Showing posts with label marketing consultant. Show all posts
Showing posts with label marketing consultant. Show all posts

Apr 21, 2013

Push & Pull Marketing Via Online


Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode push & pull ini, mulai dari membangun brand equity sampai dengan memperbanyak channel penjualan.

1. Push Marketing (Activity)

Aug 1, 2012

5 Cara Ampuh Meningkatkan Traffic Website Anda!


Sudah menjadi salah satu syarat, jika Anda berbisnis melalui internet Anda perlu memiliki “rumah” atau “kantor” atau “toko” Anda di internet yaitu berupa website. Banyak brand yang tidak berjualan melalui internetpun membangun website perusahaan/produk mereka, karena saat ini banyak orang yang “berkeliaran” di internet, kondisi ini mendatangkan peluang bagi brand untuk dapat berkomunikasi/membangun awareness melalui media internet, seperti memanfaatkan Google Search atau Social Media.

Namun banyak bagi para pebisnis yang telah memiliki website tetap memiliki permasalahan dengan tidak adanya traffic yang mengunjungi web mereka. Boro-boro ada penjualan jika traffic web Anda seperti kuburan. Dari data yang sempat disebutkan oleh Andi Sjarif (Founder SITTI) bahwa tingkat konversi pengunjung web Anda menjadi pembeli adalah rata-rata di angka 1,5% saja! Nah, terjawab kan kenapa selama ini belum juga terjadi peningkatan penjualan di web Anda, lantaran tidak adanya juga pertumbuhan traffic Anda.

Pertama! Pastikan Anda MENGUKUR Traffic Anda!
Sebelum saya jauh-jauh menerangkan cara meningkatkan traffic, saya ingin memastikan selama ini Anda mengukur traffic di web Anda. Mengapa harus di ukur? Tentu saja, karena jika tidak Anda tidak bisa tahu sudah sampai mana perkembangan website Anda dan kata guru kita, Peter F. Drucker : We can’t improve what we can’t measure. Jadi penting sekali untuk memasang alat ukur traffic di web Anda. Paling sederhana dan gratis adalah fasilitas yang diberikan Google melalui GA (Google Analytics). Anda bisa akses melalui www.google.com/analytics. Jika Anda tidak memiliki programmer atau orang yang bisa “memasangkan” GA ini pada web Anda, Anda bisa search tutorialnya di Google (banyak yang men-share cara memasang GA baik untuk web maupun blog).


Jul 31, 2012

5 Ilmu Wajib Bagi Sales Person


ACTION itulah tema besar yang saya dapatkan setelah seharian kemarin mengikuti Business Gathering yang di adakan oleh salah satu Perusahaan Training di Indonesia. Banyak topik bahasan seputar bisnis, dari mind set berpikir, kerangka menjadi bisnis owner, cara berhitung how we can maximize the profit sampai sedikit membahas 5 hal yang yang penting bagi seorang sales di lapangan.

Nah seharian mengikuti Training ini ada 5 tips singkat yang berhubungan dengan NLP dan sales dilapangan yang menrurut saya cukup menari untuk saya sharing di tulisan kali ini. Ok sebelum masuk pada point pembahasan nya coba kita lihat beberapa case penjualan dibawah:

Case 1.
Penjual : “Halo pak selamat pagi, perkenalkan nama saya A ........ Gini loh pak saya ingin menawarkan produk A ......... Kelebihan dari produk kami ini adalah A ............ intinya jika bapak/ ibu menggunakan produk kami bapak/ ibu bisa ........................


Jul 29, 2012

5 Strategi Meningkatkan Penjualan di Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, bulan penuh berkah dan berlimpah pahala bagi umat muslim sudah tiba, sebuah bulan dimana para umat muslim berlomba-lomba beribadah mencari pahala yang dijanjikan dilipat gandakan di bulan suci ini. Nah itu jika ditinjau dari sisi religinya, lalu bagaimana jika ditinjau dari konteks perilaku konsumennya?

