Skip to main content

Wonder Girls Aja Pakai Batik


Baru beberapa waktu lalu Indonesia dikunjungi pasukan cantik dari Korea, SNSD, yang cukup menggemparkan penggemar musik Korea di Indonesia terutama para remajanya. Minggu lalu datang lagi girls band lain yang tidak kalah fenomenalnya untuk mengguncang panggung musik Indonesia yang menamakan diri mereka dengan nama Wonder Girls.

Yang menarik dari konser Girls band dari Korea kali ini adalah kelima gadis Korea yang tergabung dalam Wonder girls ini tampil dengan mengenakan kebaya khas Indonesia saat menyanyikan lagu 'Be My Baby'. SunYe memakai kebaya ungu, Yubin mengenakan kebaya merah, Lim dengan kebaya biru, Sohee dengan kebaya merah muda dan Yenny dengan kebaya hijau. (link : http://bit.ly/VrRrNZ) Nice !! mereka berusaha melakukan pendekatan lokal untuk semakin memperkuat ikatan emosional dari para penggemarnya di Indonesia.


Kombinasi yang komplit jika kita bicara dari sisi marketing. Content yang baik dilihat dari suara yang bagus yang menyanyikan lantunan lagu hits yang dikemas dengan penampilan penyanyinya yang masih muda dan sexi dengan balutan kain kebaya merupakan sajian yang tepat untuk menghipnotis masyarakat ndonesia dalam melihat performance panggung mereka.

Saya jadi teringat Nelson mandela, seorang Presiden Afrika Selatan yang sangat mencintai Batik Indonesia, sampai-sampai dia selalu mengenakan di banyak kunjungan Internasional salah satunya ketika bertemu dengan George Bush di Washinton DC tahun 2010. Lebih hebat lagi karena kegemaran presidennya menggenakan Batik Indonesia, alhasil batik Indonesia menjadi primadona  di negera Afrika Selatan saat itu sebagai barang trend dengan harga yang mahal.

Dari dua penggalan cerita di atas, ada sebuah nilai yang ingin coba saya sampaikan, yaitu salah satu yang membuat sebuah produk atau brand bisa diterima oleh masyarakat banyak bahkan menjadi primadona adalah cara pandang kita terhadap produk yang ingin kita populerkan. Itulah yang menjadi alasan, kenapa berbagai produk dan band korea begitu menggeliat menguasai pasar internasional, karena mulai dari masyarakat sampai komponen pemerintahnya bangga, yakin dan selalu mendukung pertumbuhan industri yang ada di negaranya. Selain itu juga alasan Batik Indonesia begitu booming di Afrika Selatan karena Presiden mereka menyatakan sangat suka dengan Bati Indonesia.

Oleh sebab itu, untuk menjadikan produk-produk Indonesia untuk dapat bersaing dan menjadi trend di dunia internasional, ada tiga hal yang harus kita pahami :

Pertama : Mind
Semua hal diawali dari apa yang ada dipikiran kita, Tidak ada seorang marketing sukses yang tidak yakin kalau produknya bisa dijual. Mereka pasti punya keyakinan walaupun produk yang dijual memiliki 1001 kekurangan, di pikiran mereka ada 1002 hal positif untuk membuat produk mereka akhirnya dibeli oleh konsumen. Sukses, gagal, pemenang atau pecundang yang akhirnya menjadi tittle seorang marketers, pertama kali pasti dimulai dari apa yang dia pikirkan.

Kedua : Heart
Pemikiran yang kuat  untuk menjadi sukses tidak cukup, karena harus dibekali dengan hati yang benar. Sehingga dalam prosesnya, pencapaian dilakukan dengan cara-cara yang sesuai dengan etika dan norma yang berlaku di masyarakat. ‘The way’ itu yang kemudian menjadi value yang terbangun dan merupakan pondasi yang mengokohkan pondasi brand kita sehingga tetap kuat menopang dalam jangka waktu yang panjang.

Ketiga : Action
Produk yang bagus, akan hanya menjadi sebuah produk tanpa nilai jika tidak dikelola secara profesional. Aktivitas Product Development, Branding, Communication, PR dan berbagai aktivitas bisnis lainnya yang dikelola secara sinergis dan berkelanjutan yang mengacu kepada needs, wants, expectation dari masyarakat merupakan keharusan yang wajib dibangun oleh sebuah Brand sehingga ia dapat dikenal, disukai, direkomendasikan dan akhirnya menjadi trend dunia.

Okay, sekarang banyak remaja Indonesia bergaya Korea, mungkin nanti bisa jadi remaja Korea banyak pakai batik dan kebaya. kita tunggu aja Suju Konser pakai batik dan peci haha.

creative sales insight

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…