Building Corporate Brand


Dalam membangun sebuah brand, banyak faktor yang harus diperhatikan, dan tentu saja tidak mudah melainkan membutuhkan proses yang melibatkan berbagai elemen termasuk di dalamnya faktor waktu. Membangun brand sama halnya seperti mendidik seorang anak, Brand sebagai orang tua, dan masyarakat sebagai anaknya. Sebagai orang tua, Brand harus sabar dan menanamkan nilai-nilai yang dianggapnya penting bagi anak-anak mereka. Dan tentu saja, bertumbuhnya pola pikir anak akan sangat dipengaruhi oleh hal-hal yang ditanamkan oleh orang tua (timbulnya persepsi).

Membangun Brand dipengaruhi juga faktor seberapa luasnya posisi sebuah Brand. Menurut beberapa pakar, brand dapat dikategorikan menjadi 3 hal : Product Brand, Service Brand dan Corporate Brand. Product Brand adalah yang selama ini paling sering kita ketahui dan kita lihat iklannya, mis. Pepsodent, Sunsilk, Lux, dll. Sedangkan Corporate Brand dari Product-Product Brand tersebut adalah Unilever. Ada pula yang disebut dengan Service Brand, yang produknya berupa jasa, seperti Singapore Airlines, FedEx, dll.

Product Brand dan Service Brand seperti nya sudah sangat akrab dengan keseharian, dikarenakan banyaknya kasus yang sering dikupas. Dalam pembahasan berikut akan lebih digali mengenai hal-hal yang dapat menjadi supporting elements yang juga menjadi syarat utama pembangunan Corporate Brand. Adapun andil supporting elements tersebut adalah membangun suatu positioning yang sangat kuat berkaitan dengan Corporate Brand.




Ke-5 supporting elements tersebut adalah :

Corporate Soul&Vision
Seperti kita tahu, Visi sebuah perusahaan adalah inti dari semua pengembangan yang dilakukan. Visi sebagai jiwa (soul) yang menggerakkan seluruh perusahaan. Visi perusahaan ini harus terdeliver dengan baik dan terkandung dalam positioning yang terpersepsi di benak masyarakat

Infrastructure
Kredibilitas suatu perusahaan sangat ditentukan oleh kesempurnaan infrastruktur yang dimiliki. Kesempurnaan infrstruktur membangun persepsi tersendiri bagi masyarakat, dan kepercayaan diri konsumen, bahwa mereke memilih corporate yang tepat dan terpercaya.

Service
Konsumen tidak pernah lepas dari keinginannya untuk dilayani sebaik mungkin. Kenyamanan konsumen dan persepsi kenyamanan dalam masyarakat diwujudkan melalui tingkat service yang diberikan. Apakah sebatas service biasa atau mencapai experential service, yang dapat membuat konsumen berkesan, memasukkan brand dalam hidup mereka, dan yang terpenting adalah menjadikan nya WOM ke kelompok masyarakat lainnya. Seunggul apapun produk anda, untuk membuat nya lebih bernilai dan unggul dari kompetitor adalah faktor service yang dipersembahkan untuk konsumen dengan tingkat customazation yang tinggi.

Product Quality
Kualitas produk adalah cerminan kredibilitas corporate. Ke depannya tren sebuah produk adalah solution. Produk yang akan dicari adalah produk dengan tingkat fungsional dan kualitas yang menjadi solusi bagi mereka.

CSR
Corporate Social Responsibility atau yang biasa kita kenal dengan CSR awalnya hanya menjadi sarana untuk kegiatan sosial bagi sebuah perusahaan. Tapi dikarenakan CSR sudah menjadi suatu tren, maka kredibilitas suatu corporate juga dinilai dari segi tanggung jawabnya terhadap masyarakat secara luas.

Contoh kasus yang masih hangat untuk dibahas adalah perayaan 13 tahun Telkomsel. Simbol kupu-kupu di tahun ke-13 ini menjadi sangat senada dengan pertumbuhan corporate Telkomsel di tengah masyarakat, di mana tahap metamorfosa yang dialami Telkomsel sudah pada tahap kedewasaan dan siap untuk menebarkan keindahannya. Corporate review yang ditayangkan di stasiun-stasiun TV menjadi salah satu media komunikasi pertumbuhan Brand Telkomsel, dan dapat anda nilai, di dalamnya terdapat ke-5 elemen tersebut, di mulai dengan Corporate Soul&Vision Telkomsel yang bertujuan membantu Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan bidang telekomunikasi di Indonesia.

Dilanjutkan dengan penjelasan peluasan distribusi pemancar utama di berbagai pelosok negeri sebagai simbol kredibiltas perusahaan melalui jaringan infrastruktur yang sempurna. Dari segi service dan produk, dari setiap brand produk yang dimiliki (Simpati, Halo, As, dll) mengeluarkan tarif baru untuk mendukung pemerintah dalam menurunkan tarif komunikasi di Indonesia.

Dan tentu saja yang terakhir adalah berbagai program CSR disebar di seluruh kelompok masyarakat, dari mulai beasiswa di bidang pendidikan, pembiayaan wirausaha hingga peran sertanya dalam pelestarian lingkungan. Telkomsel menjadi satu contoh Corporate Brand yang telah tumbuh dan memiliki positioning yang positif dan kuat di benak masyarakat.

Comments

Popular posts from this blog

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!

Push & Pull Marketing Via Online