Skip to main content

5 Strategi Meningkatkan Penjualan di Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, bulan penuh berkah dan berlimpah pahala bagi umat muslim sudah tiba, sebuah bulan dimana para umat muslim berlomba-lomba beribadah mencari pahala yang dijanjikan dilipat gandakan di bulan suci ini. Nah itu jika ditinjau dari sisi religinya, lalu bagaimana jika ditinjau dari konteks perilaku konsumennya?

Menurut pendapat saya pribadi pada bulan suci Ramadhan ini perilaku konsumen mengalami kecenderungan berubah menjadi lebih konsumtif, kecenderungan bagi para konsumen untuk spending uang lebih banyak khususnya untuk produk-produk sejenis kebutuhan pokok (bahan baku makanan, makanan olahan, atau makanan siap konsumsi).

Kondisi seperti ini bagi para pebisnis atau marketers merupakan sebuah momentum bagi mereka untuk meraup untung melalui berbagai program promosi yang biasanya dilakukan dengan menambah nilai #value bagi para konsumennya. Bagi para pelaku bisnis yang mau meraup untung di momentum bulan suci Ramadhan? berikut ini mungkin beberapa contoh case upaya yang dilakukan oleh para pebisnis, yang bisa kita coba aplikasikan kedalam bisnis kita.


1.Tambah Jam Layanan
Hal paling sederhana yang bisa dilakukan para pelaku bisnis dalam rangka meningkatkan omset penjualan selama bulan suci Ramadhan adalah meningkatkan nilai #value bagi konsumen dengan menambah jam pelayanan. Hal ini salah satunya sudah dilakukan oleh beberapa gerai supermarket yang menambah jam layanan dua sampai tiga jam kedepan, yang artinya biasanya mereka tutup pada jam 22.00 selama bulan ramadhan ini siap melayani konsumen sampai jam 24.00. Dengan bertambahnya jam pelayanan maka seperti yang saya bilang menjadi nilai #value solusi bagi konsumen yang di bulan suci Ramadhan ini membutuhkan kebutuhan pokok ekstra.

2.Mengeluarkan Produk Khusus Ramadhan
Momentum-momentum tertentu seperti salah satunya bulan suci Ramadhan merupakan momentum baik para pebisnis dalam meningkatkan omset penjualan, salah satunya jika ditinjau dari segi produk adalah mengeluarkan varian produk baru. Seperti yang sudah dilakukan oleh Sari Roti yang mengeluarkan produk varian baru roti tawar dengan topping kurma yang hanya dijual selama bulan suci Ramadhan. Menurut saya pribadi upaya ini juga bisa dijadikan sebagai momentum uji coba respon pasar mengenai produk baru yang kita keluarkan, nah misalkan produk Sari Roti varian roti tawar dengan topping kurma ini memiliki respon positif dari pasar, bukanlah hal yang tidak mungkin jika produk ini kedepannya pada akhirnya dijadikan produk reguler yang tidak hanya dijual selama bulan suci Ramadhan saja.

3.Paket Special Ramadhan
Saat saya berbelanja di sebuah supermarket banyak saya lihat beberapa produk khususnya kategori FMCG (fast moving consumer goods) yang berlomba-lomba meningkatkan omset penjualannya dengan menawarkan paket (bundle khusus) special Ramadhan. Salah satunya yang saya ingat adalah Keju Kraft dan salah satu produk kopi yang saya lupa namanya, keduanya mengeluarkan sebuah penawaran special melalui paket special Ramadhan. Seperti Kraft mengeluarkan produk keju kraft yang di bundle dengan tempat kue kering (toples), atau produk kopi yang saya sebutkan membudle produknya dengan tea / kofee set special Ramadhan. Intinya keduanya meningkatkan nilai #value bagi konsumennya dengan menyertakan toples atau tea /kofee set sebagai bonus jika membeli produk mereka.

4.Promo Special Ramadhan
Selama bulan suci Ramadhan ini para pebisnis harus promosi lebih gencar dari sebelumnya dikarenakan mereka harus bersaing dengan kompetitor yang juga tidak mau kalah bersaing meraup untung di momentum Ramadhan ini. Masih pada saat saya berbelanja di sebuah gerai supermarket saya melihat terdapat counter khusus produk minuman yang tidak luput menjadi buruan konsumen khususnya pada bulan suci Ramadhan ini, yang saya lihat adalah deretan beberapa produk sirup mulai dari brand market leader, sang kompetitor, hingga sebuah brand yang sama sekali saya tidak kenali sebelumnya. Apa yang terjadi? tentu saja mereka berlomba-lomba melakukan promosi demi untuk mendapatkan hati konsumen, salah satunya mulai dari penawaran harga special (special prices) selama bulan suci Ramadhan hingga penawaran pay one get two.

5.Cross Sell = Impuls Buying
Sempat melihat fenomena ini dilokasi yang sama yakni sebuah gerai supermarket,entah ini sebuah strategi yang dilakukan gerai tersebut atau strategi yang dilakukan oleh beberapa merk produk (join promo), saya melihat terdapat beberapa merk khususnya produk makanan & minuman yang melakukan Cross Sell & Impuls Buying bahkan dengan produk yang berbeda merk *(dengan catatan berbeda kategori dan bukan main kompetitor). 

Bisa dibilang sebuah aktifasi join promokah seperti yang saya sebutkan atau strategi sang gerai supermarket? terlepas dari pertanyaan tersebut saya melihat satu counter khusus dimana produk-produk sejenis kebutuhan pokok makanan & minuman tadi ditempatkan disatu tempat disertai sebuah penawaran promo. Kita sebut saja salah satu produk sirup yang saya bilang sebelumnya merupakan produk buruan konsumen di bulan suci Ramadhan ini ditempatkan dengan produk berbeda kategori seperti makanan ringan. 

Nah mengenai penawaran promosi yang saya maksud, terdapat penawaran khusus bagi konsumen misalkan mereka membeli produk sirup, jika mereka juga membeli makanan ringan merk tertentu yang didisplay berdekatan akan mendapatkan special price (misalkan : pay one for two), konsumen cukup membayar satu untuk mendapatkan sirup dan makanan ringan tersebut, dan strategi ini didukung oleh keberadaan pelayan supermarket yang lantang vocal menawarkan promo ini.

Sumber gambar: aimislam.com

Comments

saya sudah bikin paket spesial ramadhan..ada sih peminatnya,tapi masih sedikit..knp ya?

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…