Skip to main content

Bisnis, Pacaran dan Social Media Part 2

Sesuai janji, minggu ini akan ada terusan dari artikel Bisnis, Pacaran dan Social Media Part 1. Buat teman-teman yang belum baca, bisa baca di sini.

Mereview sedikit dari sebelumnya, bahwa dalam mempraktekan berbagai langkah bisnis melalui Social Media, banyak prinsip-prinsip “pacaran” atau “PDKT” yang bisa kita jalankan lho.. tentu saja kita sebagai orang yang sedang mengejar calon pacar kita yaitu para target market yang ingin kita ubah statusnya jadi “pacar” (baca : konsumen).

Baca lanjutan dari tips-tips menjalankan PDKT berikut ini :

4. Ciptakan komunikasi yang lancar
Pernah donk merasakan gimana suatu hubungan kalau komunikasi tidak lancar, jangankan dengan pacar atau target PDKT tapi dengan teman, orang tua atau saudarapun kalau komunikasi tidak lancar atau diam-diaman pasti hubungan jadi ga sehat. Tentu sama dengan kehadiran Anda di Social Media. Apabila brand/bisnis Anda sudah berani masuk ke Social Media, penting bagi Anda untuk memperhatikan intensitas komunikasi Anda. Jangan sampai Anda tidak pernah berkicau atau “mendiamkan” followers Anda.

Lebih penting lagi untuk dapat menciptakan komunikasi 2 arah, apabila ada pertanyaan harus di jawab, jangan sampai mereka merasa hanya menjadi objek eksploitasi Anda saja. Jika ada promo Anda baru heboh dan gembar-gembor, tapi begitu ditanya.. singgggg….. taka da jawaban sedikitpun.. wahh ini adalah contoh kegagalan memanfaatkan Social Media.


Prinsipnya, komunikasi sangat penting dalam suatu hubungan, tak terkecuali hubungan Anda dengan konsumen. Hanya dengan komunikasi Anda bisa memastikan konsumen Anda terus mengingat Anda. Bahasa yang ada dalam komunikasi pun menjadi kunci untuk mengarahkan pada hasil tertentu (Do Action). Jadi pastikan bahasa komunikasi Anda mengandung USP (Unique Message, Strong Visual dan Push to Action!)

5. Sering-sering melontarkan perhatian!
Sama seperti calon pacar Anda yang senang mendapat perhatian, tentu followers dan fans Anda pun senang dipuji. Kenali satu-per-satu atau beberapa followers/fans Anda yang aktif dan jalinlah komunikasi yang personal. Sempatkan diri untuk mengucapkan terima kasih atau beberapa pesan yang personalized. Saat sedang di-PDKT-in Anda juga senang kan kalo mendapat pesan khusus selamat pagi, atau ucapan terima kasih dan tentu pujian!

6. Siapkan surprise! Atau berikan hadiah!
Nga cowok nga cewek pasti suka mendapat hadiah. Hadiah adalah suatu ungkapan perasaan atau rasa terima kasih. Tidak ada salahnya lho Anda membagi-bagi hadiah melalui Social Media Anda. Hadiah tidak selalu harus mewah dan mahal, Anda bisa sekedar memberikan produk Anda yang dikemas dengan special.

Cara memberikan hadiah melalui Social Media bisa melalui dua cara, pertama Anda jadikan sebagai hadiah program/kuis tertentu, dengan begitu bisa menarik interaksi dengan para followers/fans, bahkan jika Anda bisa mengemas kuis agar para followers dan fans menarik teman-teman mereka menjadi followers dan fans Anda bahkan bisa menghasilkan impression yang lebih luas, dengan nilai hadiah yang sama.

Cara kedua adalah dengan memberikan hadiah sebagai ungkapan terima kasih dan pencipta engagement  dengan followers/fans Anda. Anda bisa memilih orang-orang yang menjadi influencer utama Social Media Anda saat ini (influencer adalah orang yang paling banyak melakukan interaksi dengan Anda, seperti jika di Twitter rajin meRT Anda, rajin menjawab, dll). Anda bisa secara manual memperhatikan atau bisa melihat melalui tools Klout. Anda bisa melihat siapa saja mereka yang aktif di channel Social Media Anda. Siapkan hadiah “surprise” untuk mereka, dan mereka akan merasa senang serta berkesan dan tercipta engagement yang dalam antara mereka dengan brand Anda. Dan tentu efek lainnya adalah mereka membicarakan tentang Anda.

