Apr 30, 2013

Arya Wiguna “Demi Tuhan” Remix


Bukan lagi Ciyus-Miapah. Kali ini social media lagi happening-happeningnya posting soal Demi Tuhan-nya Arya Wiguna. Gak mungkin deh kayaknya kalian belom nonton video plesetannya atau editan fotonya Arya Wiguna sewaktu marah dan mencaci maki mengenai Eyang Subur di depan kawan-kawan Wartawan sewaktu diwawancara. Gokil, ya? Iya!  (Btw tahu khan siapa Arya Wiguna? Itu yang bareng Adi Bing ribut sama eyang subur yang sampe mencak-mencak)

Coba deh kalian search di youtube pake keyword Arya Wiguna. Kalian bakal nemuin banyak banget video plesetan soal rekamannya sewaktu diwawancara oleh beberapa media. Mulai dari video yang dibuat lipsync atau dubbing dengan menggunakan teks lain, membuatkan naskah pembicaraan sebagai lagu yang dibuat menjadi remix, sampai praktek langsung parodi dari video dengan aktor yang berbeda.

Bukan hanya dari aspek video yang dibuat jadi plesetan, tapi juga dari foto yang diambil di salah satu adegan pada saat Arya Wiguna mengucapkan kata “...HAAAAN!” yang diedit menjadi Hulk, dan semacamnya. Yang paling mengejutkan lagi, salah satu music arranger di Twitter membuat satu video di Youtube (http://www.youtube.com/watch?v=R5DPxV2pvxM) dan audio di Soundcloud (https://soundcloud.com/ekagustiwana/arya-wiguna-demi-tuhan-speech) dengan meng-compose video Arya Wiguna saat marah menjadi sebuah lagu yang enak didengar. Dilihat dari channel videonya itu sendiri, video tersebut diupload sejak 2 hari yang lalu tetapi viewersnya sudah tembus 300ribuan. Begitupun dengan Soundcloudnya yang tembus 30ribu plays sejak hari pertama diupload.

Creative Sales ala Uje’


Siapa sih yang nggak kenal sama Uje? Ustadz ganteng dan gaul yang hobinya mengendarai motor gede ini sering banget muncul di layar televisi masyarakat Indonesia. Lewat ceramah-ceramahnya yang ringan, namun mengena, menjadikan sosok Ujee menjadi sosok yang dikagumi dan diteladani. Udah nggak aneh kan, sebutan “uje si ustadz gaul” begitu lekat sekali di telinga masyarakat. Pria kelahiran 12 April 1973 sudah melanglang buana hampir ke seluruh pelosok negeri untuk berdakwah dan menyeru umat muslim.

Sebagaimana diketahui, akhirnya pada 26 Apri 2013 dini hari, sang Ustad  Gaul akhirnya harus kembali kepada yang maha kuasa, dikarenakan kecelakaan ketika sedang mengendarai motor gedenya.  Sontak berita ini menjadi pusat perhatian dan sekaligus menjadi berita duka untuk masyarakat dan pecinta Uje. Terlepas dari itu semua, saya selaku salah satu pendengar setia ceramah-ceramah almarhum, merasa kehilangan sangat mendalam, apalagi gaya bicara dan bahasa nyelenehnya yang suka kelua saat almarhum ceramah sempat saya ikuti.

Terlepas dari itu semua, saya ingin coba melihat personal brand yang dibangun Uje selama ini dalam kacamata creative sales, dimana Uje berhasil menciptakan aktifitas buy often (membeli lebih sering) & buy recommendation (rekomendasi). Siapa sih yang gak mau sering2 datang ke ceramahnya Uje dan siapa juga akan rugi merekomendasikan Uje utk mengisi ceramah?

Mengutip dari fenomena ini, ada beberapa hal yang ingin saya angkat mengenai kesuksesan Uje dalam kacamata Creative Sales:

1. Strong Personal Branding

Apr 29, 2013

5 Inspirasi Bisnis Forrest Gump


Pada tau film Forrest Gump ga? Ini salah satu film yang terkenal di sekitar tahun 1990-an dan meraih banyak penghargaan. Iya sih emang film jadul, tapi film ini beneran bagus loh, baik dari sisi cerita maupun aktor yang terlibat di dalamnya.

