Ngomong-ngomong tentang internet zaman sekarang bukan lagi ngomongin mirc, email, dan milis, yang rasanya ngga bisa lepas dari saat kita kenalan dengan internet di waktu lalu. Sekarang, semua kebutuhan kita ada di dunia online, tempat di mana orang melakukannya secara digital. Ngga perlu lagi kita repot cari alamat, karena sudah ada Google Maps; Atau mau tau tips makan sehat tanpa harus datang ke tempat praktik dokter gizi? Search aja di Google (Googling) dan bahkan bisa mention @tanyagoogle bagi yang memiliki akun twitter.
Nah termasuk diantara kegunaan internet adalah sebagai salah satu media pemasaran. Jadi ngga heranlah kalau kiblat pemasaran sekarang sudah mulai bergeser ke arah pemasaran online/ digital. Bisa sebagai supporting tools, bisa juga sebagai tools utama pemasaran suatu brand.
Jun 10, 2011
Jun 7, 2011
SOYJOY Healthylicious 2
Beberapa waktu kebelakang ini saya sibuk meneror temen-teman kantor saya dengan sebuah product yaitu Soyjoy. Hampir setiap hari “promosi” lisan hehe saya jalankan untuk memperkenalkan kebiasaan makanan/ camilan sehat ini hehe. Bahkan tidak jarang dengan menggunakan sedikit “power” semua teman-teman kantor saya kumpulkan untuk sedikit mendengarkan presentasi saya mengenai SOYJOY hehe lagi.
Loh kok bisa? Apa saya dibayar oleh SOYJOY untuk ini? Tentu saja tidak, selain jujur karena manfaatnya memang baik untuk diri sendiri dan sejak dulu saya memang menyukainya, hal ini karena saya mengikuti kompetisi SOYJOY Healthylicious yang diadakan oleh SOYJOY untuk tahun ini, lumayan hitung-hitung tambah teman dan kalo sedikit beruntung bisa jalan-jalan ke Jepang (-:
Gulaku from Commodity to Brand
Di artikel kali ini spesial ada iklan sebuah produk gula, yaitu Gulaku! Dan entah Anda juga seperti saya tidak, yang setuju bahwa iklan gula ini memang begitu menyenangkan dan jadi membuat saya jatuh cinta pada brand Gulaku
Video tersebut menjadi pembuka karena pada artikel ini akan membahas mengenai bagaimana cara para brand keluar dari jenuhnya persaingan produk komoditas. Ya, seperti kita ketahui bahwa gula memang adalah bagian dari komoditas, begitu juga seperti minyak, beras, telur dan berbagai barang lainnya yang seringkali terjebak dengan persaingan harga.

Cara paling mudah mempelajari suatu strategi yang digunakan, mari kita memperhatikan satu per satu para brand yang sukses membangun brand value mereka di industri komoditi, paling tidak membuat kelompok target market yang rela membayar lebih mahal untuk membeli produk mereka, karena alasan brand
Brand dan Karya Seni
Seni adalah sesuatu hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita. Bahkan tidak sedikit dari kita yang begitu mengagumi , ikut terinspirasi dan terpengaruh oleh sebuah karya seni., bisa dari music, film, pertunjukkan,seni lukis, bahkan sebuah novel. Karya seni bias menjadi begitu inspiratif dan memberikan “feeling” dan sensasi tertentu ketika kita menikmatinya. Tidak jarang, sebuah karya seni adalah hasil dari sebuah konsep yang matang dan ide luar biasa dari si seniman yang menciptakan karyanya. Karya seni pun bahkan mengandung cerita dan pemikiran-pemikiran tersendiri sampai-sampai bisa mempengaruhi banyak orang baik secara lansung maupun tidak. Dan hal inilah yang dimanfaatkan dari banyak bisnis yang ingin menyampaikan pesan, idea tau konsep tertentu ke dalam sebuah brand. Beberapa karya seni menjadi hal yang bisa merepresentasikan atau mewakili pesan. Ide atau konsep yang ingin diusung oleh sebuah brand.
Online Multichannel Strategy yang Rendah Biaya.
