Jangkrik Rambo


Alkisah ada penjual jangkrik yang sedang menjual jangkrik-jangkriknya , kebetulan di tempat tersebut ada 30 penjual jangkrik lainnya, nah singkat kata si penjual berpikir keras bagaimana agar pembeli memutuskan untuk membeli jangkrik darinya akhirnya dia berpikir bagaimana bila saya berikan barang jualan saya dengan nama Jangkrik Rambo (ceritanya udah puluhan tahun lalu nih di mana pada saat itu Rambo sedang tenar-tenarnya) hehe.

Mulailah si penjual di pasar tersebut berteriak-teriak "jangkrik rambo, jangkrik rambo" di ulangnya terus teriakan tersebut di pasar dan juga dibuat tulisan besar "jual Jangkrik Rambo". Tidak lama benar saja, para pembeli jangkrik yang datang ke pasar tersebut mengerubungi lapak si penjual jangkrik rambo tersebut, mengapa? yah simpel karena penasaran memang apa sih Jangkrik Rambo itu. Bahkan bapak-bapak yang membawa anaknya juga selalu memilih penjual tersebut karena bisa ngomong "ayo nak bapak beliin Jangkrik Rambo".

Singkat cerita, penjual "Jangkrik Rambo" tersebut akhirnya menuai sukses karena sejak dia memberi nama barang jualannya "Jangkrik Rambo" omongan pun tersebar di mana-mana, orang menjadi penasaran dengan Jangkrik Rambo nya dan bisa ditebak pada akhirnya orang membeli Jangkrik di Jangkrik Rambo tersebut. Diliputi rasa penasaran, seorang pebisnis bertanya "Bang, emang bedanya apa jangkrik Rambo dengan dengan jangkrik lainnya?" dan jawaban si penjual Jangkrik Rambo lah yang membuat di Syok, "ga ada pak, sama ajah Jangkriknya, cuma yang berbeda kalo beli di saya Bapak Beli Jangkrik Rambo, kalo yang di lain yang jangkrik biasa hehe".


Kisah di atas memang fiktif karangan saya sendiri hehe, tapi berapa banyak orang yang membeli atau memutuskan membeli karena sebuah nama? Buanyaakkkk saya rasa. Karena itulah Brand Name bisa menjadi faktor penting dalam taktik pemasaran untuk membangun differensiasi brand terhadap kompetitor dan akhirnya menjadi "alasan" konsumen untuk memilih brand kita.

Nah pada sharing kali ini saya ingin berbagi 3 taktik yang bisa menjadikan brand kita berbeda dengan brand lainnya, coba yuk kita diskusikan secara singkat (lihat konteksnya yah, implementasinya tentu berbeda setiap industri):

1. Product Tactic
Product tactic ini terdiri dari banyak dimensi seperti varian, brand name, technology, feature dan sebagainya. Contoh Jangkrik rambo di atas merupakan product tactic dengan elemen Brand Name yang pada akhirnya membuat di penjual jangkri menjadi pilihan konsumen.

Atau seperti yang sering saya bawakan di seminar, ketika Anda bertemu dengan 2 buah tempat cuci mobil katakanlah yang persis bersebelan satu dengan brand Nama Dago Car Wash satu lagi dengan Sexy Car Wash, yang mana yang kira-kira Anda akan pilih (anggap Anda belom pernah datang ke dua-duanya dan tidak pernah dengar juga kedua brand tersebut?), jujur ajalah kalo pria normal kaya di otak pengen pilih yang Sexy padahal blom tentu juga ada wanita Sexy di dalamnya.

2. Price Tactic
Price Tactic ini terdiri dari dimensi-dimensi seperti Cash, Kredit dsb. Dulu pas masih kuliah, saya selalu pergi sebuah warung di dekat kos untuk makan pagi, siang maupun sore, tahu kenapa? karena bisa ngutang (kredit) hehe, tau sendiri dompet mahasiswa haha. Taktik bisa "ngutang" ini membuat warung tersebut menjadi pilihan banyak mahasiswa di daerah tersebut di bandingkan yang harus bayar cash.

Atau pernah kejadian masuk ke sebuah cafe terus tanya "bisa credit card?" terus di jawab tidak bisa dan seketika itu juga Anda "cabut" bersama pacar Anda dari cafe tersebut? (lah wong mau ngutang kok ga ada fasilitasnya haha).

3. Promotion Tactic
Nah bedahkan yah antara promotion tactic dengan promotion medium. Contoh twitter, facebook itu medium bukan taktik, promotion taktik itu contohnya "Bayar Separo Uang Separo Doa --- A.K.A mau bilang discount 50 persen), "Gratis belanja 100% di kedatangan ke dua --- A.K.A juga mau bilang discount 50 persen), jelaskan? kita sering sekali mencampur adukan dua hal ini padahal sangat berbeda.

Nah, gimana sharing singkat ini, siap menciptakan Jangkrik Rambo Anda sendiri?

Creative Sales

picture source: theactionelite.com

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Push & Pull Marketing Via Online