Skip to main content

Kuis dan Engagement


Pernah gak ngeliat atau denger orang yang ngucapin kata-kata barusan? Pasti ada aja yang alasan follow akun twitter atau like di fanpage. Cuma atas dasar “mau ikut kuis”.  Makanya ga aneh ratusan kuis atau program berhadia bertebaran di social media mulai dari yang hadiahnya “kere” sampe yang “wah” seperti gadget dengan harga yang lumayan edan seperti Ipad, Samsung SIII dan sebagainya.

Dan anehnya, sepertinya banyak juga social media strategist atau pengolah sosmed bagi sebuah brand yang berpikir bahwa ini adalah faktor engage yang paling penting bagi sebuah brand “kita mesti buat kuiz berhadiah nih biar engage” begitu kira-kira yang sering saya dengar ketika membahas faktor engage di sosmed. Ga salah sih kalo itu jadi salah satu faktor, tapi kalo itu dijadikan “faktor utama” capek deh boo, banyak kali cara untuk membangun engage tanpa harus memberi “iming-iming” yang membuat kadang konsumen “terpaksa” engage dengan brand di social media.

Nah, kalo pada masih mikir apa aja. Mungkin ini bisa ngebantuin kamu sebagai orang yang ngelola social media buat lebih bisa engage ga cuma dari kuisnya doang.


1. Bikin konten yang konsisten.
Konten yang konsisten itu apa? Konten yang konsisten adalah yang emang bener-bener mencerminkan brand atau personal branding yang lagi kamu pegang. Konsisten di sini juga bisa dilihat dari penjadwalan konten yang teratur. Gak asal update doang. Contoh: Kalo kamu memegang sebuah akun brand sepatu cewek. Yang perlu dibahas adalah topik seputar sepatu, fashion kecantikan, kesehatan cewek, kepribadian.

2. Interaktif. Pasti doooong
Ini emang jadi senjata banget kalo kamu punya budget dikit tapi pengen eksis di social media. Setelah bikin konten yang ciamik dan konsisten. Jadi interaktif sama followers atau fans, atau bisa juga sama orang yang ngepost hal yang terkait dengan keyword kamu.
Pasti deh bakal lebih dikenal akun socmednya. Ibaratnya orang. Jadilah orang yang enak banget diajak ngobrol. Bahkan sampe curhat. :P

3. Tau banget konten yang jadi favorit 
Udah ngerasa konten yang dibuat pada keren? Jangan seneng dulu. Kita juga harus liat seberapa jauh konten kita disukai sama orang-orang yang baca. Apa aja yang jadi favorit mereka? Nah, setelah itu baru deh kita tahu yang mana yang bakalan sering kita “hidangkan” ke mereka. Contoh: Kalau orang lebih seneng fav twit atau like post fb kita soal sepatu. Yang musti kita kembangin adalah konten inovatif di bagian itu.

4. Cek ulang mindmap kamu
Bikin mindmap buat guide social media brand itu PENTING! Jadi kamu bisa tahu banyak soal konten apa aja yang bakalan kamu buat, terus keyword mana aja yang bakalan kamu nimbrungin. Mindmap juga bikin kamu gak kehabisan ide. Ada ide apapun, tulis. Kalau belum bisa dieksekusi kontennya. Hold aja dulu.

5. Buat survey kecil-kecilan
Ini sih sebagian dari yang namanya ngebangun diri jadi interaktif di social media. Bedanya ini buat kita biar lebih tau “Apa sih yang fans sama followers kita mau?”. Kasih pertanyaan yang emang menjurus ke keyword brand kita, cuma kita nanya dengan santai. Kayak lagi di kantin sama temen aja. Gak usah formal banget. Namanya juga social media.

Yang jelas, corong duit masuk harus lebih gede aja di socmed. Jangan corong duit buat keluar. Jadi tukang sepik memang bener-bener diperlukan kok buat socmed admin dan strategist.

creative sales

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…