Akhir-akhir ini anak muda di Indonesia sedang “diterpa gelombang” K-Pop atau Korean Pop. Melalui music, film dan fashion Korea yang sedang trend ini, banyak sekali anak muda yang ingin bergaya seperti para artis Korea. Ternyata tren inilah yang dimanfaatkan oleh gayakorea.com dan kucing-garong.com, dalam memasarkan produk-produk fashionnya kepada laki-laki maupun perempuan yang ingin berpenampilan seperti para selebriti Korea yang sedang popular.
Uniknya, alamat dari GayaKorea.com itu saya dapatkan ketika sedang berada di sebuah warung makan di Ciumbuleuit, tempat saya biasa datang membeli nasi dan lauknya hehe.. Ya, poster GayaKorea.com itu secara tidak sengaja saya perhatikan dan jumlahnya ada 4 buah poster dalam warung makan tersebut. Belum lagi tiap ada poster GayaKorea.com disebelahnya pun terpampang poster Kucing-Garong .com . Setelah beberapa hari kemudian, saya pun melihat iklan ini bukan hanya di warung makan di Ciumbuleuit,tapi juga di kampus, di warnet, tembok-tembok bahkan gardu listrik.
May 31, 2011
Lady Gaga dan Personal Branding
Siapa tak kenal dengan Lady Gaga? Penyanyi eksentrik yang sejak kemunculannya di kancah music dunia, namanya sering disebut-sebut, lagu dan videonya muncul dimana-mana. Lady Gaga begitu popular , sampai-sampai Google mengundang Lady Gaga ke Google Campus di Mountain View California untuk diwawancara oleh Merrisa Meyer , salah satu orang paling berpengaruh di Google dalam acara Google Goes Gaga.
Google bukan tanpa alasan mengundang Lady Gaga ke kantornya dan mewawancarai Lady Gaga secara eksklusif. Google punya alasan tersendiri, yaitu karena Gaga memiliki brand yang luar biasa di internet. Statistiknya sangat mengesankan , bayangkan saja: brand “Lady Gaga” adalah brand paling dicari di mesin pencari Google. Kata “lady Gaga” juga merupakan salah satu pencarian dengan kenaikan tertinggi dan tercepat sepanjang tahun 2009 sampai dengan 2010. Video Lady Gaga sendiri yang berjudul “Bad Romance” telah memiliki lebih dari 360 juta views. Singlenya tersebut mencetak rekor sebagai single yang telah diunduh sebanyak lebih dari 20 juta kali.
‘Gebrakan Baru’ untuk Meningkatkan Penjualan
Kapan kira-kira terakhir kali Anda melaunch produk baru pada brand Anda, atau kapan kira-kira Anda memikirkan tentang produk baru yang ingin Anda launch pada brand Anda? Jika jawabannya nyaris tidak bisa Anda ingat, sepertinya Anda perlu berpikir ulang tentang cara me-manage brand Anda, terutama dalam hal strategi jenis produk yang Anda miliki. Memang, konsep ini tidak dapat diimplementasikan di seluruh jenis industri atau brand, namun jika Anda berhubungan lansung dengan end customer dan memiliki hubungan yang erat dengan trend dan lifetyle, saya dapat pastikan bahwa Anda pasti harus memikirkannya!
Supaya lebih mudah memahami konsep ini mari kita bicara beberapa brand besar yang melakukan launch jenis produk baru cukup sering. Sebut saja produk-produk dari Unilever. Berapa kali Anda merasa bahwa Sunsilk pada kemasan maupun iklannya selalu tercantum kata ‘New’? Atau Clear yang Anda bahkan tidak sadar, kapan ‘Old’nya tapi selalu mereka claim dengan ‘New’. Baik dari segi ramuan, keunggulan baru, atau apa saja, selalu mereka memiliki sesuatu yang baru yang mereka tawarkan kepada para konsumen.
