May 3, 2017

It’s Not About The Coffee, 5 Differentiation Approachs

"jadilah berbeda ato brand kita tidak akan bertahan hidup lebih lama". Yah dalam dunia bisnis, differensiasi adalah mantra penting yang betul-betul harus dipahami dan dimengerti serta dieksekusi dengan tepat oleh pemilik brand untuk bisa bertahan dan terus perkembang.

Nah masalahnya, dari pengalaman saya banyak menjadi speaker dan sharing, kebanyakan pebisnis khususnya UKM sering sekali tidak betul-betul mengerti sebetulnya apa itu Differensiasi, taunya hanya sekedar menjadi berbeda, menjadi unik, to be the one atau bahkan semua umat manusia dimuka bumi ini sampai bingung dengan apa yang dia jual kecuali dia dan Tuhan yang mengerti dengan apa yang sebetulnya lagi dijual.

Kebanyakan pebisnis juga kalo saya perhatikan sering tidak tepat dalam implementasi Differensiasi brandnya sehingga alih-alih menjadi faktor pembeda yang punnya daya ungkit dan menjadi "reason to buy", differensiasi yang "dia pikirkan" malah menjadi backfire or tidak punya impact sama sekali terhadap bisnisnya.

Membangun differensiasi brand di dalam bisnis merupakan hal yang cukup kompleks dan sulit terutama di kondisi saat ini dimana arus informasi, teknologi dan pengetahuan sangat mudah didapat dan dicari oleh banyak pihak khususnya kompetitor kita. Apa yang menjadi differensiasi hari ini (menurut kita katakanlah) bisa jadi menjadi basi esok hari karena tiba-tiba kompetitor atau orang lain membuat hal yang sama bahkan lebih baik.

Jadi, ada beberapa pendekatan yang bisa dijadikan acuan untuk membangun differensiasi yang kuat sehingga punya daya saing namun sekaligus tidak mudah ditiru oleh kompetitor tentunya.

1. Customer Intimacy Approach

Pendekatan dalam membangun differensiasi yang focus pada kekuatan layanan ke pelanggan merupakan hal yang cukup sulit ditiru setidaknya dalam jangka waktu pendek karena hal ini terkait dengan pola perusahaan dalam membangun training dan budaya di dalam perusahannya. Starbucks misalnya, mengapa meraka mengatakan It’s Not About The Coffee “We’re in the people business serving coffee, not the coffee business serving people.” .. Simple karena mereka ingin membangun differensiasi yang kuat tentang kedekatan dengan konsumen melalui produk kopi dan hal ini terlihat dari sisi layanan setiap karyawannya, fasilitas yang kita sebagai konsumen dapatkan sampai suasana yang diciptakan sangat kuat orientasinya dengan human touch spirit.

2. Cost Leadership Approach
Nah ini pendekatan Differensiasi yang cukup kuat menjadi "reason to buy" konsumen tapi juga menuntut perusahaan untuk sangat efisien sehingga margin profit masih bisa dijaga diangka yang menguntungkan. Lion, Air Asia contohnya, dengan moto Now Every One Can Fly, maskapai penerbangan Low Cost seperti ini jelas mengedepankan harga murah yang menjadi differensiasi brandnya. Cuman yang sangat penting untuk dipahami adalah jangan muncul image "murah tidak berkualitas" secara brand ini tentu tidak baik kecuali konsumen tidak ada pilihan hehe.

3. Spritual Spirit Approach
Brand apa yang paling sukses di dunia? jika boleh dibilang Brand yah jelaslah Agama yang dianut oleh hampir sebagian besar penduduk di bumi inilah brand terbesar yang pernah ada. Spritual Spirit merupakan salah satu pendekatan yang luar biasa kuat menurut hemat saya karena biasa akan memunculkan "Penganut dan Pengikut" yang bukan lagi berbicara soal TRANSAKSI tapi sudah soal yang more than the wolrd.  Dalam banyak studi brand mungkin Harley Davidson yang paling sering diangkat menjadi bahasan tentang bagaimana brand ini menjadi "spirit atau agama" bagi pengikutnya.

4. Technological Approach 
Pendekatan ini lebih mengedepankan kekuatan teknologi yang dibangun untuk membangun daya saing dan differensiasi di pasar, mengapa kita membeli Apple? Yah karena kita tau bahwa Apple adalah perusahaan yang inovatif, mengapa kita menggunakan uber or gojek? yah karena semua kemudahan yang ditawarkan melalui aplikasi yang mereka berikan. Mengapa pesan hotel di Traveloka? Yah simple ajah, gampang tinggal klak klik klak klik beres hotel terbooking, kalo call jasa agent travel? Lama coi.

5. Internal Process Approach
Coba sebutkan apa Differensiasi MC Donald sehingga menjadi valuable brand yang sangat luar biasa dan bisnisnya juga berkembang luar biasa di seluruh dunia? 1000 Persen saya yakin hal ini sangat sulit dijawab dengan tepat, Ayam? lah di australia sana ga jual ayam kok, Burger? Iya gitu orang dateng ke Mc. Donald karena burger? Kentang? Beli ajah kali di supermarket, banyak yang enak dan murah, lah jadi opo toh?. Menurut saya Differensiasi yang mereka bangun adalah PROCESS dan SYSTEM yang bisa diadaptasi secara global sehingga mereka bisa berkembang menjadi brand Global. Coba lihat Layout, SOP, Dapur, Kitchen, Peralatan, Cara kerja dan semua hal yang ada? semua ter STANDART dengan jelas dan lengkap yang membuat mereka bisa menjadi global brand.

kelima pendekatan untuk membangun differensiasi di atas memiliki point yang cukup kuat serta biasanya cukup sulit ditiru oleh pemain lain yang igin mengambil pasar kita karena biasanya membangun differensiasi dengan 5 pendekatan diatas mensyaratkan banyak persiapan infrastruktur di dalam perusahaan, tapi jangan dipikir mudah hehe, yah klo ngomongin mudah cari ajah differensiasi dari sisi produk, nah ini paling mudah dibangun dan biasanya semua start dari ini, tapi kecuali kita punya "resep paten" yang tidak dapat ditiru, membangun differensiasi dari sisi produk bukanlah sesuatu yang dapat bersifat jangka panjang, klo jangka pendek tentu mungkin sekali.

Jadi apa differensiasi brand kamu? Sudah cukup kuat kha? Apakah punya daya saing dalam jangka panjang?

Wuih panjang juga yak, semoga bermanfaat yah teman2 pembaca, semoga kelak kita membangun Differensiasi brand kita dengan kuat dan membuat bisnis kita berkembangn menjadi nasional dan global bisnis. Aminn

Artikel yg juga sering di baca

10 Ide Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Anda tanpa DISKON!
5 Cara Naikin Profit tanpa Naikin Penjualan
The Power of IG Recommendation
Kisah Sukses Penjualan dgn Lubang Odol "Lebih Besar"

Note.
Silahkan jika ingin di repost atau disebarkan ulang seluruh konten yang ada di dalam blog ini untuk tujuan sharing dan berbagi ilmu. Dilarang untuk penggunaan komersil.

2 comments:

kefi said...

diferensi perlu adanya, dalam bisnis harus ada ATM (Amati Tiru Modifikasi)
Tiru barang barang yang lagi laku keras.

Tomyam Kelapa said...

Wah karena dikabarin mendadak jadi ga bisa datang diacara sedekah ilmu ini. Untuknya ada resumenya, jadi bisa ikut belajar nih. Makasih ya kang.