Skip to main content

Kalah Sama Nenek-Nenek


Hari ini benar-benar menjadi hari yang luar biasa buat saya. 2 orang nenek-nenek berhasil memotivasi saya. Apa yang beliau-beliau lakukan pada saya? Ternyata cukup dengan kalimat yang saya tulis penggalannya sebagai judul diatas, “Kamu anak muda, jangan kalah sama nenek-nenek!”. Jleb,  bener-bener mengiris kalbu banget itu kalimat. Anda semua harus tahu apa yang terjadi hari ini, dan apa saja poin-poin penting yang saya terima hari ini. Inilah kisahnya :

2 orang nenek-nenek yang saya temui memiliki bisnis yang skalanya besar. Memproduksi bukan lagi satuan unit, tapi beratus-ratus unit. Tidak hanya satu macam bisnis, tapi dua bahkan lebih. Tidak banyak mengeluh, tapi terus mengucap syukur. Baiklah teman-teman, mungkin sudah kebayang apa yang akan saya share di artikel kali ini. Mari kita mulai!

1. Punya impian
Pertama kali mereka memperkenalkan diri. Dengan bangganya mereka bilang, “kami adalah orang yang selalu bermimpi, dan untuk mewujudkannya, kami harus beraksi”. Apakah kita anak muda masih memiliki semangat yang membara-bara seperti diawal kita mau buka bisnis? Beliau yang sudah 30 tahunan menggeluti bisnis, masih berani bermimpi dan masih semangat menggapai mimpi-mimpinya. Jadi, jangan terus-menerus mengeluhkan hal-hal yang sebenernya akan mendidik kita. Terus pahami, terus renungkan, dan mari meraih mimpi!

2. Jatuh bangun yang positif

Saat saya cerita semua masalah bisnis saya sama beliau, kalimat motivasi lainnya pun bermunculan, “gak apa-apa jatuh bangun, justru itu yang membuat kita kuat. Itu juga kalau kitanya mau berpikir positif, jadi mau terus untuk bangkit”. Iya bener juga sih yah, dalam menjalankan bisnis, pasti banyak cobaan yang datang menghadang kita, baik dari segi financial, kehilangan konsumen, atau hal-hal menyedihkan lainnya. Tapi, kalau kitanya sendiri gak kokoh dengan prinsip dan semangat kita diawal, mungkin udah gulung tikar aja bisnis kita. Padahal, bersama kesulitan ada kemudahan.

3. Jangan terus-menerus di zona nyaman
Biasanya kalau kita sudah bisa menikmati profit dari bisnis kita, ada sebagian yang ,”aaaah akhirnya menghasilkan juga, udah ah mau istirahat gak mau mikirin bisnis dulu, byeee bisnis”. O ow, jangan terlena dengan zona nyaman. Boleh-boleh saja memanjakan diri dengan bersantai dan melepas pikiran. Tapi setelah itu, ayo be creative, kembangkan lagi bisnis kita. Kalau sebelumnya sudah sukses di Bandung, saatnya merambah ke Jakarta, pulau Jawa, Indonesia, bahkan go international. WOW!!!

Teman-teman, artikel ini memang tidak membahas strategi bisnis, tapi tentang strategi diri sendiri agar bisa TOUGH saat menjalani bisnis. Ingatlah dengan apa yang kita kowarkan-kowarkan saat kita mau mulai berbisnis. Jangan menyerah, ayo maju bersama, dan ingat! Jangan kalah sama nenek-nenek!

Creasionbrand

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…