Skip to main content

Bengkel Irit BBM .... Googling Ajah

Hari senin seperti biasanya memulai rutinitas kerja ke Jakarta untuk bertemu dengan beberapa klien, singkat cerita sepanjang perjalanan saya di jalan tol dari Bandung menuju Jakarta pandangan saya kembali terfokus pada sesuatu hal yang menurut saya menarik untuk dijadikan tulisan, adalah spanduk besar yang terpampang di salah satu jembatan penyebrangan yang dilalui oleh tol Cipularang arah ke Jakarta yang saya maksudkan (mohon maap saya tidak ingat KM-nya).

Pertanyaannya apa yang menarik dari sebuah spanduk? paling kontennya berisi informasi atau paling-paling promosi? nah buat yang ngejawab begitu mungkin kalian ada benarnya juga, karena spanduk yang saya lihat itu memang berisi konten informasi dan promosi secara tidak langsung, lalu apa yang berbeda? adalah bagaimana konten tersebut dikemas dengan copywriting singkat namun berhasil menarik perhatian orang dan push to act karena penasaran.

Oke biar nggak nambah bingung iklan yang saya maksud adalah “Bengkel Irit BBM”, jadi yang menarik perhatian saya saat itu adalah sebuah spanduk panjang dan besar berwarna putih yang dipasang di 2 jembatan penyebrangan yang sudah pasti dilalui oleh kendaraan yang hendak ke Jakarta dari Bandung melalui tol Cipularang, dan menariknya dalam spanduk tersebut hanya ada 2 konten yang saya ingat, pertama adalah logo Google, dan kedua adalah Copywriting “Bengke Irit BBM” yang sudah saya sebutkan tadi.

Nah karena sudah saya bilang tadi saya penasaran makanya saat itu juga saya ambil tablet saya dan buka google, lalu menuliskan keyword “Bengkel Irit BBM”, dan tebak apa yang muncul di jajaran 3 teratas google berdasarkan pencarian Keyword tersebut? yup, adalah Provis Auto Sport sebuah bengkel yang melayani berbagai pelayanan salah satunya ya spesialisasi irit BBM untuk kendaraan. Terbayar sudah rasa penasaran saya, dengan demikian melalui tulisan kali ini saya ingin share mengenai kreativitas yang dilakukan oleh Provis dalam hal promotion untuk generate leads, mengkolaborasi metode konvensional dengan digital, langsung saja monggon dibaca gan.

1. Memaksimalkan Pencarian Google

Digital media saat ini memang menjadi sebuah keharusan bagi pelaku bisnis untuk dimaksimalkan, entah itu develop website, online store, social media, google placement, forum, email marketing atau apapu ini namun intinya adalah Digital media memberikan peluang yang sangat besar dan bisnis kita akan jauh tertinggal jika tidak ikut memaksimalkannya.

Contohnya adalah yang dilakukan Provis Auto Sport, mungkin sadar akan besarnya pengaruh media digital dan teknologi dalam pola konsumsi konsumen khususnya dalam mencari informasi yang kemungkinan besar adalah “googling” pake si mbah google, maka nggak heran kalo bengkel yang satu ini mau memaksimalkan mesin pencarian Google untuk keyword keyword tertentu.

Nah mungkin karena differensiasi (kompetensi yang ingin ditonjolkan) Provis Auto Sport merupakan spesialisasi setting kendaraan supaya lebih irit BBM, maka keyword yang dipilih untuk dimaksimalkan yang “Bengkel Irit BBM”, saya mungkin kurang memahami bagaimana teknisnya mereka berhasil memaksimalkan keyword tersebut namun intinya secara search engine optimizer (SEO) website mereka berhasil memuncaki pencarian keyword “Bengkel Irit BBM”, selain itu juga diikuti oleh 2 berita dari otoasia.com dan inilah.com.

Nah mungkin itu hanya salah satu keyword yang dipilih, realnya mungkin terdapat beberapa iklan google ads atau adword atau penggunaan keyword-keyword selain “Bengkel Irit BBM” yang digunakan oleh Provis Auto Sport untuk memunculkan halaman mereka dalam pencarian google.

2. Generate Lead Offline
Kalo google ads kan versi onlinenya yah, orang ketik kata kunci (keyword) maka iklan kita muncul deh di halaman pencarian google, nah mungkin kalo boleh saya menyebutkan apa yang dilakukan oleh Provis Auto Sport ini adalah google ads versi offlinenya, he4 kenapa? soalnya mereka mengkolaborasinya secara offline (promosi), dan dari situ berhasil generate traffic (lead), buktinya saya yang penasaran dan googling kata kunci tadi.

Nah mungkin ini bisa menjadi contoh bagi pelaku bisnis yang sudah placement google ads atau memakismalkan pencarian google, namun mengkolabirasikannya dengan offline media untuk generate leads.

3. Konten Copywriting
Point menarik dari promo offline yang dilakukan Provis Auto Sport dalam memperkenalkan keyord “Bengkel Irit BBM” adalah konten copywriting itu sendiri yang singkat namun berhasil menimbulkan penasaran bagi orang yang melihatnya dan push to act, dalam hal ini mencari kata kunci tersebut di mesin google, namun yang terpenting menrutu saya adalah copywriting “Bengkel Irit BBM” tadi sangat mudah diingat oleh orang yang melihatnya, mungkin suatu saat kalo butuh saya akan inget “Bengkel irit BBM” tiba-tiba pada saat lagi dijalan.

4. Promo Yang Terarah
Promo sih nggak asal promo, cuma bagaimana promosnya kontennya harus menarik (what to offer) yang mana sudah dijelaskan di point sebelumnya, nah sekarang how to offernya juga harus terarah dong untuk target market yang kita pilih, setuju? saya pribadi menilai promo yang dilakukan Provis Auto Sport ini sudah tepat karena menyasar segmen yang sesuai, dalam hal ini adalah pemilik mobil, nah konten promo “Bengke Irit BBM” tadi disampaikan melalui spanduk yang dipasang di jalan tol yang notabene dilalui oleh banyak pemilik mobil setiap harinya.

Tapi, yah dong kalo ga ada tapi justru ga seru, seberapa efektif ini bisa (push to action) target market untuk melakukan googling? Ini pertanyaan besar yang ada di kepala saya tentunya, karena salah satu sahabat saya beberapa waktu lalu juga bertanya hal yang sama “apaan sih tuh iklan”, tapi sampai sekarang tidak pernah terbesit untuk melakukan googling, jangan tanya mengapa saya melakukan googling, Yes because I am marketer, hal2 seperti itu menarik perhatian saya, tapi real target market? Yah biarlah ini jadi misteri juga buat kita haha.

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Partner

Rekomendasi Buat di Baca

Jangkrik Rambo
8 Tips Melakukan Konversi (Jualan) di Website
5 Tips Copywriting yang Pasti di Baca
Calon Gubernur Gaul
Buy-ology, Eyang Subur dan Ritual Marketing

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…