Showing posts with label Creative Sales Credo 3. Show all posts
Showing posts with label Creative Sales Credo 3. Show all posts
Nov 3, 2012
Product Variant Buat Ningkatin Sales, Ciyus Lo?
Sebagian besar dari kita pada saat ditanya tentang bagaimana cara meningkatkan penjualan, akan menjawab berbagai aktivitas promosi. Dari mulai membuat flyer (yang sudah tidak lagi dibaca orang mungkin), memberi diskon atau buy 1 get 1 dan seterusnya.
Sejak mengembangkan model Creative Sales, saya dapat memberikan input yang lebih luas terkait ide meningkatkan penjualan di luar berbagai aktivitas promosi yang menjadi top of mind. Dalam tabel panduan Creative Sales, terdapat berbagai Dimensi yang bisa kita jadikan patokan selain aktivitas promosi itu sendiri. Di artikel ini saya ingin share ide menarik yang saya temukan saat sedang berjalan-jalan di supermarket
Yang pertama adalah perihal si susu bendera ini.. Saya kaget lho melihat kemasan mereka yang baru.. kemasan mereka berupa sachet! Wow.. sachet bukan barang dan konsep baru sihhh, tapi untuk susu anak-anak sachet jadi konsep yang baru. Ide untuk membuat alternative kemasan sachet siap minum berdasarkan takaran saji ini banyak digunakan di berbagai minuman rasa, seperti nutri sari atau minuman berenergi.. tapi bukan tidak mungkin kan diaplikasikan pada minuman susu yang pada dasarnya juga menjawab kebutuhan para ibu untuk menyediakan susu saat sedang berpergian.
Oct 23, 2012
5 Strategi Bundling Untuk Meningkatkan Penjualan
Beberapa minggu kemarin, saat saya sedang mencari cemilan untuk dibawa nonton bioskop, akhirnya saya membeli snack coklat bernama Hello Panda. Sebenarnya yang ingin saya beli adalah snack coklat bernama Koala’s March. Tapi karena Hello Panda sedang ada promo jadilah saya tergiur karenanya. Promo Hello Panda saat itu, apabila kita membeli 2 buah Hello Panda akan mendapatkan 1 kotak susu cair. Dalam hati wah hemat banget nih, bias sekaligus dapat susu cair, jadi cemilan saya juga tambah banyak dengan solusi yang lebih hemat.
Setelah saya pergi nonton pada akhirnya saya tidak bias menghabiskan semuanya, yang ada susu cairnya juga tidak saya minum at the end. Wahh… bisa aja nih promo membuat saya membeli lebih banyak.
Nah.. buat kalian yang berpikir sedang ingin meningkatkan penjualan (ya iyalah.. siapa yang tidak sedang berpikir meningkatkan penjualan) Anda perlu tahu bahwa dalam meningkatkan penjualan, kita tidak hanya perlu focus pada mendatangkan konsumen baru saja, tetapi juga mengelola konsumen yang sudah pernah membeli. Dalam kasus ini, promo yang dirancang sedemikian rupa memiliki 2 tujuan :
- Mendorong konsumen membeli saat itu juga, karena perbandingan dengan competitor, promo ini memberikan benefit lebih
- Mendorong konsumen membeli lebih banyak, awalnya hanya mau membeli 1 jadi membeli 2
Program ini sering kita kenal dengan bundling, pada Guideline Creative Sales berada dalam Taktik Promotion.
Oct 15, 2012
5 Taktik Melesatkan Penjualan ala Angry Bird
Siapa sih yang nggak kenal dengan game Angry Bird? game yang menceritakan upaya sekumpulan burung yang menyerang sekumpulan babi diawali dikarenakan mencuri telur sang burung-burung tersebut. Siapa sangka Angry Bird di awal kemunculannya berhasil menarik perhatian semua orang tidak hanya kalangan anak muda saja namun juga para orang tua dibuat tertawa pada saat menikmati “kenikmatan” pada saat meluncurkan sang burung pada sekumpulan babi dalam upaya balas dendam karena telur yang dicuri.
Nah sebagai salah satu fans game Angry Birds yang saat ini sedang menunggu releasenya versi terbaru Angry Bird Star Wars #AngryBirdStarWars, melalui tulisan ini saya ingin berbagi sedikit pandangan mengenai upaya Rovio yang kini semakin melesat melalui game Angry Bird yang dikembangkan, nah kira-kira apa saja upaya yang sudah mereka lakukan selama ini hingga bisa melesat cepat seperti burung-burung yang mereka ciptakan?
Oct 1, 2012
5 Tips Customer Service Via Social Media
Sebuah perusahaan seringkali memiliki berbagai tujuan dalam memanfaatkan Social Media. Salah satunya adalah dalam menyajikan layanan pelanggan atau biasa dikenal dengan Customer Service (CS). Perjalanan perkembangan media dalam menyajikan sebuah CS juga berkembang sejalan dengan berbagai media yang kian populer atau mudah diakses oleh konsumen.
