Skip to main content

Permen Dulux


Eh ada yang mau ga ya beli cat gratis permen? Koq ga ada korelasinya ya? Mmmhhh.. mungkin ini kalo di Indonesia nih ga ada korelasinya.. tapi kalo di Negara lain bisa jadi efek banget!

Beberapa hari saya mengunjungi saudara di luar negeri, tepatnya du Sydney, Australia, saya banyak menemukan berbagai program Creative Sales yang menarik dan inspiratif, dan jangan khawatir saya akan bagikan dengan Anda supaya kita semakin berhasil dalam menciptakan penjualan! Salah satu yang menarik adalah yang sedang berlangsung dari brand cat Dulux ini! Saya pertama kali melihat program kreatif ini di televisi. Berikut saya muat iklan TVC yang mereka tayangkan tersebut :

Programnya sangat unik! Yaitu apabila membeli cat khusus dari Dulux akan mendapatkan hadiah permen Jelly Bean! Unik karena buat saya yang orang Indonesia, program ini bikin ketawa! Karena kalo dijalankan di Indonesia.. mmhh… mana ada yang mau beli cat cuma karena dapat permen!, blom lagi kritikus-kritikus kesehatan akan bermunculan yang mengatakan campaign ini tidak baik untuk anak kecil (permen gitu loh).


Tapi ternyata beda Negara beda pola hidup masyarakatnya, beda juga cara menarik mereka lho! Di Australia, peran anak-anak dalam keluarga cukup besar, ya salah satunya dalam menentukan pembelian cat! Lho masa iya? Berikut adalah 2 hal yang saya amati yang dapat mendukung keberhasilan program ini :

1.Children are family’s influencer
Anak-anak memberi masukan kepada orang tua mereka terhadap pembelian berbagai produk. Hal ini juga terjadi di Indonesia. Mungkin masih ingat dengan iklan salah satu mobil yang mengedepankan edukasi “VVTI” dengan jalan cerita si anak yang merekomendasikan produk kepada ayahnya? Malahan produk yang direkomendasikan lebih keren lagi dari pada cat, yaitu mobil!

Jadi kita sebagai marketer boleh nih memikirkan kira-kira program atau pesan komunikasi apa yang bisa melibatkan anak-anak sehingga menjadikan mereka sebagai para influencers di dalam keluarga.

Di iklan televisi program Jelly Bean dan Dulux ini, terlihat jelas bahwa si anak yang ikut berbelanja cat, merekomendasikan cat Dulux kepada ayahnya dengan menyebutkan berbagai keunggulan dari cat Dulux tersebut (pesan edukasi tersampaikan), walaupun sebenarnya dalam hati si anak, yang dia inginkan adalah sekaleng besar Jelly Bean warna-warni!

2.Habit berbelanja bahan bangunan sendiri
Berbeda dengan di Indonesia, di Australia, atau sebagian besar Negara Barat di mana harga SDM cukup tinggi, sebagian besar keluarga mengerjakan berbagai pembenahan rumah sendiri, termasuk dalam hal ini melakukan pengecatan. Jika di Indonesia sebagian besar keputusan pembelian cat seringkali diserahkan kepada pihak kedua, seperti arsitek, kontraktor, tukang cat, mandor atau bahkan sopir yang diminta pergi beli cat, di Australia semua dilakukan sendiri oleh si pemilik rumah.

Berbagai lokasi pembelian cat juga berbeda dengan toko-toko bahan bangunan yang panas, kotor dan tidak menarik. Di Australia toko-toko bahan bangunan hadir seperti sebuah supermarket besar dengan tatanan interior yang menarik, nyaman dan sejuk. Sehingga kegiatan berbelanja bahan bangunan seringkali menjadi salah satu agenda acara keluarga. Anak-anakpun ikut menemani orang tua mereka bahkan untuk memberikan saran, seperti memilih warna dan bahan yang akan digunakan.

Peluang inilah yang dipelajari dengan baik oleh Dulux sehingga menciptakan program beli cat gratis permen Jelly Bean ini! Mengingat Jelly Bean adalah salah satu brand permen yang sangat popular di kalangan anak-anak di Australia.

Yang lebih menarik lagi, ternyata program ini tidak hanya berhenti sampai di “gratis permen” tapi juga disertai dengan “trigger” yang sulit untuk ditolak oleh para orang tua sendiri yaitu “Undian berhadiah”! Ya betul sekali! Di antara butiran permen-permen Jelly Bean yang dijadikan hadiah tersebut ada beberapa butir Jelly Bean emas yang bisa ditukarkan dengan hadiah uang tunai 200AUD atau senilai Rp. 2.000.000,-

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita pelajari dari program unik cat Dulux ini :

1. Pelajari kebiasaan berbelanja target market
Setiap produk memiliki karakteristik kebiasaan pembelian yang berbeda-beda. Kita tidak bisa samakan program untuk suatu produk dengan produk lain sama percis, namun harus tetap memperhatikan kebiasaan berbelanja target market terhadap produk kita. Contoh dari program Dulux ini adalah insight dari kebiasaan belanja cat keluarga dengan mengajak anak-anak mereka memilih produk yang akan dibeli.

2. Gunakan strategi berlapis!
Contohnya saja di program Dulux ini, tidak hanya menarik bagi si anak yang dapat memancing orang tua untuk mempertimbangkan Dulux, tapi juga mendorong para decision maker tersebut untuk tidak perlu berpikir 2 kali. Mengikuti keinginan anak bisa jadi tidak selalu dilakukan, tapi saat ada pilihan yang bisa “menyenangkan anak” tapi juga membawa keuntungan atau peluang menang hadiah untuk si orang tua, wahhh pasti akan sulit untuk tidak membeli cat tersebut!

3. Make something Talkable
Beli cat dapat permen adalah sesuatu yang unik dan jarang ada dimana-mana, seringkali produk cat memberi hadiah langsung berbagai barang yang berhubungan dengan aktivitas pengecatan seperti roll cat, ember cat, atau maksimal merchandise standar seperti payung atau kaos. Permen adalah produk yang jauh korelasinya dengan cat, tapi dalam hal ini sangat memberi pengaruh besar dalam keputusan pembelian. Terlebih adalah karena “nga nyambung” nya ini, bisa jadi sesuatu yang talkable, salah satunya adalah saya yang jadi membicarakannya dengan Anda

4. Tidak pernah ketinggalan USP!
Jangan lupakan rumusan USP yang selalu melekat dalam program Creative Sales ya! Yaitu Unique Message, Strong Visual dan Push to Action! Pesan yang unik dari beli cat dapat permen adalah sesuatu yang membuat orang tersenyum atau bertanya-tanya, pesan unik juga terdapat dalam strategi mencari “permen emas” senilai 200 AUD di dalam kaleng permen.

Dari berbagai komunikasi yang disampaikan baik dari iklan TVC maupun web, terlihat visual yang menarik yaitu sebuah kaleng cat berisi permen! Visualisasi ini otomatis membuat orang langsung membayangkan wow betapa banyaknya permen tersebut! Dan yang terakhir, program ini tidak hanya membuat orang tersenyum atau membicarakan, tapi saat berada di dalam toko bahan bangunan dan mempertimbangkan memilih brand apa yang akan mereka beli, sudah pasti mereka akan mempertimbangkan Dulux, dan rengekan anak-anak mereka akan sangat membantu mereka mengambil keputusan :D

Creative Sales 

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…