Menurut pendapat saya pribadi pada bulan suci Ramadhan ini perilaku konsumen mengalami kecenderungan berubah menjadi lebih konsumtif, kecenderungan bagi para konsumen untuk spending uang lebih banyak khususnya untuk produk-produk sejenis kebutuhan pokok (bahan baku makanan, makanan olahan, atau makanan siap konsumsi).

Kondisi seperti ini bagi para pebisnis atau marketers merupakan sebuah momentum bagi mereka untuk meraup untung melalui berbagai program promosi yang biasanya dilakukan dengan menambah nilai #value bagi para konsumennya. Bagi para pelaku bisnis yang mau meraup untung di momentum bulan suci Ramadhan? berikut ini mungkin beberapa contoh case upaya yang dilakukan oleh para pebisnis, yang bisa kita coba aplikasikan kedalam bisnis kita.


Blackberry: Antara Benci dan Cinta

“Life was much easier when apple and blackberry were just fruits”

Penggalan kalimat diatas sudah seringkali saya baca dan diulas di beberapa media on line, kadang saya pikir ada benarnya juga ya.. hahahaha.... but, saya hanya ingin memberikan beberapa pemikiran dan sedikit opini dimana saat ini (di Indonesia khususnya) blackberry seolah-olah menjadi salah satu “must have” gadget. Saya sendiri baru saja menggunakan gadget dengan sistem operasi android, hal ini saya lakukan juga hanya karena beberapa aplikasi penting yang hanya bisa di akses menggunakan sistem operasi iOS dan android.

Keputusan menggunakan android, tidak serta merta membuat saya tidak lagi menggunakan blackberry,hmmm... aneh memang, ada banyak hal yang membuat kita seringkali begitu kesal, sekaligus begitu “mencintai” blackberry kita. Kesal karena sering hang dan lemot, tapi sekaligus tidak bisa meninggalkannya begitu saja, bahkan setelah memiliki gadget lain yang memiliki banyak akses ke aplikasi lebih canggih, tetap saja kita tidak bisa meninggalkan blackberry.

Banyak hal terkait di Blackberry yang membuat kita sebagai pengguna sangat sulit sekali berpindah hati untuk tidak lagi menggunakan blackberry, misalnya seperti:


The Next King of Asia

“Because i’m nauhty, naughty. Hey! I’m Mr Simple”  

kira-kira ini lirik yang dinyanyikan salah satu Boys Band Korea "Selatan" –Suju, yang akhir-akhir ini begitu booming di kalangan remaja Indonesia, sampai-sampai rekan kantor saya setiap hari menyanyikan lagu-lagu Suju sambari kerja. Booming-nya Suju dan banyak Boys Band dan Girls Band Korea ini mungkin pembahasan yang sudah sering kita dengar atau baca di banyak artikel dan berita beberapa bulan terakhir ini. Fenomena mulai berkuasanya Industri Korea di seantero dunia ini , tidak semata-mata terjadi pada Industri musiknya saja. Tetapi ternyata menular di berbagai bidang industri lain. Bahkan beberapa kalangan sudah menyatakan bahwa Korea adalah negara adikuasa Asia ketiga setelah Cina dan Jepang.

Jika kita kaji lebih dalam lagi, saat ini yang menggila-gilai produk-produk Korea tidak hanya para remaja ABG yang rela mengantri panjang untuk mendapatkan tiket konser , bergaya rambut dan berpakaian ala korea bahkan sampai ada FansClub yang dinamai Elf Indonesia. Masyarakat dewasa juga ternyata ga kalah hebohnya walaupun dengan produk yang berbeda. Lihat geliat Samsung dengan produk Androidnya, membuat beberapa kalangan sudah mulai rela menggantikan kefanatikannya dari produk-produk Blacberry dan apple kepada produk-produk yang diusung oleh Samsung, dari mulai Samsung Galxi Young sampai Samsung S3.

