Skip to main content

3 Ide Video Youtube Untuk Bisnis

Beberapa minggu ini saya jadi rajin nongkrongin Star TV karena lagi ada Got To Dance UK session baru. Yang unik yang sempat dilontarkan oleh para juri di session kali ini adalah kemunculan bakat-bakat baru yang luar biasa pada anak-anak di bawah usia 17 tahun. Saat mereka ditanya dimana mereka belajar untuk ‘dance like a pro’ mereka cuma jawab 3 hal : Kamar Tidur, Kaca dan YouTube!

Di salah satu episode sempat ada beberapa menit sesi para juri membahas hal khusus tentang ini, bahwa di jaman mereka belajar dance, orang-orang ikut klub atau paling tidak ‘menari di jalanan’ untuk bisa meningkatkan kemampuan mereka, tapi jaman sekarang? Mereka belajar semuanya dari YouTube! And officially mereka menyebutnya dengan YouTube Generation!

Siang tadi saya baru saja selesai mengikuti conference pengusaha dari beberapa negara, sebagian besar dari Indonesia, Jepang dan Amerika. Salah satu pembicara menekankan tentang cara berkomunikasi saat ini di dunia pemasaran, yang salah satu media utamanya adalah internet. Seperti kita ketahui bahwa yang bisa merajai bisnis melalui media internet adalah mereka yang mampu untuk memproduksi content yang diminati. Dan kalau kita breakdown lagi, konten bisa terdiri dari text (paling umum sekali di internet), kemudian gambar (opsi kedua untuk berkomunikasi setelah text) dan yang terakhir adalah video (walaupun ada juga audio, namun video lebih populer di media internet).

Di pembahasan tersebut dikatakan bahwa gambar lebih efektif dari text, tapi video lebih efektif dari gambar! Alasan yang diungkapkan adalah karena pada dasarnya interaksi manusia meliputi berbagai aspek, seperti gerak tubuh, mimic, ekspresi (baik dari orang yang berbicara maupun kumpulan gambar2 bergerak), dll yang tidak mampu di deliver oleh media lain selain video. So… sudah siapkan Anda memproduksi konten video untuk bisnis Anda?

Ga ada ide mau bikin video apa. Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan untuk memproduksi video konten untuk bisnis kita, berikut adalah beberapa ide sederhana yang bisa dieksekusi :



1. Company Profile
Eits jangan bayangin yang serius2 yah.. coba cek seorang CEO menceritakan tentang profil bisnisnya dengan cara yang santai, unik dan lucu dari One Dollar Save Club (http://www.youtube.com/watch?v=ZUG9qYTJMsI). Video profile yang disajikan dengan cara lama cenderung membuat para penonton video bosan, mengingat di YouTube jutaan konten menarik siap menjadi pesaing Anda.

2. Demo Produk
Apabila produk Anda bisa didemokan, cobalah untuk membuat video demo produk Anda. Mau dari yang paling sederhana juga gpp daripada ga bikin sama sekali, tapi lebih efektif lagi apabila Anda kemas dengan lebih jenaka atau menarik atau bahkan mengundang pembicaraan. Seperti cara CEO produk blender Blentec ini mendemokan produk mereka (http://www.youtube.com/watch?v=rofgMueCOqo)



3. Testimoni
Meminta testimony dari konsumen Anda tidak susah lho.. merekapun (apalagi yang puas sekali dengan produk Anda) dengan senang hati akan melakukannya. Apabila konsumen Anda memang mudah untuk diraih, ditemui, buatkanlah beberapa seri atau seri rutin video testimoni mereka. Minimal mereka sendiri akan menontonnya dan mereka akan memberitahukan ke teman-teman mereka untuk menontonnya :) Apalagi kalau pas ada artis yang datang/membeli produk Anda, wah kesempatan! Jangan hanya melalui text atau foto, tapi juga ambil video untuk bisa Anda publikasikan melalui YouTube

Ga bisa bikin video bagus
Ya.. ini adalah salah satu kendala yang ditemui di Negara kita. Saya pernah bertemu dengan salah satu pemilik toko sepatu di Sydney yang memiliki serial video YouTube yang banyak, dan mereka memproduksinya sendiri. Di beberapa Negara lain kemampuan memproduksi video dengan baik sepertinya telah dikuasai oleh banyak orang, ya.. seperti kemampuan memfotolah kurang lebih. Apabila Anda memperdalam hal ini Anda juga akan menemukan berbagai tools yang mudah untuk digunakan pada saat melakukan editing video.

Tapi semudah-mudahnya tools digunakan, butuh minat tentunya. Jadi jika dari awal Anda sudah tidak minat sebaiknya serahkanlah pada professional. Untuk pembuatan video yang luar biasa bagus dengan teknologi tinggi mungkin makan biaya puluhan ratusan juta hingga miliaran. Tapi banyak juga yang masih bisa memberi harga sahabat :)

Tips lainnya dari saya adalah pelajari hal-hal mendasar tentang memproduksi konten video yang “lumayan”. Minimal video testimonial bisa koq diproduksi sendiri dan tetap dengan kualitas yang bagus.

Ujung-ujungnya USP
Sekeren-kerennya, semahal-mahalnya produksi video kita, ga akan bisa efektif kalo kita ga punya USP!

a. Unique Message
Jangan lupa untuk sampaikan pesan yang unik, yang akan membuat audiens Anda mau spare waktu nonton video Anda sampai selesai. Pesan bisa disampaikan dengan sangat baik sekali melalui video, bahkan jauh lebih baik dari sekedar teks atau gambar. Pastikan Anda telah mengkonsep nya dengan matang, supaya produksi video Anda bisa menyampaikan pesan yang merupakan diferensiasi bisnis Anda.

b. Strong Visual
Tarik perhatian audiens Anda melalui visualisasi yang menarik. Bisa pakai animasi, bisa kumpulan foto, bisa juga talent (orang). Jangan lupa untuk melakukan riset kecil-kecilan, untuk mencari tau karakter atau selera dari target market Anda. Tentu memproduksi video untuk target market anak-anak beda kan dengan video untuk target market pekerja kantoran. Temukan berbagai minat dan ketertarikan target market Anda untuk bisa dikembangkan dalam konsep video Anda.

c. Push to Action
Jangan lupa tujuan utama Anda memproduksi video content ini ya! Tentu saja untuk membuat mereka menghubungi Anda! Entah bergabung menjadi komunitas Anda, membeli produk atau minimal membicarakannya dengan teman-teman mereka. Jangan lupa pesan yang Anda sampaikan melalui video pun harus mendorong mereka melakukan sesuatu. Paling sederhana Anda arahkan pada landing page tertentu pada situs Anda, atau mendorong mereka menghubungi nomor tertentu.

So.. karena sudah semakin banyak orang-orang yang mengakses konten video, why not mulai memikirkannya sebagai alternatif mengkomunikasikan produk Anda! Jangan lupa bahwa penguasa bisnis masa depan adalah.. ya mereka-mereka ini.. para YouTube Generation :)

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Partner

Comments

Anonymous said…
Yap, apapun program promosi nya ujung2nya USP

Unique Message
Strong Visual
Push To Action

apalagi di jaman digital ini, helooo.... strong visual adalahs egalanya

Shinta Margaret
Instavic Inc said…
Bagus artikelnya. Nah kayanya mesti pakai Instavic tuh buat bikin videonya hehehe...

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…