Contohnya saja dulu sebelum Call Center populer, seringkali apabila kita ingin melakukan kritik atau menyampaikan saran/pertanyaan kita harus mengirimkan surat ke alamat PO BOX yang tertera pada kemasan. Setelah era pengiriman surat (yang sampai sekarang juga masih tersedia), perusahaan wajib memberikan layanan yang lebih mudah diakses oleh para konsumen yaitu melalui telepon. Ada brand yang menyediakan layanan pelanggan melalui telepon bebas pulsa, ada juga yang masih menggunakan saluran telepon biasa (dengan pulsa).
Apapun medianya, pada intinya layanan pelanggan disajikan sebagai niat baik sekaligus “keharusan” dari sebuah brand dalam menjalin hubungan dengan konsumen yang telah membeli produk mereka. Apa tujuannya? Tentu saja untuk menjaga kepuasan para pelanggan yang ujung-ujungnya mendukung Credo #4 Buy Often –#5 Buy More dan #6 Buy Recommendation. Ya betul! Kepuasan pelanggan menjadi faktor yang cukup besar dalam menentukan langkah lanjut setelah pembelian pertama sebuah produk.
Sep 17, 2012
1, 3, 4 dan Pembelipun Berjibun
Penasaran...kata ini yang terlintas pertama di benak saya ketika melihat fenomena ini. Akhirnya kami mendekati spot berjualan teh tersebut. Awalnya kami hanya ingin melihat-lihat, sebenarnya jualan teh kayak apa sih kok sampai ramai antriannya. Sampai akhirnya pandangan saya tertahan di sebuah standing aklirik yang terpasang beberapa di depan meja jualan yang bertulis Buy One Get One.
Wow..wow apa ini, yang tadinya datang hanya buat lihat-lihat akhirnya saya sudah berada di depan si mbak penjaga outlet buat mencari tahu lebih banyak produk-produk yang mereka jual dan berapa kisaran harganya. Jika dilihat dari sisi produk lumayan variatif dari mulai teh biasa denga berbagai rasa sampai ditambah topping bubble, susu, kismis dan bisa dijadikan shake juga. Hmm menarik, mata saya langsung menelusuri daftar harga yang tertera di samping dan yang termurah 15.000 rupiah. Otak matematika saya langsung berhitung 15 ribu rupiah dibagi 2 adalh 7.500 rupiah, secara alam bawah sadar saya berfikir teh dengan branding yang rapi serta lokasi berjualannya ada di tengah mall elit kok jadi kayak yang murah ya. Akhirnya saya putuskan untuk beli !
Sep 12, 2012
Kisah Sukses Penjualan dgn Lubang Odol "Lebih Besar"
Alkisah, Penjualan sebuah brand Odol pada tahun 80 an dulu sudah stagnan pada sebuah angka penjualan. Si Bos besar akhirnya punya ide untuk mencari seorang marketing manager yang mampun menjawab tantangannya yaitu meningkatkan penjualan brand odol tersbut (katakan saja 100 persen) dari penjualan sekarang.
Akhinrya dibuatlah sayembara dan lowongan kerja untuk mencari super manajer ini, berikut isi sayembaranya:
"Dicari seorang Marketing Manager yang bisa meningkatkan penjualan brand kami dengan gaji 1 juta dollar, Di salam surat lamaran tuliskan apa rencana Anda untuk mencapai target penjualan tersebu"
Tentu saja pada jaman itu gaji 1 juta dollar itu sangat luar biasa besarnya, sehingga ribuan atau puluhan ribu pelamar mengirimkan lamarannya. Hampir semua lamaran berisi kisah sukses di tempat kerja sebelumnya dan rencana-rencana besar untuk meningkatkan penjualan Brand Odol in. Sampailah pada sebuah lamaran yang membuat syok Bos dari brand tersebut karena di dalam lamarannya hanya tertulis 3 baris kata:
- Saya tidak mau digaji 1 juga dollar, bayar saya dengan persentase saham sesuai peningkatan penjualan kelak.
- Ide saya hanya akan saya jabarkan jika Anda meng Hire saya.
- Jika gagal, saya yang bayar 1 juta dollarnya.
Nilai Tambah = Tambah Penjualan
Baru saja kemarin saya mengunjungi seperti toko buku Toga Mas yang berlokasi di Jl. Supratman, Bandung. Awalnya saya parkir di toko buku lain yang berlokasi tidak jauh dari Toga Mas. Sewaktu saya sudah menemukan buku yang akan dibeli di toko tersebut saya berpikir saya ingin lihat-lihat dulu di Toga Mas, karena jaraknya bisa dicapai dengan jalan kaki.
