Skip to main content

Tingkatkan Omset dengan Google Adword

"Berapa budget yang lo habisin buat mencari calon klien bro?" Sekali waktu seorang temen bertanya bagaimana cara saya mencari klien di bidang konsultasi marketing dan branding dan berapa besar budget yang harus dihabiskan untuk mendapatkan prospek client. Wah bukan rahasia dapur dong nih haha dalam hati saya, tapi okelah saya bisa sharing mengenai salah satu taktik bagaimana mendatangkan prospek client dengan biaya yang sangat minim namun punya kualitas leads yang sangat prospektif.

Dulu, saya cerita sedikit, beberapa tahun ke belakang cara mencari klien yang saya lakukan masih sangat konvensional yaitu dengan melakukan telemarketing, buat appointment kemudian meeting dan juga ditambah dengan cetak ribuah proposal untuk dikirim ke semua database yang sudah berhasil dikumpulkan oleh karyawan khusus bagian database. Bisa terbayang tidak berapa karyawan dan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem pemasaran seperti yang barusan saya utarakan.

Yuk coba kita hitung, 2 karyawaan telemarketing dengan gaji Rp. 2.5 juta (Gaji + Bonus) x 2 = 5 juta/ bulan yang artinya 70 juta per tahun (plus biaya THR). Cetak proposal 15 juta plus biaya pengiriman perbulan 1 juta artinya 5 juta + 12 juta = 17 pertahun, Biaya telepon kurang lebih 2.5 juta untuk follow up dan belom lagi biaya rekruitment setiap karyawan yang masuk dan keluar jadi total kurang lebih 1 tahun habis kurang lebih 120 juta plus biaya lain-lain. 

Sekarang, dengan prospek yang jauh lebih spesifik dan biaya yang hanya kurang 1 juta per bulan melalui Google Adword tim saya bisa menghasilkan pendapatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan traditional approach (kalo boleh saya bilang demikian) yang dulu biasa dilakukan, 1 juta berbanding 10 juta, luar biasa bukan? Sampai-sampai saat ini karena cukup banyak prospek yang melakukan kontak, project marketing dan branding yang dihandling sangat dibatasi dan selektif

Btw yang belom tahu soal google adword izinkan saya menjelaskan sedikit, jika kita mengetikan sebuah kata di google misal "Investasi Forex : lihat contoh di samping< nah akan keluar iklan (adword) seperti yang ada di samping kanan dan atas (blog kuning), nah iklan seperti ini dinamakan Adword dimana kita beriklan berdasarkan KEYWORD yang diketikan di google (keren yan bisa begitu), untuk lebih jelas googling ajah hehe.

Bali lagi, Yah Google Adword (salah satu rahasia pemasaran yang saya ungkap) saat ini menjelma menjadi salah satu media paling efektif dalam memasarkan jasa (tentu tergantung bisnisnya yah) maupun barang apalagi jika target market kita menggunakan media yang sama untuk mencari informasi mengenai produk kita. Coba yuk kita lihat beberapa manfaat menggunakan Google Adword untuk pemasaran kita

1. Jauh lebih hematlah

ga perlu panjang lebar ini sih saya jelaskan, dari ilustrasi hitungan di atas Anda pasti sudah sangat clear melihat bahwa biaya yang dikeluarkan jauh-jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan cara pemasaran yang konvensional. Bagaimana dengan hasilnya? Yah dari yang sudah saya jalankan hasilnyapun jauh lebih baik, tapi tentu tidak bisa digeneralisasi tergantung target market Anda tentunya.

Mereka yang cari karena butuh
Keunikan dari menggunakan Iklan Google Adword adalah target market kita mencoba mencari dan menemukan kita, asik banget khan? Kalo Anda menggunakan telemarketing, kirim proposal atau email itu artinya khan Anda mencoba MENEMUKAN klien Anda, sulit ga kira-kira kalo nyari orang dimana posisinya kita yang BUTUH? Jawab sendiri deh.

Nah Adword menawarkan hal yang terbalik di mana kita di cari-cari untuk dibuatkan appointment bertemu calon klien, pada posisi ini bisa dikatakan bahwa mereka sedang MEMBUTUHKAN jasa kita karena itu mereka googling, iya ga?

2. Jual Lebih Mahal
Nah ini nyambung point 2, kalo udah butuh bisa jual lebih mahal ga? atau setidaknya kita tidak perlu mengemis untuk mendapatkan project, dan kita bisa menge set nilai kita sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas yang kita miliki. Bayangkan jika Anda yang sales call, pertama pas ketemu blom tentu butuh, kalopun butuh biasanya bakal neken2 harga seolah-olah tidak butuh dan repotnya kita sebagai penjual jasa juga akan sulit menebak apakah yang bersangkutan membutuhkan kita atau tidak. Pada bagian ini akan muncul dilema "gua kasih mahal ntar ga jadi, gua kasih murah ntar gua yang rugi" kejadian ga pernah?

3. Tinggal tidur ajah
Telemarketing, canvash, via post ada jadwal kerjanya Bos, aklo google Adword tinggal tidur ajah, biarkan mesin yang kerja. Inilah mantapnya Adword, anytime, anywhere we are Adword akan terus bekerja menjaring market yang tepat untuk kita, ga pusing juga pake training-training dan buat SOP buat karyawan segala karena semua sudah dilakukan oleh Google Adword hehe.

Pada beberapa kesempatan, beberapa client bahkan melakukan panggilan telepon di hari sabtu dan minggu karena mungkin saat itu mereka baru ada waktu untuk mencari konsultan.

4. Ukuran yang jelas
Selain itu pengukuran yang ada juga sangat jelas sehingga kita bisa melakukan evaluasi secara berkala di beberapa item seprti keyword, website dan biaya yang kita keluarkan selama kita menggunakan Adword sampai bahkan sejauh mana dampaknya terhadap Omset yang kita hasilkan.

5. Bisa ngerjain yg lain
Terakhir jikapun memang kita punya budget yang cukup besar untuk kegiatan pemasaran, dengan menggunakan Adword kita bisa memiliki cukup budget untuk melakukan kegiatan yang lebih inovatif dan produkti dari sekedar telemarketing dan bagi-bagi proposal, serta focus team bisa diarahkan ke NILAI TAMBAH lain yang bisa membuat perusahaan kita akhirnya bisa lebih baik ke depannya misal, biasa menggunakan 100 juta per tahun, skrg dengan adword hanya total 20 juta, 80 juta misalnya bisa digunakan untuk memberikan training internal, mengadakan Workshop, Seminar yang bisa menjaring dan menghasilkan sales lebih baik baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Wah panjang juga hehe, nah demikian beberapa sharing ringal The Power of Google Adword, semoga bisa sedikit memberi inspirasi buat yang baru tau, kalo buat yg udah ngerti sih di lewatkan ajah hehe.

Brown & Cony: Is it love?
Kisah Sticker yg Membuat Mama Membeli Mesin Cuci
8 Tips Melakukan Konversi (Jualan) di Website
Tongkat Narsis, Bu Ani Ajah Ikut Eksis
Aceh, Uda Gembul dan Going Global

www.creasionbrand.co.id 

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…