Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts
Aug 1, 2012
5 Cara Ampuh Meningkatkan Traffic Website Anda!
Sudah menjadi salah satu syarat, jika Anda berbisnis melalui internet Anda perlu memiliki “rumah” atau “kantor” atau “toko” Anda di internet yaitu berupa website. Banyak brand yang tidak berjualan melalui internetpun membangun website perusahaan/produk mereka, karena saat ini banyak orang yang “berkeliaran” di internet, kondisi ini mendatangkan peluang bagi brand untuk dapat berkomunikasi/membangun awareness melalui media internet, seperti memanfaatkan Google Search atau Social Media.
Namun banyak bagi para pebisnis yang telah memiliki website tetap memiliki permasalahan dengan tidak adanya traffic yang mengunjungi web mereka. Boro-boro ada penjualan jika traffic web Anda seperti kuburan. Dari data yang sempat disebutkan oleh Andi Sjarif (Founder SITTI) bahwa tingkat konversi pengunjung web Anda menjadi pembeli adalah rata-rata di angka 1,5% saja! Nah, terjawab kan kenapa selama ini belum juga terjadi peningkatan penjualan di web Anda, lantaran tidak adanya juga pertumbuhan traffic Anda.
Pertama! Pastikan Anda MENGUKUR Traffic Anda!
Sebelum saya jauh-jauh menerangkan cara meningkatkan traffic, saya ingin memastikan selama ini Anda mengukur traffic di web Anda. Mengapa harus di ukur? Tentu saja, karena jika tidak Anda tidak bisa tahu sudah sampai mana perkembangan website Anda dan kata guru kita, Peter F. Drucker : We can’t improve what we can’t measure. Jadi penting sekali untuk memasang alat ukur traffic di web Anda. Paling sederhana dan gratis adalah fasilitas yang diberikan Google melalui GA (Google Analytics). Anda bisa akses melalui www.google.com/analytics. Jika Anda tidak memiliki programmer atau orang yang bisa “memasangkan” GA ini pada web Anda, Anda bisa search tutorialnya di Google (banyak yang men-share cara memasang GA baik untuk web maupun blog).
Jul 29, 2012
5 Strategi Meningkatkan Penjualan di Ramadhan
Marhaban Ya Ramadhan, bulan penuh berkah dan berlimpah pahala bagi umat muslim sudah tiba, sebuah bulan dimana para umat muslim berlomba-lomba beribadah mencari pahala yang dijanjikan dilipat gandakan di bulan suci ini. Nah itu jika ditinjau dari sisi religinya, lalu bagaimana jika ditinjau dari konteks perilaku konsumennya?
Menurut pendapat saya pribadi pada bulan suci Ramadhan ini perilaku konsumen mengalami kecenderungan berubah menjadi lebih konsumtif, kecenderungan bagi para konsumen untuk spending uang lebih banyak khususnya untuk produk-produk sejenis kebutuhan pokok (bahan baku makanan, makanan olahan, atau makanan siap konsumsi).
Kondisi seperti ini bagi para pebisnis atau marketers merupakan sebuah momentum bagi mereka untuk meraup untung melalui berbagai program promosi yang biasanya dilakukan dengan menambah nilai #value bagi para konsumennya. Bagi para pelaku bisnis yang mau meraup untung di momentum bulan suci Ramadhan? berikut ini mungkin beberapa contoh case upaya yang dilakukan oleh para pebisnis, yang bisa kita coba aplikasikan kedalam bisnis kita.
The Next King of Asia
“Because i’m nauhty, naughty. Hey! I’m Mr
Simple”
kira-kira ini lirik yang
dinyanyikan salah satu Boys Band Korea "Selatan" –Suju, yang akhir-akhir ini begitu
booming di kalangan remaja Indonesia, sampai-sampai rekan kantor saya setiap
hari menyanyikan lagu-lagu Suju sambari kerja. Booming-nya Suju
dan banyak Boys Band dan Girls Band Korea ini mungkin pembahasan yang sudah
sering kita dengar atau baca di banyak artikel dan berita beberapa bulan
terakhir ini. Fenomena mulai berkuasanya Industri Korea di seantero dunia ini ,
tidak semata-mata terjadi pada Industri musiknya saja. Tetapi ternyata menular
di berbagai bidang industri lain. Bahkan beberapa kalangan sudah menyatakan
bahwa Korea adalah negara adikuasa Asia ketiga setelah Cina dan Jepang.
Jika kita kaji lebih dalam lagi, saat ini yang
menggila-gilai produk-produk Korea tidak hanya para remaja ABG yang rela
mengantri panjang untuk mendapatkan tiket konser , bergaya rambut dan
berpakaian ala korea bahkan sampai ada FansClub yang dinamai Elf Indonesia.