Jul 22, 2012

The Secret Ingredient is... Nothing!


Mr. Ping: The secret ingredient is... nothing! 
Po: Huh? 
Mr. Ping: You heard me. Nothing! There is no secret ingredient. 
Po: Wait, wait... it's just plain old noodle soup? You don't add some kind of special sauce or something? 
Mr. Ping: Don't have to. To make something special you just have to believe it's special. 
Po: There is no secret ingredient... 

Nah ingat percakapan di atas? Yah percakapan Po (Kungfu Panda) dengan ayahnya ketika Po bertanya apa resep rahasia dari Noodle Soup yang dibuat oleh ayahnya. "There is no secret ingredient", untuk membuat sesuatu yang sukses kita hanya perlu percaya bahwa hal tersebut akan menjadi sukses, mengapa percaya itu penting? Karena dari rasa "percaya" inilah kita bisa mendrive tenaga, pikiran, uang dan komitmen untuk mencapainya.

Kebetulan saya mengelolah satu akun bisnis di twitter di mana pertanyaan tentang rahasia untuk bisa menjadi pengusaha sukses selalu menjadi top question seolah-olah ada sebuah rahasia bagaimana "sukses" itu bisa dicapai. Anda akan kecewa dengan jawabannya karena akan berkisar pada Niat, Belajar, Komitmen, kerja keras dan Doa. Intinya sama seperti yang dikatakan ayah Po, tidak ada secret ingredient, kita hanya perlu percaya apa yang kelak kita akan jalani akan sukses.

Jul 17, 2012

Ferrari Taxi & WOM Strategy


Beberapa hari ini cerita heboh ttg mmcab, taksi porsche & ferrari yg wira-wiri di Jakarta, heboh di bicarakan dan diulas di berbagai forum. Kehebohan terjadi karena hal-hal janggal terjadi, ya, seperti kita semua tahu bahwa jenis mobil yg disebutkan (porsche & ferrari) termasuk dalam kategori mobil mewah, yang rasanya jika di jadikan sebagai kendaraan operasional taksi akan membuat nya “turun derajat”, apalagi dari kicauan official twitternya @mm_cab mengklaim bahwa tarif nya tarif bawah, bahkan sampai tgl 18 Juli 2012 tarif nya gratis tis, wah, mana mungkin BEP alisa balik modal kalau mengenakan tarif bawah.

Kehebohan belum selesai, ter”jaring” juga komentar dari pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bahwa ternyata MMCab ini belum mengantongi ijin untuk beroperasi sebagai angkutan umum (alias nomor polisi B 888 MMC dan B 999 MMC berpelat kuning ini tidak pernah dikeluarkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya), so.. tergolong angkutan liar, belum lagi dari dan berita ini meluas sampai terliput di detik news 

Jul 9, 2012

5 Alasan Beli ID Twitter


Suatu hari di masa lalu (udah lama ceritanya) salah satu tim saya di creasionbrand memberikan kabar yang cukup membuat saya terkejut "mas ada akun twitter yang mau dijual nih, 70 ribu follower dengan harga 5 juta rupiah" ... setempo saya dia dulu karena ini kali pertama saya mendengar hal seperti ini di twitterland. "oh yah jawab saya, yah sudah beli sajah" tanpa pikir panjang saya minta tim saya tersebut untuk membeli akun tersebut, tentu bukan kelak akun tersebut saya ganti menjadi nama saya hahaha tapi banyak hal yang ingin saya pelajari mengenao fenomena twitter di Indonesia ini.

"tapi mas?" wah ada tapinya guman saya, "itu 5 juta tidak termasuk nama/ brand akunya, cuma followernya ajah, kita harus ganti sendiri nama akunnya, kalo mau sama akunnya harganya lebih mahal" wah aya aya wae ini sipenjual twitter haha, bisaan ajah menjual akun twitter pake *syarat dan ketentuan begitu. "yah sudha beli ajah tanpa akunya, kita ganti sendiri" minta saya kepada tim saya tersebut.

