saya katakan setelah beberapa teman mempertanyakan betapa mahalnya harga Iphone yang selama ini mereka tunggu-tunggu (setidaknya itulah persepsi mereka terhadap harga Iphone yang baru saja dirilis oleh salah satu provider yang saya terima melalui SMS). Sebetulnya dengan senang hati saya menjawapi complain tersebut namun yang jadi masalah adalah mereka mengetahui Iphone ini dan menjadi sangat tertarik karena saya yang mempromosikannya kepada mereka karena sering bertemu di tempat kerja hahaha., jadi ada semacam rasa bersalah gitu ketika kemudian paket harga yang dikeluarkan tersebut benar-benar di luar dugaan saya ha…ha.
Basically sih memang tidak ada masalah dalam peluncuran Iphone ini karena dari pertama mereka memang tidak pernah meliris harga dan paket yang ditawarkan sebelumnya. Dari promosi sms yang diterima hanya menyebutkan Iphone akan hadir di Indonesia berkerjasama dengan provider tersebut dan silahkan bagi yang ingin mendapkan Iphone pertama kalinya sila…
Measure Customer Satisfactions


Jika suatu perusahaan sudah membicarakan mengenai konsumen, pasti saja akan kompleks ceritanya. Salah satu yang banyak dibicarakan adalah customer satisfaction. Semua perusahaan yang berorientasi pada konsumen pasti akan sibuk di buatnya jika sudah mendengar kata consumer dissatisfaction!! Apalagi saat ini, dengan banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang sejenis, waduh kayanya yang namanya customer satisfaction sudah menjadi suatu produk pelengkap saja!!

Dua kata, customer satisfaction yang di jelaskan sebagai persepsi konsumen atas performance produk atau jasa dalam memenuhi harapan mereka ini bisa di gambarkan bahwa jika persepsi mereka lebih dari yang mereka harapkan maka terjadi sangat satisfaction, dan jika ternyata apa yang mereka harapkan tidak sesuai dengan apa yang mereka dapatkan maka akan terjadi dissatisfaction.

Lantas apa yang harus Anda lakukan agar membuat konsumen Anda merasa PUAS?? Ukurlah tingkat kepuasan mereka, apakah yang mereka in…
Siapa yang Tidak Mau Profitnya Bertambah?


Coba tanya kepada seluruh pengusaha atau pelaku bisnis dimanapun, apa yang menjadi tujuan atau keinginan utama mereka dalam bisnis atau usaha yang tengah mereka kelola? Memang akan keluar banyak sekali jawaban yang berbeda, tapi saya jamin jawaban utamanya adalah peningkatan penjualan. Walaupun peningkatan penjualan itu belum tentu selaras dengan peningkatan keuntungan, tapi rata-rata yang mereka maksud ya pokoknya mereka untung deh! Padahal kan kalau mau dijabarkan, meningkatnya penjualan belum terntu juga profit-nya meningkat, karena walaupun penjualan meningkat tapi jika factor-faktor lain ternyata membutuhkan pengeluaran yang sangat besar, yang ada bukannya untung malah bisa buntung. Let say penjualan bulan Januari meningkat sebesar Rp. 100.000.000, tapi setelah dihitung ternyata biaya operasional, promosi dan marketing bulan Februari sampai ke angka Rp. 125.000.000. Untung apa buntung nih?? Naaah…kelihatan kan bahwa peningkatan penjualan i…
Meladeni Para "Wannabe" ,
Should We?


Dalam proses marketing yang baik, langkah segmentasi yang berakhir pada penetapan target market merupakan hal yang wajib dilakukan. Singkatnya kita tidak mungkin bisa memiliki sales yang sustainable tanpa tau mau berjualan kepada siapa.

Kondisi bisnis sekarang ini dibagi menjadi 3 pelaku bisnis.

Yang pertama adalah mereka kelompok "well-knowledge" yang sudah paham betul mengenai konsep pemasaran dan bagaimana cara melakukannya. Kelompok pebisnis ini tentu dilatarbelakangi oleh orang2 yang well educated, seperti perushaan berbasis internasional, tenaga ekspatriat atau lulusan luar negeri.