Sesampainya di Toga Mas saya kembali menemukan buku yang saya cari dan ternyata diskonnya sama yaitu sebesar 15 %. Ya sudah, saya pikir beli saja di Toga Mas supaya saya tidak perlu masuk lagi ke toko buku yang pertama saat pulang nanti. Pas saya mau membayar ke kasir lucunya si kasir menginformasikan jika kami menunggu 3 menit lagi, yaitu tepat jam 19.00 kami akan mendapatkan diskon 25%. Wah.. pikir saya baik sekali si petugas ini, lantaran jika dia tidak menginformasikan pada saya tentu saya tidak akan tahu dan Toga Mas mendapatkan keuntungan lebih. Tapi, menurut saya langkahnya untuk memberitahukan saya sangat tepat karena setelah nya saya langsung nge tweet ke 1.700 followers saya dan membuat artikel ini dengan potensi ratusan pembaca setiap hari.
Ternyata pas saya tanya-tanya lebih jauh programnya berlangsung setiap hari. Dalam 1 hari terdapat 2 jam yang berlaku promo ini yaitu jam 13.00 dan jam 19.00. Mereka akan memberikan diskon 25% pada 100 buku pertama di masing-masing jam tersebut. Wah... benar-benar menggiurkan untuk dimanfaatkan, percaya atau tidak.. sebenarnya awalnya saya hanya berencana membeli 1 buah buku, tapi karena mendengar ada diskon 25% saya jadi membeli 2 buku.. Wah.. sepertinya strategi memberi BENEFIT PLUS ini bermanfaat untuk membuat konsumen membeli lebih banyak nih
Sep 3, 2012
Meningkatkan Penjualan 35 Million Dollar dengan SOP
Case 1
Saya: "Mbak beli paket ayamnya dong, yang paket 1."
Si Mbak: "baik pak, nasinya mau di upsize?"
Saya: "Enggak deh".
Si Mbak: "Tambah French Fries nya pak?"
Saya: "Oh boleh deh"
Si Mbak: "Kalo yang besar hanya selisih 5000 ribu, mau yang besar ajah?"
Saya: "Wah boleh juga deh"
Si Mbak: "Coca colanya di upsize juga pak? hanya tambah 3000 rupiah?
Saya: "Boleh sekalian"
Case 2
Agency: "Oh jadi bapak butuhk pembuatan website yang ada CMS nya yah"
Agency: "Apa ga sebaiknya di SEO sekalian pak?, biar search naturalnya di page 1 google"
Klien: "Wah bener juga sekali deh mbak"
Agency: "Ok siap pak. Btw bapak sudah masuk social media? srkg sedang grwoth banget pak"
Klien: " oh yah, gimana emang datanya"
Agency: "Wah online user ajah udah 60 juta, twitter 29.4 dan facebook 37 juta, potensi besar buat brand pak"
Klien: "Iya yah sepertinya penting untuk mempersiapkan hal tersebut"
Agency: "Bener pak, sudah tanggung masuk online sekalian bangun sosmednya"
Klien: "Boleh deh sekali buatin penawarannya".
Dalam konsep creative sales yang kami kembangkan di creasion, membuat konsumen membeli lebih banyak (Buy More, Creative Sales Credo #3) adalah hal yang sama pentingnya dengan mendatangkan konsumen baru. Bahkan dalam konteks ini tingkat kesulitan dalam membuat konsumen membeli lebih banyak jauh lebih mudah daripada mendatangkan konsumen baru. Mengapa? Yah sederhana saja, konsumennya sedang ada dihadapan kita dan kita punya kesempatan untuk membuat dia membeli lebih banyak dari yang mereka "rencanakan".
10 Tips Tingkatkan Penjualan Melalui Manajemen SDM
Beberapa waktu lalu tepatnya saya pergi ke sebuah outlet elektronik di kawasan jalan ABC Bandung bermaksud untuk mencari sebuah mesin cuci dan sebuah kulkas, masuk kedalam sebuah pertokoan yang cukup memiliki varian produk elektronik yang dinilai sangat lengkap saya disambut oleh seorang sales wanita yang langsung menawarkan bantuannya dalam mencarikan produk elektronik yang saya inginkan. Sales wanita itu berusaha meyakinkan saya dengan kualitas sebuah merk mesin cuci yang hemat energi namun dengan postur yang kurang meyakinkan dan lack of product knowledge sehingga apa yang dia sampaikan tidak sesuai dengan apa yang saya amati.
Berusaha menjauh dari sales wanita tersebut saya kembali disambut oleh sales pria yang menurut saya lebih meyakinkan pada saat menawarkan dan menjelaskan kelebihan dari masing-masing merk mesin cuci yang saya amati, bisa dibilang sales ini memiliki product knowledge yang lebih baik dibandingkan dengan sales wanita sebelumnya. Singkat cerita saya pada akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah mesin cuci, nah setelah dibuatkan invoice pemesanan dan pembayaran oleh sales tersebut saya bermaksud melanjutkan pencarian sebuah kulkas bersama sales tadi, namun apa yang terjadi? entah kenapa sales tadi tiba-tiba hilang dari pandangan saya dan yang membuat saya tidak nyaman adalah invoice pemesanan dan pembayaran barang tersebut tergeletak begitu saja.
Subscribe to:
Posts (Atom)








