Skip to main content

Google Ads, Pasang iklan sesuai target

Ngomongin soal iklan, pasti udah banyak sekali ya iklan yang dibuat oleh para perusahaan besar maupun menengah untuk mendapatkan perhatian dari para pelanggannya. Dengan iklan, maksud yang ingin mereka sampaikan, menjadi lebih mudah tersalurkan. Dengan iklan juga, orang menjadi tertarik untuk memutuskan produk mana yang akan dia pilih, tergantung dari sebagaimana iklan tersebut dapat meyakinkan para konsumen, atau bahkan dengan menggunakan artis terkenal di sebuah Negara sebagai endorser produk tersebut.

Iklan televisi bisa membutuhkan dana sekitar ratusan juta rupiah, besar kecilnya iklan ditentukan dari pemilihan jam tayang dan frekuensi munculnya iklan. Kenapa ya banyak yang pasang iklan di TV? Ya karena masih banyak orang yang menonton TV, dan memang masih banyak juga orang yang memperoleh informasi mengenai produk tersebut dari iklan TV. Tapi pernahkah kita perhatikan, bahwa iklan-iklan produk anak-anak, sering sekali muncul di hari minggu di saat banyak program TV anak pada beberapa stasiun TV swasta. Kalau saya tanya, kenapa mereka melakukan hal seperti itu? Jelas sekali, jawabannya adalah segmentasi dan target pasar.

Segmentasi merupakan sebuah upaya pembagian kelompok-kelompok berdasarkan karakter sehingga diperoleh sebuah kesimpulan yang menunjukkan bahwa segmen atau kelompok tersebutlah yang akan lebih banyak “diincar”, dibagian kelompok lainnya. Dalam kasus ini, ya iklan mainan anak-anak. Dengan menentukan faktor usia, jenis kelamin, kebiasaan, dll. Begitu pula dengan targeting, menentukan target konsumen yang ingin kita raih. Tujuannya apa? Agar gak ada wasting money.

Semuanya sudah diperhitungkan dan dipelajari dengan teori-teori yang mendukung. Lantas, apakah memasang iklan di TV itu wasting money atau tidak? Tergantung, karena memang sudah ada alokasi budget yang disalurkan untuk itu setiap bulan atau tahunnya. Tapi, bagi kita para pelaku bisnis UKM, usaha kecil milyaran, hehehe, mungkin akan lebih baik  lagi apabila budget pemasaran kita manfaatkan sebaik mungkin. Bagaimana caranya? Pasang iklan sesuai target! Menggunakan google ads!

Duh, saya jadi penasaran nih, adakah diantara Anda yang belum tau apa itu google ads? Atau yang sederhana dulu deh, adakah yang belum pernah sama sekali menggunakan google search engine? Sepertinya tidak ada ya. melihat perubahan habit manusia sekarang memang cukup unik, yang awalnya AIDA (awareness-interest-desire-action) sekarang berubah menjadi AISDA, dengan huruf S ditengahnya. Apakah S? Search! Kaget gak tuh? Biasa aja kali yak arena memang sudah menjadi habit, disadari ataupun tidak. Mau beli mobil, search dulu di google mana yang mesinnya bagus dan ramah lingkungan. Saking dunia sudah semakin tak terbatas, apapun bisa googling.

Sebagai pengusaha, tentunya harus pandai melihat peluang. Coba perhatikan, banyak target market kita yang kini go online, searching dari google. Nah, jangan salah, inilah waktu yang sebaiknya dimanfaatkan untuk memasang iklan di google!

Berdasarkan pada teori segmentasi dari targeting, jelas google ads akan sangat membantu iklan dalam beriklan. Kenapa? Simak poin-poin dibawah ini:

1. Pilih jenis iklan
Iklan di google, muncul di bagian atas, kanan, dan bawah, dipengaruhi oleh bidding dan relevansi dari iklan kita. Di google ads, kita bisa pilih jenis iklannya, bisa berupa adwords, display network, bahkan video. Pilih mana yang lebih dibutuhkan, semakin jeli, semakin tepat sasaran.

2. Segmented
Mau iklannya Cuma tayang di Indonesia? Bisa! Di 3 negara? Juga bisa. Lokasi Negara, bahasa, usia, bisa kamu tentukan. Benar-benar lebih segmented kan?

3. Atur iklan dengan mudah
Keyword alias kata kunci yang menjadi key penting dalam memasang iklan di Google. Karena, iklan dapat tayang jika ada yang mengetikkan keyword yang sudah kita atur, di mesin pencari nomor 1 ini. Dari situ, kita bisa analisa, mana keyword yang paling banyak di klik. Pengaruh kah? Banget!

4. Tentukan keyword sendiri
Cara menentukan keyword itu gampang-gampang-gampang sih, hehehe. Toh, udah ada keyword tools, bahkan ada google trends yang melihat trending dari sebuah kata kunci. Cara menggunakannya gimana? Miliki dulu akun dig mail, hehehe.

5. Beriklan sesuai budget
Ini nih yang kadang menjadi alasan ditunda-tundanya memasang iklan, karena budget yang luar biasa. Padahal sekarang, kita cukup bayar dari jumlah klik. Seru kan?
Inilah google ads, mau pasang iklan pun bisa sesuai dengan segmentasi dan target kita. So, tunggu apa lagi?

Masih bingung dengan peluang ini, coba ajah kunjungin http://kartelmediaonline.com/

Comments

merayu said…
Wah, ini artikel bisa jadi bahan pertimbangan saya buat ngajuin ke klien nih.

Sepertinya saat ini kita memang harus mulai "menekan biaya" dengan cara beriklan ditempat yang tepat. Termasuk ya si Mbah Google ini. Selain telah mempunyai paten sebagai online search engine di dunia, kita pun harus mulai mengikuti perkembangan teknologi.

Thx artikelnya :)
Anonymous said…
Wow... baru sadar saya kalau selma ini cari sesuatu di google ternyata saya di iklanin sama Google

Shinta Margaret
dira said…
kalo saya pahami tulisan ini, di era digital ini bisnis kita memang harus goes online dan mudah dicari oleh konsumen, salah satunya lewat google ads ini supaya bisnis kita bisa mudah ditemukan konsumen (targeted), thanks sharringnya membuka wawasan untuk yang mau placement google ads.
ranirano said…
emang deh Google udah semakin meroket aja. Google ads yang ditawarkan ini emang TOP, udah saya coba dan emang gak wasting money. Keyword aja bisa dikasih rekomendasi dari toolsnya. Mau placement banner di partner google juga keren, selalu dikasih rekomendasi. 2-3 tahun ke depan, akan ada produk apa lagi ya dari Google?

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…