Ada 3 hal yang membuat saya penasaran dan akhirnya memutuskan untuk membeli akun tersebut sebetulnya:

1. Is it real human?
Dan ternyata? Yes followernya real human, saya lakukan tracking bagaimana cara si "penjual" membangun follower akun tersebut dan pada satu kesimpulan bahwa akun-akun followernya memang betul human bukan BOT (walaupun tidak menutup kemungkinan yah). Selain tracking, saya juga membuat 'conversation" di akun yang saya beli tersebut dan memang terjadi conversation di akun tersebut walaupun sedikit sekali persentasenya.

Jul 3, 2012

8 Tips Social Media Branding Bagi Pengusaha Kuliner


Jika saya perhatikan, salah satu akun twitter bisnis yang paling banyak bertumbuh adalah akun bisnis usaha kuliner. Entah benar atau tidak, atau sayanya saja yang suka kuliner jadi perhatiinnya yang akun kuliner terus ya. Yang jelas beberapa waktu belakang saya memperhatikan gerak-gerik mereka di Twitter dan mensummary-kan untuk Anda apa saja yang bisa dilakukan oleh sebuah usaha kuliner dalam memanfaatkan Social Media.

Sebelumnya saya ingin memberi informasi dasar terlebih dahulu, mungkin Anda adalah pengusaha kuliner yang punya tempat, seperti restoran atau cafe. Tapi bisa juga Anda adalah pengusaha kuliner yang tidak memiliki tempat, seperti menjual bandrek, keripik, bahkan saya pernah bertemu dengan orang yang menjual “arak kesehatan” untuk ibu yang baru saja melahirkan :D dan guess what, mereka mendapatkan langganan dan daftar pembeli dari Social Media. Jadi.. sangat mungkin apapun produk Anda untuk mencoba memasarkannya melalui Social Media 

Berikut adalah 8 hal praktis dan mudah yang bisa Anda mulai lakukan hari ini untuk meningkatkan pengenalan brand kuliner Anda melalui Social Media :


Ying Yang Business


Pesta perhelatan EURO 2012 akhirnya berakhir dengan hasil akhir yang menakjubkan bagi sang Juara Spanyol, dengan melibas raksasa Eropa Itali dengan skor telak 4-0. Kecanggihan metode tika-tiki yang diracik dengan strategi handal dari pelatih berpengalaman Del Bosque membuat permainan Spanyol menjadi sangat komplit dan berimbang antara permainan Lini depan, tengah dan belakang seolah memainkan sebuah simphoni yang mengalir begitu indah dan mematikan, kalau orang Cna bilang keseimbangan ini seperti Ying dan Yang dalam film-film persilatan yang dulu sering saya tonton. 

Seperti halnya sepak bola maupun silat dalam sebuah bisnis keseimbangan antara satu bagian dengan bagian lain adalah kunci agar performa terbaik dapat dicapai dengan lebih optimal. Yin Yang bisnis merupakan keseimbangan yang harus dipahami oleh para pelaku bisnis, sehingga kita tidak terjebak dalam stream yang berat sebelah yang kedepannya akan membuat bisnis kita menjadi pincang.

1. Agresif Marketing dan Analisis Keuangan
Kalau kita bicara 2 hal ini, sering kali dalam kenyataan bisnis merupakan fenomena Anjing dan Kucing, gak pernah akur, berantem melulu. Dari divisi marketing pengennya agresif, tebar peluang yang banyak dengan berbagai promosi, gimmic, event dan berbagai aktivitas yang bertujuan mendekatkan dan menebar pesona  mereka ke konsumen dengan dalih pencapaian target. Kalau orang keuangan bilang, biaya udah gede ga ada budget marketing lagi, perusahaan lagi menerapkan kebijakan efisiensi. Nah lho kalau sudah begini pihak mana yang harus dimenangkan.