7. Komitmen!
Wah poin ini sengaja saya letakkan paling akhir nih.. dan dengan tanda seru. Karena ini adalah suatu syarat yang sangat penting, baik dalam hubungan pacaran Anda maupun cara kita mengelola komunitas kita melalui Social Media.

Komitmen terwujud dalam banyak hal, salah satunya adalah komitmen kehadiran Anda. Saat Anda sudah yakin ingin mengejar atau menarget seorang cewek/cowok, Anda berkomitmen untuk tidak mundur sampai mendapatkan mereka. Segala cara Anda lakukan agar bisa mengambil hati mereka, dan saya rasa hanya mereka yang berkomitmen tinggilah yang pada akhirnya bisa mendapatkan hasilnya. Komitment tersebut tentu bukan terealisasi tanpa pengorbanan, biasanya kalo lagi PDKT, mau hujan badai juga di hajarrrrr… cuma supaya bisa malming sama doi.. jiaahhh

Nah sama juga dengan cara Anda mengelola komunitas Anda di Social Media. Jika Anda tidak memiliki komitmen, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Komitmen terwujud dalam cara Anda menetapkan program Social Media sebagai bagian dari program marketing dan branding secara keseluruhan, terintegrasi dengan strategi bisnis Anda. Komitmen terwujud dalam bagaimana Anda mempersiapkan SDM /tim yang kompeten untuk mengelola Social Media Anda, dan tentu komitmen terwujud dalam keinginan Anda untuk terus mempelajari bagaimana cara menjalin interaksi dan engagement dengan komunitas Social Media Anda.

Jika Anda perhatikan banyak juga lho bisnis/brand yang belum sepenuhnya komitmen, mis. Brand besar yang sudah terkenal namun akun Twitter nya masih bergambar telur di avatarnya. Atau akun Facebook dari brand yang jika ditanya tidak pernah menjawab. Nah beberapa contoh tersebut adalah mereka yang setengah-setengah PDKT sama calon pacarnya, jika di awal-awal saja sudah ga perhatian wahhh jangan harap bisa dapat kata “iya” saat melancarkan tembakan nanti.

Okayyy siap melancarkan serangan PDKT dan perhatian? Semoga 7 jurus tersebut bisa membantu Anda menebar cinta melalui Social Media.. Yuk.. buat target market Anda jatuh cinta dan siappp menerima Anda sebagai pacarrr!!!!

Comments

Mochammad I H said…
Nice! Saya hampir lupa kalo perumpamaannya kayak PDKT x)
saya baru nimbrung yang kedua, tapi menarik sekali, setuju bangat bahwa untuk socmed harus sama seperti pacaran. soft deh pokoknya

salam
Provokator internet Marketing

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet disko…

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Di usaha kuliner yang saya jalankan, ada periode tertentu yang boleh dibilang “masa panen” bisnis makanan. Ya, Lebaran Idul Fitri, itulah momen emas untuk pemilik bisnis kuliner.  Saat itu, omzet penjualan bisa meningkat 4 kali lipat dan itu merata di semua warung atau rumah makan di daerah saya. Bisa dibilang, tidak ada rumah makan yang sepi ketika itu.

Tapi, “masa panen” tidak berlangsung lama, hanya bertahan sekitar 2 pekan saja. Setelah melewati waktunya, kehidupan bisnis pun kembali berjalan normal. Pemilik usaha lagi-lagi harus memutar otak bagaimana mempertahankan laju bisnis mereka. Dan fenomena ini juga berlaku di bisnis selain kuliner, khususnya bisnis yang bergerak di bidang eceran (retail), seperti toko fashion dan sejenisnya. Atau Anda juga merasakan hal yang sama berlaku di bisnis yang Anda jalankan?

Untuk meningkatkan penjualan di waktu “sepi”, pemilik bisnis harus berpikir secara cermat. Cara yang biasa, seperti diskon misalnya, kadang bukan pilihan terbaik di saat bisn…

Push & Pull Marketing Via Online

Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode pus…