Feb 5, 2012

Pengusaha “Gagal”



“Gua juga ga kebayang bisa mendapat pemcapaian seperti saat ini, padahal gua sempat depresi karena ditipu beberapa kali sampai ratusan juta rupiah, mobil dan rumah ludes dijualbuat nutupin utang habis ditipu.” Demikian ungkapan dari seorang teman yang sudah  8 tahun tidak bertemu, tapi akhirnya malam tadi saya memiliki kesempatan untuk berkunjung dan  banyak berdiskusi  tentang perjalanan hidupnya sebagai wirausaha yang berliku-liku.

Dari seorang banyak hutang dan gagal sekarang memiliki perusahaan kontraktor dengan omset milyaran dan kontrak eksklusif sampai tahun 2015 dengan beberapa brand besar di Indonesia dalam waktu tidak lebih dari 4 tahun. Hal ini membuat saya menjadi penasaran, apasih yang menjadi bekal dia sehingga bisa mendapatkan pencapaian yang cukup luar biasa dalam waktu yang relative cepat.

Setelah sampai 5 jam saja ngobrol dengan diselingi secangkir kopi kayu manis, akhirnya saya bisa menyimpulkan ada 4 kunci yang menjadi dasar kesuksesan teman saya itu, mari kita coba ungkap satu persatu.

Pertama : Tidak takut gagal untuk mencoba hal baru
Yup, poin pertama ini selalu saja terulang dari setiap cerita yang disampaikan, dari mulai bisnis kaos dan ditipu puluhan juta rupiah, bisnis pernak pernik yang pernah untung besar tapi kemudian ada ketidakcocokan dengan partner dan akhirnya memutuskan bersolo karir, sampai bisnis handphone dan tertipu lagi sampai ratusn juta rupiah dan akhirnya bisnis sebagai konstruksi pengeboran menjadi petualangan hidup yang membawanya sampai pencapaian saat ini.

Kecewa, yah pasti kecewa lah pernah ditipu dan gagal, tetapi perasaan kecewa itu tidak menjadikan teman saya ini menjadi skeptis dan menyerah, bahkan menjadi pemicu untuk mencoba banyak peluang-peluang baru dengan berbagai resiko baru yang siap untuk dilahap, dan toh akhirnya penantian yang berdarah-darah itu berbuah manis juga.

Kedua : fokus
“Asal kita fokus untuk terus menjalankan dan komitmen, ga tau nih ada aja peluang yang ketangkep”, kira-kira begitu ungkapan teman saya ini. Tapi memang benar, dengan fokus yang kuat, seluruh energi yang kita miliki bisa kita curahkan untuk terus mengembangkan  bisnis apapun yang sedang kita geluti. Setiap langkah yang kita lakukan tidak lain hanya untuk terus menggali potensi dan peluang yang bermanfaat untuk mengembangkan bisns yang kita geluti dan hasil akhirnya adalah kita menjadi orang yang ahli di bidang tersebut.

Seperti pepatah bilang ada gula ada semut, semakin kita memiliki kapabilitas dan kemampuan yang kompeten sertamembangun serta  berada di ingkungan yang tepat peluang dengan sendirinya akan berdatangan menghampiri kita.

Ketiga : membangun kekuatan jaringan
Jaringan adalah kuncinya, dengan kita dikelilingi banyak orang disekeliling kita, apapun yang kita butuhkan bisa dilakukan. Saya beri sebuah asumsi, jika saya seorang lulusan manajemen dengan uang pas pasan apakah saya bisa membuat sebuah rumah sakit?Jawabannya ya tergantung. Bukan tergantung seberapa besar modal yang saya punya atau sejago apa saya mengobati orang, tapi tergantung seberapa luas pergaulan saya. Lho kok bisa. OOO..tentu bisa *logat sule.untuk klien kita

Jadi begini, memang saya tidak ada background di bidang kedokteran dan saya juga tidak punya modal untuk buka usaha. Tapi saya punya kemampuan untuk memanage orang dan memanage modal. Kebetulan banyak rekan-rekan saya yang lulusan kedokteran universitas terkenal dan mereka sangat dekat dengan dosen-dosen senior yang notabene adalah dokter senior juga, lha mereka bisa saja saya ajak kerjasama untuk menyusun konsep dan mendirikan rumah sakit kecil di sebuah tempat tertentu. Lalu saya akan cari kenalan saya yang memiliki modal besar apakah itu rekan-rekan saya atau klien-klien yang saya kenal. Gampangnya saya pertemukan saja mereka dengan konsep bisnis yang terukur dan baik. Di akhir cerita saya jadi pemilik rumah sakit :D

keempat mengutamakan kualitas 
Konsumen semakin pintar, yang mereka beli itu bukan Cuma merk tapi yang mereka beli adalah value dari merk tersebut. Ada 2 momen yang krusial untuk mendapatkan sebuah projek. Pertama saat presentasi, harus meyakinkan dan kita harus membawa proposal produk yang keren kemudian yang terakhir ini gampang-gampang susah, yaitu kita harus kasih hasil dan value yang bagus dan konsisten  buat klien kita, karena dari sinilah projek akan terus berdatangan tanpa diminta.

Kualitas adalah kunci utama dalam memuaskan konsumen, karena dengan kualitas yang terbaik konsumen tidak akan segan menggelontorkan budget untuk terus menggunakan jasa kita

Okay, kira-kira  4 hal di atas yang menjadi kunci keberhasilah dari rekan saya sehingga bisa menjadi sukses seperti saat ini. Semoga bisa menjadi inspirasi buat kita semua. Selamat mencoba.

creative sales

sumber gambar gilzilberfeld.com

No comments: