Skip to main content

5 Kiat Sukses Usaha Kecil

Bermimpi buat jadi pengusaha? Siapa sih yang nggak mau. Setiap orang yang bukan pengusahapun setidaknya pernah berpikir untuk jadi pengusaha. Lihat saja dalam kurun 3 tahun terakhir ini, di Bandung saja setidaknya sudah mulai menjamur pengusaha-pengusaha baru baik dari bisnis kecil, menengah dan besar.

Perkembangan bisnis dan teknologi saat ini memang secara tidak langsung mengubah paradigm cara berpikir manusia mengenai pola pemakaian dan pemanfaatan teknologo yang digunaka, sehingga salah satunya muncullah bisnis online yang bertebaran di facebook dan media internet lainnya.

Dengan didukungnya semakin bertambah banyaknya orang yang mulai membangun usaha, mulai banyak juga bertebaran aktifitas training dan seminar yang mengangkat dan mengusung tema sukses jadi pengusaha, entrepreneurship dan lain lain.

Tidak main-main harganya bisa dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Tapi sebenarnya apa sih yang perlu diperhatikan secara mendalam ketika kita ingiin ikut terjun menjadi pengusaha dengan memulai bisnis kecil-kecilan? Karena menjamur dan bertambahnya pebisnis-pebisnis baru diiringin juga dengan bertambah banyaknya pengusaha-pengusaha yang gagal dalam membangun bisnis. Namanya bisnis untung rugi itu biasa #katanya.

Nah berikut ini saya mau bagi-bagi tips lancer dan sukses dalam membangun usaha kecil-kecilan.

1. Mulai dari kesenang pribadi

Semakin orang senang dengan aktifitas yang dilakukan, semakin akan bersungguh-sungguh dalam menjalankannya. Contohnya , ketika anda mengabiskan uang ratusan ribu bahkan mungkin jutaan rupiah untuk mengkonsumsi game selama satu bulan , kenapa tidak anda coba akomodir itu dengan memanfaatkannya sebagai peluang bisnis dengan membuka took peralatan game seperti playstation misalnya.

2. Pahami bidang usaha
Tentu saja menyenangi bidang usaha yang sedang kita jalani itu tidak cukup untuk membuat bisnis berjalan tahan lama. Dengan mempelajari bidang usaha yang anda jalani dapat membantu dan memudahkan anda dalam menjalankan bisnis yang anda jalani, apalagi jika ditambah dengan pemahaman program – program promosi dan penjualan yang bisa di optimalkan untuk bidang bisnis anda. Beberapa elemen yang perlu dipahami adalaha
1) Product
2) Konsumen (Need, want, expectations)
3) TWOS (Thread, Weakness, Opportunity & Strength)

3. Planning
Semua juga butuh rencana. Sama halnya dengan bisnis. Hidup tanpa perencanaan akan dibuntuti dengan penyesalan. Bisnis tanpa perencanaan akan dibuntuti dengan kebangkrutan hehe. Susun rencana kerja bisnis anda. Mulai dengan memetakan
1) Product (kelebihan, kekurangan dan diferensiasi produk dibandingkan dengan pesaing)
2) Place (Pemilihan lokasi yang strategis)
3) Price (Pricing strategy)
4) Promotion (program promosi yang akan dlakukan)
Alangkah lebih baik jika perencanaan kerja untuk bisnis anda disertai dengan GOAL SET dan KPI  (Key Performance Indocator) untuk membuat anda senantiasa konsisten untuk mencapai GOAL.

4. Your Customer is Your Consultant
Pembeli adalah Raja. Bener banget itu. Dengan memahami konsep ini lebih dalam, jadikan konsumen anda sebagai konsultan terbaik anda. Dengan mendengarkan apresiasi dari suara mereka, akan senantiasa membantu kita untuk mengakomodir apa keinginan konsumen dengan memahami need, want dan expectations konsumen mengenai brand anda.’

5. Internet Marketing
Wah jaman sekarang katanya kalo nggak online nggak oke  .. ya bisa dibilang gitu sih. Kalo para pesaing kita aja maen di online, kita kok nggak? Yaah. Disalip terus dong. Nah ini yang perlu diperhatikan oleh setiap pebisnis, perkembangan trend perlu senantiasa di perhatikan untuk menunjang aktifitas branding perusahaan. Contoh, pengguna facebook yang sudah sampai lebih dari 60 juta pengguna di Indonesia, kalo nggak kita yang ikut trend jualan di facebook, maka pesaing anda yang akan salip anda duluan

Nah berikut diatas beberapa tips untuk bisnis kecil-kecilan. Semoga bermanfaat ya.

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Consultant 

Sumber gambar:
forbes

Comments

Rizkymamat said…
Dari artikel di atas terlihat beberapa unsur seperti Company dan Customer yang memang saling berkaitan. Dan mengetahui TOWS (Thread, Opportunity, Weakness, Strength) baik dari diri sendiri mau pun dari konsumen yang sedang difokuskan. Terima kasih Inspiratif!
Anonymous said…
"Wah jaman sekarang katanya kalo nggak online nggak oke" wah.... hebat banget nih kalimat. Saya sangat setuju dengan pernyataan ini, ga oke nya mungkin bisa diterjemahkan menjadi: klo ga on line mungkin kita akan kehilangan banyak opportunity :)

Shinta Margaret
peri said…
Jangan lupa buat forecasthing dan yang penting konsisten ngejalanin bisnisnya :)
Nano said…
Sip..jadi semangat lagi bwt jualan..makasi tips2nya mas

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…