Jun 28, 2012

CSR and Your Brand

Beberapa tahun lalu sewaktu kuliah, di salah satu mata kuliah di kampus ada pembahasan tentang tipisnya perbedaan CSR dengan aktivitas pemasaraan dewasa ini. Mengapa bisa demikian? Karena saat ini sulit sekali mengetahui tujuan utama perusahaan dalam aktivitas sosial mereka apakah digabungkan dengan tujuan pemasaran atau tidak. Namun menurut saya pribadi hal itu tidak penting, mengingat tetap ada pihak yang akan mendapatkan manfaat dari bantuan dan perusahaanpun akan mendapatkan manfaat dari peningkatan citra di tengah masyarakat.

Nah, dalam artikel ini secara khusus saya ingin membahas tentang beberapa contoh kegiatan CSR yang dengan cerdas digabungkan dengan aktivitas komunikasi baik untuk meningkatkan citra merek ataupun meningkatkan awareness brand.

Ide dari penulisan artikel ini adalah ketika sedang “jalan-jalan” di dunia maya, saya melihat iklan produk keluaran Kraft ini di 21cineplex.com. Produknya bernama Frutkuat, "wah saya baru tau ada produk ini :D secara saya jarang sekali nonton TV Jadi cocok sekali nih memasang iklan di dunia maya, spesial untuk orang-orang seperti saya yang jarang nonton TV karena kata teman saya sih produk ini sudah ada iklannya di TV".


Jun 17, 2012

Merayu Konsumen “Pintar”


Apalah artinya sebuah angka, dia hanyalah sebuah ukuran pembeda dalam satuan deret hitung. Tapi ditangan marketer atau orang komunikasi, angka bisa berarti berjuta kesempatan dan permainan bahasa komunikasi.

Welcome to the jungle, mungkin kata-kata inlah yang sekarang pas untuk menggambarkan bagaimana persaingan di industri yang mengutamakan kesehatan, dari penggunaan kata “light”, “mild”, green, dll. Di sebuah rak supermarket bahkan saya menemukan produk sejenis yang serupa tapi tak sama, masih dengan permainan besaran angka 6 days & 7 days.


Jun 11, 2012

Rame-Rame Jualan Ramen


Pertumbuhan industri kuliner memang seringkali dipengaruhi oleh tren-tren tertentu. Dulu pernah saat tren ‘pancake’ begitu populer, dan dalam hitungan bulan muncul berbagai restoran/cafe baik yang menjual spesialisasi pancake sampai yang menambah dessert pancake. Lalu beberapa waktu lalu dan sepertinya masih berlangsung hingga sekarang adalah tren red velvet, sebuah cake berwarna merah pekat yang biasa disebut juga dengan Devil’s Cake. Banyak cafe/restoran/pebisnis cake berlomba-lomba menyediakan red velvet untuk ga mau ketinggalan memanfaatkan pasar yang sedang gemuk ini. Lalu beberapa waktu sebelumnya lagi sempat tren tentang bebek, beberapa restoran bebek baru bermunculan di mana-mana... Dan secara khusus di artikel ini yang ingin saya bahas adalah berjamurnya tempat makan ramen di kota Bandung, yang juga diakibatkan sedang trennya makanan asal Jepang ini.

Sebenarnya ramen bukan makanan yang baru, dulu waktu Gokanna Tepan keluar dengan campaign nya lomba makan Hot Ramen, ramen kian menjadi favorit baru mereka para pecinta kuliner. Namun saat itu para penjual ramen masih didominasi oleh restoran dengan harga yang cukup tinggi (satu porsi ramen di atas 20ribu). Namun yang menarik adalah saat ini tumbuh “ramen-ramen kelas menengah” hingga kelas harga sangat terjangkau! Seperti yang baru siang tadi saya coba, yaitu sebuah tempat makan ramen yang menjual semangkuk ramen dengan harga 10ribu rupiah saja! Wah murah sekali!!!!


Jun 10, 2012

Paha Jupe Plus Nasi, Mau?


