"gimana yah biar kita bisa dapet database kliennya pesaing, karyawannya dan juga tentu ajah prospek market kita yah?"
Pertanyaan ini sering sekali saya dengar meluncur dari marketing klien ketika berdiskusi mengenai kompetisi bisnis yang saat ini sangat ketat khususnya di industri jasa. "Yah banyak sih bro, tergantung lo mau execute itu via online atau offline" (asumsi saya sudah tahu siapa target marketnya yah" hehe. "coba kalo online gimana nih" tanya beliau? Ok coba kita diskusikan yah.
Di jaman digital saat ini, jika bicara online banyak sekali cara untuk menghasilkan database melalui online, tinggal caranya mau "ilegal" atau "Legal" hehe, dalam bahasa yang sederhana kita bisa mendapatkan database tanpa "izin" atau dengan "izin" yang punya database tentunya, nah saya tentu sharing dengan sahabat saya tersebut cara tanpa "izin" tapi saya tidak mau sharing di blog ini yang cara tanpa "izin" karena tidak baik hehe, saya akan coba sharing cara yang "legal" atau dengan "izin" yang punya data tentunya.
Misal begini, bisnis Anda adalah Pialang saham, nah Anda ingin mendapatkan database sebanyak mungkin yang kelak menjadi potensial investor untuk Anda. Bagaimana mereka bisa Anda jangkau (dapakan databasenya) untuk kemudian di edukasi atau diprospek?
