8 Tips Melakukan Konversi (Jualan) di Website

"Saya punya toko sepatu pengunjungnya udah lumayan banyak setiap hari karena saya juga pasang google diplay network, iklan lewat buzzer, pasang iklan banner di media nasional dan juga setiap hari rutin kirim email ke database email yg saya miliki dan kalo dilihat dari Google Analytic juga lumayan views dan unique visitornya, tapi kenapa konversi (orang yang beli dikit sekali yah?)"

Pertanyaan ini sering sekali saya jumpai ketika bicara dgn pemilik toko online apapun bisnisnya, KONVERSI. Konversi Ini jadi tantangan terberat bagi setiap bisnis owner ataupun marketing manager khususnya yang berbegerak di bidang e commerce, dengan demikian banyaknya pesaing dan juga masih baru berkembangnya prilaku belanjang online di Indonesia.

Sesulit itukah? Kalo mau jujur saya harus jawab iya hehe, berdasarkan pengalaman saya membantu beberapa client di bidang online, tantangan melakukan konversi ini baru bagian akhir dari perjalanan untuk membuat orang membeli, istilahnya kalo main game ini baru level 1, nah konversi itu udah level raja yang dihadapi hehe.

Apa ajah level sebelum rajanya, banyak seperti mendevelop website yang bagus (easy friendly, easy to access, SEO friendly, mobile friendly), membangun infrastruktur jualan mulai dari ketersediaan produk, pengiriman dan lain, kemudian tantangan yang juga tidak kalah beratnya yaitu mendatangkan calon pembeli ke website/ traffic (Buy Leads) baru kemudian membuat calon pembeli tersebut membeli, membeli lebih banyak, membeli lebih sering dan juga mau merekomendasi siapapun untuk membeli di website kita (Buy Now, Buy More, Buy Often dan Buy Recommedation).

"Ah ribet bener jualan online yah" Yah basically sama ajah dengan jualan offline, kalo istilah orang bandung "kudu" ngerti heulah atuh caranya, kalo sudah ketemu rahasianya biasanya akan jadi lebih lancar. Coba yuk kita bahas 8 tips melakukan konversi (membuat leads/ calon konsumen yang sudah berkunjung ke website kita melakukan pembelian).

1. Limited Product Offer

Yah kita seolah-olah menjual produk yang Sangat Terbatas, kalo tidak beli sekarang, produk ini sudah tidak akan dijual lagi istilahnya. Hal ini akan mendorong leads/ calon konsumen untuk Action karena mungkin sekali merasa "rugi dan kapan lagi" bisa punya barang tersebut. Basically jika memang barangnya sangat terbatas akan lebih baik, tapi jikapun tidak bisa disiasati dengan term waktu misal "hanya tersedia 10 unit lagi dalam 6 bulan ke depan, jadilah yang pertama memilikinya".

Ok bagaimana setelah orang membeli limted offer item tersebut? Nah di sini lakukan taktik Cross Selling misal dengan menawarkan barang lain yang berhubungan dengan barang yg dibeli sebelumnya, misal limited offernya Baju Motif Macan, nah tawarkan juga Celana dan Tas Motif Macan (yah tentu harga normal) dengan begitu diharapkan konsumen membeli lebih banyak (Buy More).

2. Special Price
Special price juga seperti halnya limited product offer di mana kita mencoba melakukan konversi leads yang ada dengan memberikan penawaran harga special, jika pada limited product offer kita memberikan penawaran dengan cara meyakinkan konsumen bahwa produk tersebut terbatas "hanya beberapa item" di special price ini kita bisa melakukan pada produk apapun namun dengan harga yang special pada moment-moment tertentu saja, misal lagi ulang tahun website kita.

Special price juga bisa dilakukan dengan cara pembelian barang dalam jumlah tertentu, selain membuat leads membeli "konversi" taktik ini juga bisa meningkatkan omset kita berlipat-lipat karena pembelian oleh konsumen dilakukan dalam jumlah besar.

