Kopi Slank, Semantap Bandnya


Belanja ke Supermarket menjadi salah satu kegiatan favorit saya sebagai seorang pemasar, mengapa yang sederhana selain cuci mata “marketing” banyak inspirasi yang bisa saya dapatkan ketika sedang pergi berbelanja.

Sebagai contoh, pertarungan para fmcg biasanya di titik-titik distribusi, so di supermarket, hyper market, atau minimarket, bahkan warung kadangan jadi titik lokasi yang utama untuk mereka untuk melancarkan serangan-serangan, baik yg sifatnya impulse pasif (pop, display, packaging, dll) sampai dengan yang sifatnya persuasif aktif (harga heran, harga khusus, trade promo, penempatan spg, bundling, dll), ini khan ladang banget nih buat cuci mata “marketing” dan juga ladang mencari inspirasi bagi kita para pemasar.

Nah kebetulan minggu lalu sampil cuci mata “marketing" saya memang ada keperluan untuk membeli Kopi di supermarket, karena saya penyuka kopi, so.... agenda wajib belanja kopi emang selalu jadi rutinitas penting klo lagi belanja bulanan di supermarket, tapi kali ini ada sebuah brand kopi yg menarik perhatian saya.


Jika hampir semua kemasan kopi menampilkan gambar secangkir kopi yg berasap sebagai gambar utama di kemasannya, sedikit berbeda dengan kopi ber merek “Slank” ini, dengan menampilkan logo band Slank yg mendominasi kemasan, si cangkir kopi tetap ada, tapi dengan cangkir animasi. Secara warna kemasan juga tidak terlalu menarik, agak “tertimbun” dengan warna warni kemasan kopi yang lain. Selidik punya selidik ternyata memang kopi Slank ini memang “dipasarkan” oleh Kaka and the gank, yap, band yang tenar di Indonesia ini sekarang bukan cuma jualan musik, tapi sekarang sudah merambah “jualan” kopi juga. Kenapa Kopi Slank? Nah ini yang menarik yang coba akan kita bahas ringan kali ini.

1.Pangsa Pasar
Gathering atau sekedar ketemuan dan ngobrol-ngobrol tanpa ngupi engga lengkap rasanya. Aktifitas ngopi sekarang sudah menjadi rutinitas sebagian besar masyarakat Indonesia. Malah kadangan aktifitas prospecting atau presentasi mengenai produk juga dibarengin dengan aktifitas ngopi. So, ngopi udah banyak banget dilakukan bukan hanya orang kantoran dan orang2 tua aja, tapi juga dilakukan sampai dengan warung – warung kopi pinggir jalan.
Dengan behaviour seperti ini, tidak salah memang pasar kopi sepertinya cukup menggiurkan bagi banyak pebisnis, lihat saja dalam beberapa bulan kita di bombardir oleh Top Coffee dengan bintang iklannya artis-artis terkenal semacam Iwan Fals dan Nikita Willy.

2.Sesuai dengan karakteristik target market
Nongkrong, musik dan kopi, 3 hal ini juga seringkali dekat hubungannya, target market yang digarap tentu saja para penikmat kopi di Indonesia, karena dijual dengan harga seceng (1.000 rupiah), maka Slank memang memasarkan produk nya mulai dari warung-warung kopi, bahkan Kaka (sang punggawa band Slank) engga sungkan ikutan mempromosikan kopi milik nya ini ke warung-warung klontongan pinggir jalan. Bukan cuma itu, kopi ini juga di promosikan lewat berbagai media informasi yang sudah dimiliki oleh Slank, baik itu website, twitter dan facebook nya, dan bisa diterima dengan baik oleh para slankers.

3.Manfaatkan community
Inisiator kopi yang punya tagline “Langsung Melek Bikin Hapy” ini cukup cerdik memanfaatkan gelombang komunitas nya Slankers, dengan jumlah Slankers yang cukup banyak, dan juga kegiatan grup band Slank yg padat, maka promosi untuk kopi ini cukup mudah, mengingat jumlah para Slankers di Indonesia. Bahkan dalam beberapa kegiatan grup band ini, kopi Slank ini juga selalu di ikutsertakan, baik sebagai minuman wajib, maupun dalam bentuk disumbangkan. Bahkan kalau kita kunjungi official website nya Slank, disana tercantum dimana saja bisa mendapatkan produk kopi mereka, dan juga untuk slankers yang berminat untuk menjadi distributor atau agen, bisa langsung menghubungi kontak person yang ditunjuk.

4.Kolaborasi dengan ahli kopi
Ga ada yang meragukan kemampuan Kaka and the gank untuk menciptakan dan menyanyikan lagu, tapi soal pembuat kopi?? Nanti dulu... mungkin kita sebagai orang awam pun akan meragukannya. Tapi yang dilakukan oleh Slank bukan mempelajari membuat kopi, tapi menggandeng PT. Gizindo Pangan Sejati, sebuah produsen dan distributor makanan dan minuman yang tentu saja sudah cukup dipercaya untuk membuat produk makanan dan minuman di Indonesia. Cerdik!! And nice job Slank!!

Sumber gambar dan informasi:
http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/slank-susul-iwan-fals-produksi-kopi-aea262.html
http://slank.com/promo/76-kopi-slank

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Push & Pull Marketing Via Online