May 26, 2008

HD (Healing Device)


Turut berduka cita atas kembalinya artis senior Sophan Sophian ke Penciptanya. Begitu banyak yang bisa dipelajari dari beliau, baik kiprah nya di bidang perfilman hingga politik.

2 hari ini seluruh stasiun televisi seperti berlomba-lomba menceritakan siapa Sopan Sophian yang sebenarnya, dan dari berjam-jam saya menonton baik yang bertajuk infotainment sampai berita siang, ada hal yang sangat menarik yang saya temukan, terutama tentang hubungan rahasianya dengan HD.

Yup.. HD yang dimaksud adalah kekasih nya moge Harley Davidson. Beliau dan ribuan anggota HDI lainnya di Indonesia merupakan contoh hubungan konsumen yang mengandalkan HD sebagai "religion" mereka. Saya seringkali mendengar atau membaca pembahasan hubungan HD dengan para konsumennya, tapi jujur saya ini kali pertama saya mendengarnya langsung dari mulut para konsumennya sendiri.

Sejak tahun 2004, Alm Sophan Sophian menjadi salah satu konsumen motor gede buatan Amerika ini. Kala itu beliau mengakui membelinya karena banyak teman-temannya yang berkata bahwa HD bisa menghilangkan stres. Di kalangan para konsumen, motor Harley tidak dikenal hanya sebagai motor, tapi juga sebagai “istri” bagi para pemiliknya, dan mereka juga menganggap bahwa motor Harley adalah Healing Device, atau alat penyembuh. Dan peryataan ini disetujui oleh Alm Sophan Sophian, karena beliau adalah salah satu yang mengalaminya. Di tahun 2004 tersebut, di mana ia sedang mengalami masa-masa stres berat karena idealisme nya dikecewakan di kursi parlemen dan akhirnya beliau mengundurkan diri. Sejak membeli dan 2 bulan mengendarainya, motor kesayangannya menjadi hal yang menyembuhkannya dari stres. Beliau juga bercerita dari para konsumen HD lainnya, banyak yang sebelumnya sakit parah, sudah akut, mencari penyembuhan di mana-mana tapi tidak sembuh, tapi setelah membeli dan mengendarai motor Harley, mereka menjadi sembuh dan mulai menikmati hidupnya lebih dari yang sebelumnya.

Aneh ya... karena tidak ada kesembuhan yang tidak diberikan oleh Tuhan, inilah yang dinamakan sebagai Brand Religion. Mereka percaya bahwa kesembuhan yang datang dari Tuhan tersebut, “datang melalui motor Harley”, dan pada saat mereka mengendarainya di jalan, itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup mereka. Sebuah brand yang sangat kuat tertanam di benak konsumennya.

Selain dari hubungan nya dengan konsumen yang menciptakan Religion tersendiri, hal yang bisa kita pelajari dari pemasaran HD, adalah caranya melakukan penetrasi yang luas melalui komunitas. Motor HD bukanlah produk yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan, tapi dibeli untuk sarana eksistensi. Keberadaan motor Harley di Indonesia khususnya sangat segmented sekali, karena tidak semua orang “niat” membeli motor berharga ratusan juta tersebut. Mereka yang benar-benar merasa bahwa kepribadiannya adalah HD-lah yang membelinya, dan tentu saja mereka melakukannya dengan bangga dan menceritakannya kepada orang-orang di sekitarnya. WOM inilah yang menjadikan penetrasi motor HD di Indonesia dapat dikatakan cukup pesat, ditambah lagi berbagai aktivitas komunitas yang benar-benar cowo.. dan merajai jalanan, membuat laki-laki ingin tampil lebih macho lagi dengan membeli motor Harley dan bergabung dengan komunitasnya.

Jadi hampir dapat dipastikan, 1 komunitas akan tersebar kecintaan terhadap Harley bagaikan virus yang menyebar di antara manusia. Context dari diferensiasi yang dimiliki produk sangat unggul. What a fantastic brand.. bravo.

1 comment:

pramono said...

Artikelnya cukup bagus. Cuma sebagai konsultan harus menulis dengan bahasa yang lebih professional, ok