Masyarakat dewasa juga ternyata ga kalah hebohnya walaupun dengan produk yang
berbeda. Lihat geliat Samsung dengan produk Androidnya, membuat beberapa
kalangan sudah mulai rela menggantikan kefanatikannya dari produk-produk
Blacberry dan apple kepada produk-produk yang diusung oleh Samsung, dari mulai
Samsung Galxi Young sampai Samsung S3.
Jul 17, 2012
Ferrari Taxi & WOM Strategy
Beberapa hari ini cerita heboh ttg mmcab, taksi porsche & ferrari yg wira-wiri di Jakarta, heboh di bicarakan dan diulas di berbagai forum. Kehebohan terjadi karena hal-hal janggal terjadi, ya, seperti kita semua tahu bahwa jenis mobil yg disebutkan (porsche & ferrari) termasuk dalam kategori mobil mewah, yang rasanya jika di jadikan sebagai kendaraan operasional taksi akan membuat nya “turun derajat”, apalagi dari kicauan official twitternya @mm_cab mengklaim bahwa tarif nya tarif bawah, bahkan sampai tgl 18 Juli 2012 tarif nya gratis tis, wah, mana mungkin BEP alisa balik modal kalau mengenakan tarif bawah.
Kehebohan belum selesai, ter”jaring” juga komentar dari pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bahwa ternyata MMCab ini belum mengantongi ijin untuk beroperasi sebagai angkutan umum (alias nomor polisi B 888 MMC dan B 999 MMC berpelat kuning ini tidak pernah dikeluarkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya), so.. tergolong angkutan liar, belum lagi dari dan berita ini meluas sampai terliput di detik news
May 21, 2012
Express Marketing, Are You Ready?
Setiap saya memberi seminar/sharing tentang pembangunan merk, saya selalu berangkat dari “gaya hidup”. Gaya hidup yang dimaksud adalah tentu saja gaya hidup dari konsumen kita, di mana masing-masing industri, masing-masing produk tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, itulah mengapa kita harus selalu memastikan kita terus menerus memantau gaya hidup target market kita.
Mengapa demikian? Karena perubahan gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi cara kita berkomunikasi, nilai jual yang kita tawarkan serta tentu saja bisa mendatangkan peluang bisnis yang bisa kita manfaatkan.
Poin terakhir tersebutlah yang akan saya bahas di artikel ini, karena sangat menarik sekali untuk diamati dan bisa membawa inspirasi ke bisnis kita masing-masing, apakah bisa peluang ini meningkatkan penjualan produk yang kita miliki.
Mengapa demikian? Karena perubahan gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi cara kita berkomunikasi, nilai jual yang kita tawarkan serta tentu saja bisa mendatangkan peluang bisnis yang bisa kita manfaatkan.
Poin terakhir tersebutlah yang akan saya bahas di artikel ini, karena sangat menarik sekali untuk diamati dan bisa membawa inspirasi ke bisnis kita masing-masing, apakah bisa peluang ini meningkatkan penjualan produk yang kita miliki.
Apr 29, 2012
5 Tips, Mengapa Konsumen Membeli Brand?
Saya tipe orang yang sangat menikmati saat-saat berbelanja bulanan di hypermarket atau supermarket, mengapa? Banyak hal menarik di sana, bukan hanya tentang icip-icip gratis yang ada disana hehe, tapi juga berbagai macam promo, gimmick, visual, display, SPG, dan banyak lagi ilmu-ilmu marketing yang bisa dipelajari secara riil, nyata langsung di lapangan. Yah tentu sebagai orang marketing hal ini sudah menjadi hobby dan hiburan tersendiri hehe.
Nah jika sering ke tempat belanja semacam Carefour pasti kita sering menjumpai sebuah kondisi seperti photo di bawah. Semua brand berjejer di rak display menunggu dan berharap agar konsumen mau membeli/ memilih brand nya ketika berbelanja.
Pertanyaan jika Anda, manakah brand yang akan Anda pilih? Atas dasar apa Anda mimilih brand tersebut? Hal ini tentu sangat menarik untuk dijadikan pembahasan karena di pasar inilah kritikal moment/ saat di mana konsumen memutuskan untuk mengeluarkan uang mereka kepada sebuah brand. So pertanyan sederhananya, bagaimana agar brand kitalah yang menjadi pilihan konsumen ketika berbelanja? Coba kita diskusikan yuk.
Subscribe to:
Posts (Atom)






