Skip to main content

SpectrumPaint - Mural Branding


Car Free Day di Dago Bandung merupakan salah satu kegiatan yang sangat menarik bagi banyak orang khususnya yang tinggal di bandung, kapan lagi aman dari kendaraan bermotor, itulah salah satu pemikiran banyak orang tentunya di bandung. Nah kawasan Car Free Day yang setiap minggunya dipenuhi oleh orang-orang yang memang hanya sekedar olahraga ringan dengan berjalan kaki atau bersepeda, atau mungkin terdapat sebagian orang menganggap kawasan Car Free Day merupakan ladang bisnis untuk meraup untung, hingga aktifitas-aktifitas lainnya yang terkadang membuat saya amaze bahkan tertawa.

Nah ngobrolin aktifitas di Car Free Day, minggu lalu kebetulan tim activation saya mengadakan sebuah activity bertepatan dengan acara Car Free Day. Aktifitas tersebut merupakan sebuah brand activation mural yang diselenggarakan untuk sebuah merk cat “Spectrum”, nah ngomongin benang merah antara cat dan mural sudah pasti kita semua bisa menarik benang merah, namun melalui tulisan ini saya hanya ingin berbagi sedikit penialian saya mengenai point-point dari aktifitas mural yang diselenggarakan oleh Spectrum Paint tersebut.


1. Branding = Soft Selling
Point pertama yang harus diperhatikan adalah, dalam sebuah aktifitas branding akan lebih baik jika dikemas secara soft selling dibandingkan secara hard selling. Kenapa? karena jika langsung dikemas secara hard selling kemungkinan besar sebuah merk akan menghadapi barrier resistance dari benak konsumen yang kini semakin pintar.

Berbeda jika pendekatan yang dilakukan lebih soft selling, seperti konsep mural yang ditawarkan oleh Spectrum yang saya nilai lebih bisa diterima oleh pengunjung Car Free Day (target market) karena lebih menekankan pada faktor emotional experience. Memang terkadang beberapa merk salah satunya produk Fast Moving Consumer Good (FMCG) yang terkadang menggabungkan kedua hal tersebut untuk menghasilkan penjualan, namun untuk beberapa kategori produk salah satunya yang saya temui di Car Free Day ini mural merupakan aktifitas yang cukup positif sebagai media promosi dan branding.

2. Interaction With Costumer
Good Impact lainnya dari activity mural ini adalah adanya interaksi dengan pengunjung Car Free Day yang secara tidak langsung juga merupakan target market dari Spectrum. Interaksi ini ditunjukan dalam bentuk adanya partisipasi dari pengunjung di kawasan Car Free Day yang hanya sekedar melihat aktifitas mural yang dilakukan oleh Spectrum, atau hanya sekedar berfoto di media mural, bahkan hingga melibatkan diri dalam aktifitas mural yang diselenggarakan. Interaksi yang terjalin ini sudah pasti menjadi nilai positif bagi sebuah merk, karena sudah merangkul konsumen menjadi bagian dari sebuah activity yang dilakukan sebuah merk.

3. Emotional Experience Touch
Nah selain interaksi yang terbangun antara Spectrum dengan pengunjung Car Free Day, point penting lainnya adalah adanya emotional touch yang diberikan dalam hal ini adalah para pengunjung diajak untuk berpartisipasi dalam aktifitas mural, yang saya nilai secara tidak langsung memberikan nilai emotional experience kepada mereka khususnya momentum saat menggunakan cat Spectrum.

4. Grab Community
Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, dalam brand activation mural tersebut Spectrum menggandeng komunitas Preman Urban. Preman Urban yang memiliki arti Perkumpulan Seniman Urang Bandung ini terbentuk dari kesamaan hobi yang dimiliki (graffiti, mural, stencil, wheat paste, atau street art lainnya). Aktifitas grab community ini seringkali di lakukan oleh beberapa merk, tujuannya selain membangun enggagement dengan komunitas tersebut sudah pasti juga ditujukan untuk aktifitas branding.

Kenapa penting membangun enggagement dengan komunitas-komunitas yang khususnya memiliki kesamaan atau terdapat benang merah dengan produk kita? karena selain komunitas tersebut merupakan bagian dari kita, mereka juga bisa menjadi bagian dari penjualan secara tidak langsung dengan menjadi referal menjadi brand ambasador.

5. Connected To Social Media
Banyak pengunjung yang antusias dengan kegiatan mural yang diselenggarakan ini, banyak juga pengunjung yang berpartisipasi hanya sekedar berfoto di media mural yang disediakan. Nah kedua point tersebut juga dimanfaatkan dengan baik oleh Spectrum untuk aktifitas branding, dimana pengunjung yang berfoto di ajak berpartisipasi untuk share (berbagi) foto momentum mereka dengan media mural kepada jejaring Social Media (Facebook & Twitter) milik Spectrum, dengan demikian konsumen lain yang tidak berkesempatan hadir di kawasan Car Free Day untuk menyaksikan secara langsung aktifitas mural ini diberikan kesempatan untuk melihatnya melalui foto-foto yang sudah di share.

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…