3. Permudah pembayaran
Banyak tidak orang yang tidak jadi beli gara-gara tidak bisa transfer? Buanyakk, misal pembayaran mengharuskan menggunakan paypal atau kartu kredit. Channel pembayaran sebaiknya diperbanyak untuk mempermudah pembelian, bahkan dibeberapa case khusus pembayaran bisa dilakukan pada meeting point, atau istilah yang sering kita dengar adalah COD (Cash on Delivery).

4. Cuci Gudang
Siasat ini juga bisa digunakan untuk melakukan konversi (loh kok siasat?) yah iya karena ini hanya "akal2an" ajah untuk membuat leads melakukan action(Push To Action). Program cuci gudang khan seolah-olah mengatakan "eh nih barang lagi murah, soalnya mau ngabisin stock" hehe. Yah tentu barengin dengan program Special Price akan lebih bijak, jangan harga dulu naikin kemudian seolah-olah buat program cuci gudang.

5. Banting Harga 
Nah kalo banting harga ini memang lebih ekstrim dari point 1 dan 2, di mana kita memang menjual beberapa item dengan harga jauh dari pasaran dengan harapan orang akan membeli barang lain selain barang yang di banting tersebut atau yah kalo tidak mau rugi kasih *tandan bintang, produk yang banting harga bisa dibeli dengan syarat Anda melakukan belanja dulu senilai Rp sekian.

6. Layanan Antar Gratis
Taktik ini juga bisa digunakan untuk membantu meningkatkan konversi penjualan, namun perlu dipertimbangkan baik-baik karena costnya bisa saja sangat besar kecuali Anda menjual dengan margin yang juga besar, tapi jika cabang anda ada di mana-mana atau bisa berkerjasama dengan supllier lokal hal ini mungkin sekali dilakukan misalnya yg dilakukan oleh MNC shop, karena memang jaringan groupnya besar mereka bisa menerapkan program seperti ini yah tentu dengan term and condition.

7. Trend Product
Konversi juga bisa dilakukan dengan menyediakan produk yang sedang trend, misal di tees.co.id ketika sedang heboh-hebohnya Film Man of Steel mereka mengeluarkan begitu banyak design yang berhubungan dengan superman, atau sekarang lagi demam minion, nah tees perbanyak design yang berhubungan karena memang konsumen di indonesia ini suka latah, lagi trend nya apa, butuh dan butuh bisa jadi ikut beli biar ikut trend hehe.

8. Voucher Belanja
Nah ini juga bisa dilakukan untuk mendorong terjadinya konversi, misal kita berikan voucher belanja senilai 50 ribu dan bisa digunakan untuk minimal belanja senilai 200 ribu. Dulu saya juga sempet nih, karena dapet voucher jadi deh belanja 2 buah baju di tees hehe. Voucher ini seperti "pembenaran" bagi konsumen untuk belanja hehe sehingga "sayang" kalo tidak digunakan dan sometimes hal ini jauh lebih efektif dari pada memberikan discount langsung.

Nah semoga 8 tips singkat di atas dapat membantu Anda dalam melakukan konversi pengunjung website kita, pastikan juga melakukan pengukuran secara rutin setiap program yang dijalankan, misal sederhananya lagi buat program Special Price, perhatikan berapa tingkat kunjungan saat itu dan berapa banyak terhadinya konversi dari program tersebut dan seterusnya. Semoga sukses. Salam Creative Sales

Baca Popular Post Lainnya

Tingkatkan Leads dan Sales Via Affiliate Marketing
Tingkatkan Penjualan dgn Speak-Speak Dewa (SSP)
Ayam dan telor akhirnya terjawab mana duluan
Brown & Cony: Is it love?

Creasionbrand I Creative Sales & Marketing Consultant

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Push & Pull Marketing Via Online