May 29, 2011
106.3 Urban Radio & Latent Demand
JIka ditanya radio apa yang biasa gua buka, jujur dari dulu sampai sekarang sepertinya gua tidak bisa mengingat satu radiopun yang biasa sering gua buka (kalo buka radio sih banyak, cuma yang sering ga ada), mengapa? pertama jelas karena saya bukan penggemar/ pendengar radio, jika di dalam kendaraan saya lebih sudah memutar MP3 atau Ipod untuk mendengarkan musik. motivasi atau seminar. Jikapun terpaksa membuka radio, biasanya selalu mengganti-ganti channel agar selalu musik/ lagu yang muncul. Kedua, tidak ada radio yang betul-betul sesuai "keinginan" saya, yaitu menyajikan musik dengan sedikit mungkin atau tanpa diselingi canda tawa, garink-garinan, curhat dan what ever itu yang di sampaikan oleh pembawa acaranya sehingga untuk menunggu 1 lagu dengan lagu lainnya perlu jedah beberapa menit. (Yah memang segmennya ajah kali yah hehe, gua sih kalo denger radio pengennya lagu ajah, diselingin 1-2 iklan ok lah).
May 19, 2011
Briptu Norman dan Social Media
The Power of WOM dan Social Media, lagi-lagi seorang yang jauh diseberang pulau jawa sana mendadak menjadi terkenal melalui social media dan kemudian merembet menjadi perbicangan di berbagai media. Siapa yang 2-3 bulan lalu mengenal Briptu Norman, mungkin yah teman-teman dekat dan sejawatnya saja yang ada di Gorontalo, namun sekarang hampir setiap orang di sekeliling saya dan di banyak media membicarakan Briptu Norman dengan lipsing dan goyang indianya mengiringi lagu yang dibawakan oleh sharul Khan dan ditonton sudah lebih dari 1.8 juta orang.
Sudah beberapa hari ini setiap membuka TV dan social media ada saja yang membahas Briptu Norman ini, dan beberapa hari yang lalu bahkan si Briptu ini tampil di acara Bukan Empat Mata bersama Tukul Arwana, luar biasa bukan. Belum cukup kabarnya di Briptu ini ke Jakartapun karena akan menghadapi Kepala Polisi RI. Jangan-jangan nanti Briptu Norman ini akan tampil juga di komersial Ad sebuah produk hehe.
May 14, 2011
J2O – Indomie
Siapa yang tidak kenal dengan Brand Indomie? Jangan ngaku orang Indonesia dech klo ga kenal apa itu Indomie. Brand ini yang sudah sangat melekat di benak setiap orang Indonesia, lapar, instant ya Indomie hehe. Saat ini Indomie tidak hanya bisa berbangga di negeri sendiri.. Produk keluaran PT. Indofood Sukses Makmur ini telah didistribusikan ke 5 benua, termasuk Amerika dan Eropa dan dikonsumsi oleh sekitar 6 juta orang di seluruh dunia. (CMIIW)
Pada tahun 2009, salah satu kandidat calon presiden, berkampanye dengan jingle Indomie(yang pasti jingle nya orang sudah hapal semua), hanya saja diubah liriknya! Sangat Indonesia ya..Tapi tau ngga klo di Inggris sana ada grup rapper bernama J2O yang 3 hari lalu (terhitung mulai tanggal 8 Mei 2011) meng-upload videonya di YouTube dan ini menjadi pembicaraan dimana-mana. Bayangkan saja di hari pertamanya saja sudah ada sekitar 2500 views alias dilihat lebih dari 2500 kali dan di hari ini dimana video tersebut di-upload, views-nya sudah mencapai 120 ribuan
Pada tahun 2009, salah satu kandidat calon presiden, berkampanye dengan jingle Indomie(yang pasti jingle nya orang sudah hapal semua), hanya saja diubah liriknya! Sangat Indonesia ya..Tapi tau ngga klo di Inggris sana ada grup rapper bernama J2O yang 3 hari lalu (terhitung mulai tanggal 8 Mei 2011) meng-upload videonya di YouTube dan ini menjadi pembicaraan dimana-mana. Bayangkan saja di hari pertamanya saja sudah ada sekitar 2500 views alias dilihat lebih dari 2500 kali dan di hari ini dimana video tersebut di-upload, views-nya sudah mencapai 120 ribuan
Subscribe to:
Posts (Atom)








