Jan 1, 2018

Why?


Welcome 2018, akhirnya tahun baru telah tiba, bagi sebagian orang tahun baru kadang jadi tonggak, titik tinggal landas atau semangat baru untuk menjadikan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, membuat terobasan- terobosan baru atau bahkan target baru yang tentunya lebih besar atau lebih baik dari tahun sebelumnya. Tulisan kali ini mungkin akan sangat singkat namun semoga bisa mengisi sedikit semangat di tahun baru untuk kita semua.

Di salah satu video favorit saya, Simon Sinek, ada hal yang menarik untuk dijadikan titik awal "kembali" yg terkait dengan tujuan mengapa kita berbinis, mengapa konsumen harus membeli produk kita atau mengapa sebetulnya yg menjadi eksitensi bisnis kita saat ini. WHY? Ini menarik karena jika kita harus melakukan review, hal paling mendasar yang harus direview ada "Why", karena dari sinilah semua kemudian kita susun ulang atau kita lanjutkan untuk bisa dicapai "Why" tersebut.

Sebagai contoh as individual, as human, pernahkah kita bertanya dan selalu bertanya untuk apa sebetulnya yang kita lakukan selama ini? Bangun pagi, kerja, makan, bermain, berbagi atau apapun yang selama kita lakukan sesungguhnya untuk apa dan kenapa "why". Atau semua yg kita lakukan yah kita lakukan karena memang rutinnya seperti itu ajah? Kenapa kelak arahnya "will see"? Atau mungkin dalam hati yang paling dalam sebetulnya ada sebuah "reason" "why" mengapa kita melakukan hal tersebut?

Untuk apa saya menulis blog bertahun-tahun? Mencari ketenaran? mencari klien? mencari popularitas atau mencari amal jariah yang mungkin kelak bisa menjadi bekal saya di kehidupan berikutnya Insya Allah? Semua hal tentu terlintas dan tidak ada salahnya namun akhirnya "why" adalah alasan terbesar yang mendorong kita untuk terus berkarya dan hal inilah yang harus kita temukan untuk kemudian menjadi "titik awal" dan "titik akhir" dari semua yang kita jalankan.

Bagaimana dengan perusahaan? Bagaimana dengan bisnis kita? Yah tidak ada bedanya, "why" dalam bisnis yang kita bangun akan menjadi warna dalam menjalankan perusahaan kita dan menjadi "reason" pada akhirnya untuk bisa sukses atau tidak. "why" kita membangun sebuah bisnis? apapun bisnisnya, apakah kita punya "why" yang kuat? "why" yg menjadi alasan kita untuk terus kerja keras, berinovasi serta menjalankan bisnis dengan baik? "why" yang menjadi alasan konsumen untuk membeli produk kita? "why" yg membuat karyawan/ partnert kita sejalan dan mau berkerja keras bahu membangun "why" tersebut? atau "why" yg membuat bisnis kita adalah bisnis yang berkah dan semoga diridhoi Allah? What is your business "why".

Selamat tahun baru, semoga video di atas bisa memberi sedikit inspirasi untuk kita bisa menemukan "why" bagi business kita dan tentu "why" bagi kehidupan kita pribadi kelak.

rex.
(pecinta kopi indonesia yg biasa ngopi di Upnormal Coffee Roasters & Warunk Upnormal)

2 comments:

Admin said...

Wah, saya baru baca ini di awal tahun dimana saya baru saja membuka sebuah usaha yg mana saya mengikut bisnis modelnya upnormal. Saya baru saja membuka gerainya satu minggu yg lalu dan tulisan ini membuka mata saya untuk memikirkan why nya.

Dari videonya Simon Sinex, saya baru tau kalau Apple memang benar2 berbeda dan totally merubah cara pandang saya tentang uang ternyata bukan tujuan, tetapi why nya lah.

Terima Kasih mas REX, saya kagum dengan sharing-sharingnya yg luar biasanya, tidak bisa saya dapatkan dari pengusaha manapun karena memang berhubungan langsung dengan berjalannya usaha upnormal yg menjadi contoh pada usaha kami.

Saya ingin sekali mengikuti seminar, tetapi sangat mepet karna baru malam ini saya membuka blog ini. Tapi saya akan cari waktu next seminarnya agar bisa berkenalan dengan mas rex dkk, semoga akan terus ada setelah seminar yg ini. Amiinnn.

sugeng apriyanto said...

kerenn .. .