Sepenggal kalimat itu yang menjadi salah satu hal menarik yg ingin saya ulas disini. Bagaimana seorang Julia Perez (Jupe) menjual “aset”nya menjadi sebuah buzz yang cukup menarik.

29 Mei 2012 kemarin sebenarnya hanyalah sebuah Launching bisnis barunya Jupe, sebuah franchise ayam goreng a.k.a Fried Chicken, tapi uniknya Fried Chicken ini mengusung nama besar artis Indonesia yang fenomenal, Julia Perez, yang memang dikenal memiliki image sexy. Uniknya, karena sama-sama menjual keseksiannya, maka Jupe dan ayam goreng malah bisa menjadi sama2 dipromote dengan image sexy. 

Inilah sebuah key point yang cukup unik, nilai yang dijual oleh brand ini bukan lagi bicara content, kualitas produk, kualitas proses, dll.. dll... tapi untuk kali pertama ini yang di sosialisasikan memang berkisar pada image Jupe sendiri yang memang secara brand sudah cukup dikenal sangat luas oleh masyarakat Indonesia. Apalagi dengan statement2 nya yang selalu memicu banyak opini.

10 Solusi Menjual Stok Barang Lama


Bagi para pelaku bisnis khususnya di industri retailer selain sudah dipusingkan strategi persaingan dengan kompetitor dan bagaimana merangkul konsumen mereka supaya mau membeli lebih sering, lebih banyak, sampai akhirnya mau merekomendasikan produk kita kepada relasi mereka, seringkali para pelaku bisnis retail ini harus dihadapkan masalah bagaimana menjual stock barang sisa yang sudah lama karena biasanya saya kira untuk beberapa perusahaan retail mereka sudah stock beberapa item produk dalam kuota tertentu sebagai persediaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Keadaan pasar yang senantiasa dinamis bergerak naik dan turun terkadang menyebabkan  stok barang yang sudah mereka siapkan menjadi barang sisa yang sulit untuk dijual, dikarenakan percepatan kebutuhan konsumen akan sebuah produk akan terus berubah. Kondisi seperti ini seringkali menjadi faktor kerugian bagi beberapa pelaku bisnis retail khususnya para startup yang baru saja memulai bisnis.

May 21, 2012

Express Marketing, Are You Ready?

Setiap saya memberi seminar/sharing tentang pembangunan merk, saya selalu berangkat dari “gaya hidup”. Gaya hidup yang dimaksud adalah tentu saja gaya hidup dari konsumen kita, di mana masing-masing industri, masing-masing produk tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, itulah mengapa kita harus selalu memastikan kita terus menerus memantau gaya hidup target market kita.

Mengapa demikian? Karena perubahan gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi cara kita berkomunikasi, nilai jual yang kita tawarkan serta tentu saja bisa mendatangkan peluang bisnis yang bisa kita manfaatkan.

Poin terakhir tersebutlah yang akan saya bahas di artikel ini, karena sangat menarik sekali untuk diamati dan bisa membawa inspirasi ke bisnis kita masing-masing, apakah bisa peluang ini meningkatkan penjualan produk yang kita miliki.

May 20, 2012

5 Inspirasi Bisnis dari Justin Beiber


Kemarin sepertinya menjadi hari sabtu yang aneh buat saya, bagaimana tidak biasanya pagi hari saya langsung bergegas pergi ke gym untuk mengikuti kelas combat seperti biasanya, namun hal itu tidak saya lakukan karena Justin Beiber. What .... Justin Bieber? haha kalo sahabat-sahabat saya pasti tidak akan percaya karena saya memang bukan fansnya, boro-bro nge fanslah, judul lagunya pun satupun saya tidak tahu, walaupun memang sering terdengar lagunya.

