Showing posts with label Community Marketing. Show all posts
Showing posts with label Community Marketing. Show all posts

Jul 11, 2013

Creating Sales via Crowd Sourcing

Buat yang suka online nampaknya akan cukup familiar dengan yang namanya sribu.com, tees.co.id, dan gantibaju.com, dibalik kesamaan diantara ketiganya yang merupakan sebuah bisnis berbasis online adalah metode “crowd sourcing” yang mereka gunakan salah satunya sebagai bagian dari upaya mereka menjalankan bisnisnya tersebut.

Nah apa sih crowd sourcing? menurut kamus dari William-Webster : “crowd sourcing merupakan praktek memperoleh layanan yang dibutuhkan, idem atau konten, dengan meminta kontribusi dari sekelompok besar orang, dan terutama komunitas online”.

Gampangnya sebagai gambaran untuk 3 role model yang sudah saya jelaskan, ketiganya menjadikan metode crowd sourcing menjadi bagian dari bisnis mereka misalkan sribu.com yang mengundang para desainer freelance professional untuk berkontribusi menjadi desainer sribu.com, jika karya mereka terpilih yang dapet bagian tentunya. Selanjutnya gantibaju.com yang mengkombinasikan jualan baju, dengan e-comerce, dan crowd sourcing dimana mereka membuak peluang bagi para desainer untuk kirim desain dan membuka toko sendiri, dan jika terjual mereka akan mendapatkan royalti, dan hal ini kurang lebih sama diaplikasi oleh tees.co.id yang mengajak masyarakat umum untuk buka toko sendiri untuk jualan.

Nah jika berbicara konteks community dan crowd sourcing tentunya akan sangat luas sekali pembahasannya, dengan demikian dalam tulisan kali ini saya akan batasi lebih pada bagaimana kita menjadikan community sebagai tenaga pendorong yang powerfull bagi bisnis atau brand kita di media online.

Penting tentunya terlebih saat ini internet, social media, dan community merupakan perkawinan yang sangat “sexy” terlebih jika kita bisa memaksimalkan dan mekolaborasinya dalam satu wadah. Oke tanpa panjang lebar langsung saja gan monggo dibaca point-point pentingnya dan semoga ada manfaatnya.

1. Find Right Costumer or Community

Aug 13, 2012

Hijabs From Fashion – To Community – To Business


Tulisan ini terlintas dalam benak saya ketika saya datang ke sebuah event Fashion Expo Ramadhan di Kota Bandung. Dalam event tersebut saya melihat lebih dari 100 tenant yang berpartisipasi dalam event tersebut menawarkan fashion busana muslimah wanita.

Apa yang ingin saya bahas dari fenomena tersebut? sederhana saja dari pengamatan saya tersebut nampaknya perkembangan busana muslim untuk wanita (hijab) selama satu tahun kebelakang ini bisa dibilang sedang menjadi trend di kalangan wanita muslimah, dimana stigma dari persepsi berkerudung itu kuno bisa di dobrak dengan munculnya konsep kerudung modern yang lebih fashionable dan trendy.

Nah berangkat dari fashion yang lambat laun berkembang menjadi sebuah komunitas (community based), yang secara perlahan namun pasti dari komunitas yang sudah terbangun tersebut muncul sebuah celah peluang bisnis baru khususnya dalam industri fashion. Jujur saja bagi saya pribadi dulu mungkin saya hanya aware pada merk “rabbani” salah satu pemain yang sudah lama fokus berkecimpung dalam bisnis busana muslim, hingga pada akhirnya saat ini banyak bermunculan brand-brand independent yang kini terjun kedalam bisnis busana muslim modern (hijab). Dari Prolog yang sudah saya jabarkan tersebut saya ingin memetakan sedikit mengenai fenomena Hijab yang terus berevolusi dari fashion, menjadi community based, sampai akhirnya menjadi sebuah bisnis.