Simon Says = Mother Says


Masih ingat dengan permainan simon says? Simons say adalah jenis permainan asal Inggris yang menguji tingkat konsentrasi kita. Terdiri dari 3 orang atau lebih dan ada 1 orang yang ditunjuk sebagai simon. Jika simon says lompat, maka yang lainnya harus melompat hingga simon memberika aba – aba yang baru. Hati – hati dengan aba – aba yang dikeluarkannya. Jika simon hanya mengucapkan duduk (tanpa ada kata simon say didepannya) maka anggota jangan duduk. Permainan yang mudah tapi membutuhkan konsentrasi terhadap apa yang dikatakan oleh ketua. Usut punya usut nama simon itu berasal dari Ibrani yang artinya adalah yang mendengar.

Berdasarkan dari permainan ini menunjukkan kepada kita bahwa betapa sosok seorang bernama simon itu selalu didengar dan ditaati perintahnya (tidak hanya dalam sebuah permainan tetapi terdapat kisah nabi di kitab agama).

Dalam kehidupan sehari – hari sosok simon kerap kali kita temui dirumah, yaitu ibu. Jika ibu sudah mengatakan A maka seluruh keluarga akan menjalankan A. walaupun dalam keluarga ada istilah Kepala Keluarga (Ayah) kenyataannya adalah yang mengurus segala keperluan rumah tangga itu adalah ibu. Mulai dari tata letak perabotan dirumah, pemilihan warna tembok, hingga keputusan untuk sudah waktunya membeli barang baru.

Nah, hal ini dijadikan alat bagi brand – brand yang peka untuk memasarkan produknya.

Kita ambil contoh agen 1000 sunlight. 
101% agen sunlight ini adalah ibu – ibu rumah tangga (target market) cmiww. Dari beberapa iklan yang ditayangkan juga adalah ibu – ibu yang mengajak tetangganya (yang ibu – ibu juga) untuk ikut bergabung menjadi agen 1000 sunlight. Berikut salah satu kisahnya betapa ibu ini gigih menjadi agen dan mencari orang yang mau ikut memakai produk sunlight http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=1869

Selain sunlight, ada produk provider yang model iklannya adalah ibu – ibu. Ibu ini berpesan agar selalu hemat dalam penggunaan air dan listrik, sedangkan si ibu seharian telepon terus. Masinh ingat?

Maish banyak lagi iklan yang memakai konsep yang sama. Dari produk bumbu masak, penyedap masakan, susu,  deterjen, pewangi, pembasmi serangga, obat-obatan, kecantikan, sampai dengan produk elektronik yang semua targetnya adalah ibu – ibu. Mengapa sasaran mereka ibu – ibu? Yah jawabannya adalah karena sosok ibu lah yang menentukan produk apa yang sekiranya baik untuk keperluan keluarganya.

Kekuatan dari the mother says  inilah yang digunakan oleh brand tertentu untuk meningkatkan penjualan mereka. Bahkan terkadang ada brand yang target marketnya bukan ibu – ibu tetapi memakai ibu – ibu ini sebagai tools dalam salesnya.

Sumber
(http://www.artikata.com/arti-167341-simon.html)
(http://carahackfacebook.com/database/simon-says-wikipedia-the-free-encyclopedia)
gambar: bluemantshirts.com I lunchboxreviews.com

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Push & Pull Marketing Via Online