Namun khusus kali ini mata saya benar-benar terpana di HBO yang sedang menayangkan Justin Bieber, Never Say Never, perjalanan seorang anak yang kelak kemudian menjadi sangat tenar di industri musik dunia. Dulu sih sepengetahuan saya JB ini terkenal karena kebetulan memposting video waktu JB kompetisi lokal di you tube (tidak salah juga memang dari sinilah semua peluang akhirnya datang) namun ternyata ada yang tidak saya ketahui bahwa bakat menyanyinya memang sudah ada dan "diasa" oleh orang tuanya Pattie sejak kecil.

Saya jujur sangat terinspirasi kisah yang saya tonton kemarin, karena banyak sekali pelajaran yang bisa diambil khususnya bila disangkutpautkan dengan wirausaha atau menjadi seorang pengusaha, coba yuk kita diskusikan satu persatu.

May 18, 2012

30 Creative Sales Ideas Untuk Cafe/ Resto


Nah edisi kali ini lebih pengen sharing soal tips-tips Creative Sales langsung yang bisa dipratekan, ga perlu teori, ga repot dan berbiaya “kecil” kali hehe. Kuncinya ketika mengeksekusi program-program di bawah harus ingat 3 W (WOW, WAW dan WUZZ), Wow begitu liat iklannya, Waw begitu baca detailnya dan langsung Wuzz menuju cafe/ Resto kita haha.

Semua ide saya rangkung dari semua tempat yang kebetulan pernah terlihat, terdengar, terbaca ataupun murni memang terinspirasi.  Sebetulnya ada sekitar 200 ide, Cuma 30 puluh dulu deh yang di posting, nanti dibuatkan ebook nya untuk di download. Selamat menikmati.

1. ½ Jam Discount
Buat program discount yang hanya berlaku setengah jam misal dari jam 5-5.30 dengan harga yang cukup ekstrim sehingga orang berbondong-bondong antri. Loh gimana ceritanya makanan ajah siap saji dalam setengah jam, nah itu urusan belakangan, yang penting rame dulu, biar orang pada antri-antri di jam 5, ntar buat kebijakan ajah yang udah pesan di jam 5 yah dapet diskon 50 persen.

2. Tweet and Discount
Setiap yang makan diberikan program tweet dan discount, dimana jika melakukan tweet akan mendapat discount sebesar misal 30 persen. Contoh “Wah enak banget nih sop buntut di warung @RajaBuntut , Makyuss abis”. Ingat. pas tweet pastikan ID @RajaBuntut nya diletakan setelah beberapa kalimat (agar semua follower si pen tweet membaca, jika diletakan di awal percuma karena jadi mention sifatnya). Ga perlu cantumkan no telepon biar orang jadi penasaran (taro juga boleh tentunya).

3. Ikuti Promo Discount Web
Sekaranga ada banyak discount web dengan base klien yang cukup besar seperti disdus.com nah boleh dicoba untuk mengikuti program promo mereka. Mekanismenya sederhana, kita memberikan discount misal sebesar 30 persen, nanti mereka akan promokan discount tersebut di website mereka. (kita akan dikenakan charge sesuai denga kebijakan dari disdusnya). Cara ini cukup efektif jika margin dari makanan yang kita jual cukup besar atau memang kita sedang ada budget promo.

May 14, 2012

Avenger, Iron Man Jualan Kebab


Shawarma....  hanya karena diucapkan oleh Tony Stark dalam film The Avenger, tiba2 kata-kata ini “menjelma” menjadi sebuah “magnet profit” untuk beberapa restaurant di Hollywood. Ya, bagi kita yang sudah menonton film “The Avenger” mungkin ada yang sadar atau “ngeh” pada saat Iron Man mengucapkan sebaris kata2: “Have you ever tried Shawarma? There’s a shawarma joint about two blocks from here” kepada Captain America pada salah satu scene nya. Sangat menarik menurut saya, bahkan yg lebih mengejutkan pada akhir film The Avenger setelah credit title nya muncul sebuah scene pendek dimana semua anggota Avenger tersebut bersama-sama dalam sebuah restoran menyantap makanan bernama Shawarma.