Skip to main content

Syahrini .... I Feel Freeee

Artis yang paling punya influence tinggi di social media siapa coba? Wkwk ini sih kalo nanyanya akhir-akhir ini mudah sekali menjawabnya, tidak lain dan tidak bukan adalah Syharini. Coba saya bayangkan dalam 2 bulan ini ajah, setidaknya ada dua peristiwa "heboh" yang melibatkan Syharini sebagai pemeran utamanya yaitu ketika yang bersangkutan mengucapkan "I feel free" dan kemudian terlentang di rumput ketika berada di Roma Italia dan kedua ketika menggunakan Jilbab seperti rumah orang eskimo. Sebagai informasi keduanya kalo tidak salah di upload oleh Syharini di Instagramnya.

Puluhan meme "bisa cek di google" bertebaran berkaitan dengan "i feel Free" yang dilakukan oleh Syharini dengan pose terlentang, sampe di meme jadi sate dan bahkan masuk ke rana Yunani kuno Sparta "This is Sparta". Saya pribadi sampe geleng-geleng kepala melihat betapa "kreatifnya" netizen Indonesia ini dan betapa cintanya mereka dengan Syharini sampe niat repot-repot mengedit gambar dan menyebar luaskannya di rana online.

Tapi by the way bukan 2 bulan ke belakang ini ajah sih brand Syharini ini menjadi brand yang sangat kuat impact viralnya di sosmed khususnya, coba kita lihat-lihat lagi kebelakang seperti kalimat "Sesuatunyya" yang bahkan jadi bahasa sehari-hari yang sering digunakan oleh masyarakat, kalimat "Alhamdullilahnya" yang juga sering digunakan atau "cetar membahana" dan kalimat atau bentuk kreatif lainnya yang sering kali menjadi heboh karena Syharini.

Sebegitu kuatnya kha Brand Syharini sampai sebuah posting di Instagram ajah bisa menjadi viral impact yang luar biasa di social media? Nah ini yang sangat membuat saya penasaran sebagai seorang marketer, kok bisa yah. Kalo saya jawab menurut subjektivitas saya mungkin kurang afdol kali ini karena ini saya coba riset kebeberapa teman di path dengan sebuah pertanyaan "Kasih dong 3 alasan kenapa Syharini sering sekali dijadikan meme di sosmed?". COba saya rangkum yang jawaban kurang lebih dari 20 orang teman di path.

1. Orginal Personal Branding

Nah ini bisa dikatakan setuju saya dengan pendapat seperti ini, secara personal branding apa yang dibangun Syharini ini cukup original ato bisa dikatakan yang pertama dengan personal branding seperti itu, ga tau deh kalo artis jaman dulu. Dikala banyak artis personal brandingnya lebih sering terkait dengan berita gosip, seputar sinetron, kawin cerai  dan sebagainya, Syharini muncul sebagai personal brand yang "gitu deh" wkwk, saya tidak bisa mendeskripsikannya tapi kalo begitu yah Syharini, Unik, Original dan Impactfull.

Coba ingat-ingat lagi positioning artis yang Anda ingat saat ini? Hampir semua seragam yah gitu-gitu ajah, kalo mereka bicara yah impactnya biasa ajah sih kecuali mereka bikin kasus atau gossip baru deh jadi makanan media, tapi di sosmed? blom tentu ada yang cukup peduli untuk menyebarluaskan, tapi kalo Syharini yang ngomong, aneh dikit ajah plus image yang mendukung seperti "I Feel Free" DUARRR rame deh langsung di sosmed.

2. Funny/ Entertaining
Yah ini jadi salah satu alasan yang paling kuat yaitu Syharini punya content yang funny/ entertaining entah disengaja atau tidak tentunya "sebagai seorang marketer saya rasa sih semua ini disengaja". Tapi perlu dicatat, sebetulnya pada context viral yang terjadi di sosmed maupun media traditional sebetulnya kalo diperhatikan Syharini hanya mengirim "umpan/ tools" bahkan topicnya pun sekalipun saya perhatikan tidak jadi bagian yang disediakan, coba lihat di case "I Feel Free" dengan photo terletangnya, ini khan sebuah tools "alat" yang disediakan untuk "penggiat" kemudian menciptakan berbagai Topic yang kemudian menjadi viral di media.

Hebat? Hebat sekali kalo menurut pandangan saya sih sebuah personal brand mampu menciptakan "jualan" bahkan tanpa pernah meminta konsumen untuk membeli dan menyebarluakan brandnya hanya dengan "umpan/ tools" tanpa iming-iming biaya atau permintaan untuk membali produknya.

Yah kalo berkaca dari ini, kembali seperti yang sudah sering dibahas bahwa "lucu" adalah marketing tools yang sangat efektif bagi sebuah brand dan perlu menjadi pertimbangan untuk kita pemengang brand menggunakan "lucu ini" diberbagai media komunikasi kita karena sudah terbukti punya impact viral yang dahsyat.

3. Keterlibatan Netizen
Nah ini tidak bisa dipungkiri merupakan senjata utama Syharini dalam membangun personal brandingnya dan hebatnya sebagian besar netizen ini "berkeja" untuk membangun personal Branding Syharini tanpa dibayar termasuk saya ini karena sangkin kuatnya personal branding yang dimiliki oleh Syharini.

Kekuatan Netizen kalo kita perhatikan memang memegang peranan sangat besar di jama  di mana social media sudah menjadi kehidupan baru bagi banyak orang di Indonesia, coba sekali-sekali Anda hitung, berapa banyak gambar, artikel, berita yang Anda path or repath? yang Anda Retweet atau Tweet? Yang anda Post atau Share di facebook? Saya pribadi yang tidak terlalu hiper aktif di media path, twitter dan facebook kalo dihitung-hitung setidaknya me repath 3-5 gambar, Share 1-3 tulisan di facebook dan Nge Tweet atau Retweet 1-3 gambar/ artikel dan lainnya, kebayangga yang punya banyak waktu sampe bisa buat meme? wkwk.

Pelajaran penting dari personal branding Syharini ini berkaitan dengan Netizen tentu tidak lain dan tidak bukan adalah jika ingint membangun brand di Sosial Media maka libatkan Netizen atau Anda akan sibuk mengeluarkan biaya secara kontinue dengan kemungkinan bicara dengan diri sendiri pada akhirnya, dengan kata lain tidak punya impact terhadap brand Anda.

4. Strong team behind
Nah ini yang saya masih belom dapat infonya, tapi feeling saya sebagai seorang marketer seharusnya semua yang dilakukan Syharini ini merupakan pekerjaan team bukan spontanitas karena kadang to good to be true semua ini spontan dan memberikan impact yang besar terhadap personal brand Syharini.

Nah kalo iya, Good Job, harus diacungin jempol nih team, mereka mampu menciptakan content dan context dengan memaksimalkan Syharini sebagai personal brandingnya atau sebaliknya hehe.

Baca juga Popular Post:

Brown & Cony: Is it love?
Pempek WAR
Ayam dan telor akhirnya terjawab mana duluan
Galau Market, Aku Tanpamu Butiran Debu
7 Bisnis Sampingan Dashyat Lewat Twitter

Creasionbrand I Creative Sales & Brand Consultant

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…