Kelompok kedua adalah mereka yang mengetahui konsep marketing secara teori baik dari buku atau bangku kuliah, tetapi memiliki hambatan dalam melaksanakannya baik dalam hal konsistensi pribadi, maupun lingkungan budaya seperti culture bisnis keluarga.

Sedangkan kelompok ketiga adalah kelompok pebisnis terbanyak di negara kita, yaitu mereka yang tidak m…
Iklan = Lihat Karakter Perusahaan


Salah satu acara televisi favorite saya di akhir pekan salah satunya adalah ‘John Pantau’. Acara yang sangat menarik dan lucu untuk ditonton. Menarik karena menyuguhkan konsep atau materi yang sebenarnya cukup ‘berat’ namun dikemas sedemikian rupa sehingga terkesan sangat santai. Lucu karena memang pembawa acara dan reaksi dari narasumber seringkali membuat saya tertawa. Long week end kemarin pun saya sempat menontonnya, cukup menarik perhatian saya, sempat ada satu scene yang membuat saya menggeleng-gelengkan kepala. Saat itu kebetulan yang dibahas adalah mengenai iklan lowongan kerja bohong atau palsu atau penipu atau apalah istilah yang lebih tepatnya (ssstt…jangan bilang-bilang ya kalau saya juga pernah jadi “korban”nya). Jadi begini, di Koran atau situs-situs lowongan kerja kan suka ada tuh yang iklannya sih bilang butuh karyawan untuk posisi administrasi lah, public relations lah, sekretaris lah, dan berbagai posisi lain yang menarik hari para pe…
BELIEFING IS EVERYTHING


Sebagai seorang konsumen, kita pasti ingin mengkonsumsi produk yang terpercaya dan pasti yang terbaik bagi kita, apapun bentuk produknya. Secara tidak langsung, keinginan konsumen ini menjadi peer bagi setiap perusahaan untuk terus mengembangkan produknya, meraih kepercayaan konsumen sehingga konsumen mau membeli produknya dan membuat aktivitas yang tentunya akan mendorong selling dai produk tersebut.

Pembentukkan citra merek sehingga menjadi ciri khas tertentu membuat setiap perusahaan rela menegluarkan banyak cost untuk aktivitas ini. Sebenarnya kenapa ya setiap perusahaan berlomba-lomba meraih kepercayaan konsumen?Padahal untuk produsen-produsen raksasa yang produknya dikonsumsi jutaan orang, pasti sudah barang tentu akan mendapat kepercayaan dari konsumen.

Coba kita kilas balik ke beberapa tahun yang lalu, saya ambil contoh jasa seorang dokter. Beberapa puluh tahun yang lalu, seorang dokter pasti akan banyak dikunjungi orang. Bahkan para pasien rela mengantri …
Saat Produk Terbatasi Aturan Main


Awal tahun disambut oleh keluarnya fatwa MUI mengenai haramnya merokok (sementara ini hanya) di area public dan bagi perempuan dan anak kecil. Hehee..saya sih hanya bisa senyum-senyum saja mendengar fatwa tersebut, toh tidak ada hubungannya secara langsung dengan saya yang notabene bukan perokok (aktif ya, karena saya tahu kita semua adalah perokok pasif, at least!). Saya sudah dapat menduga bahwa ini akan menjadi sebuah perdebatan besar dan akan menimbulkan “protes” dari para perokok dan pekerja perusahaan rokok, terutama pengusaha rokok di Indonesia.

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya berbincang dengan salah seorang principle sebuah perusahaan rokok yang terkenal di Indonesia. Dalam perbincangan tersebut saya sempat menanyakan mengenai kkeluarnya fatwa tersebut dalam hubungannya dengan bisnis mereka. Sudah dapat diduga keluarlah keluhan dan ketidak setujuan atas keputusan itu. “Boro-boro nggak ada fatwa MUI, orang untuk promosi dan pemasran produk…