Nah buat yang belum pernah nonton film Forrest Gump, singkat cerita film ini menceritakan perjuangan seorang laki-laki yang bernama Forrest Gump yang memiliki kecerdasan di bawah rata-rata. Forrest sering jadi bahan ejekan teman-temannya, tapi dibalik kekurangannya itu ternyata dia memiliki kemampuan untuk berlari dengan sangat cepat. Dalam perjalanan hidupnya dia pernah menjadi seorang tentara, dimana ia mendapat banyak penghargaan karena kemampuan larinya yang cepat membuatnya dapat menyelamatkan banyak tentara dalam perang.

Setelah itu ia juga berbisnis udang bersama temannya, meski sempat gagal namun pada akhirnya dia sukses dengan bisnisnya tersebut. Setelah itu ia menjadi terkenal karena melakukan aksi lari mengelilingi Amerika Serikat selama beberapa tahun. Ok buat yang ingin lebih detil ceritanya langsung aja nonton filmnya yah. Nah yang mau saya bahas kali ini adalah ada beberapa hal yang bisa kita ambil pelajarannya dari film ini, khususnya buat yang mau mulai berbisnis nih.

1. Jadilah versi yang terbaik dari dirimu

Arya Wiguna, Hulk dan Netizen, Ada Apa?


Uda ga kehitung parodi Arya Wiguna (orang yang ngaku sebagai korban Eyang Subur) muncul di youtube, Path, Group Whatsapp dll beberapa minggu ke belakang, bahkan salah satu video yang di upload sudah mencapai 600 ribu views lebih. Kalo dipikir-pikir banyak juga insan kreatif di Indonesia yang segitu niatnya melakukan editing video dan suara hanya untuk bahan ketawa haha.

3 Hari lalu ketika di solo, salah satu teman saya memperlihatkan video viral dan Image yang didapat dari path sahabatnya di mana Arya Wiguna dengan tipikal Marahnya menyebuatkan "demi tuhan" tiba-tiba menjadi HULK haha, saat itu kamu ketawa ngakak mengingat lucunya video tersebut atau image yang memperlihatkan Arya Wiguna sebelum dan sesudah di santet atau satu image lagi yang memperlihatkan Arya marah karena salah cetak di "percetakan subur" haha.

Nah ini yang menarik buat saya, fenomena segitu banyak orang yang dengan "effort" nya mau membuat parodi video, remix suara dan juga melakukan "sharing" content di dunia online bahkan saya yakin sebagaian besar bukan untuk tujuan komersial. Termasuk saya ini, pake membuat tulisan dan meletakan video yang saya maksud di blog ini haha. Mengapa? Yah itu pertanyaan yang sangat menggelitik saya, ketika banyak brand dengan susah payah membuat target marketnya involve dan sharing dengan kegiatannya dengan berbagai hadiah dan iming-iming, Arya Wiguna dan Eyang Subur justru ga perlu repot-repot meminta orang untuk involve dan sharing mengenai mereka?

Ada apa dengan orang Indonesia khususnya Netizen? Nah coba yuk kita bahas.

1. Suka Berbagi

Apr 28, 2013

Pesan Pizza via X-Box, Tertarik?


Nah loh! Bisa ya pesen pizza via X-Box? Bisa banget. Setelah Pizza Hut sukses dengan program sebelumnya (PHD), dimana layanan pesan antar yang dilakukan oleh Pizza Hut mampu menyita banyak perhatian di kalangan masyarakat dan mampu membantu dan mempermudah konsumen untuk menikmati sajian yang diberikan dengan sangat mudah dan cepat.

Nah kali ini Pizza Hut bekerja sama dengan Microsoft, dan mengumumkan bahwa mereka akan memperkenalkan pada umum mengenai pembuatan aplikasi pemesanan Pizza via X-Box LIVE. Keren banget buat saya, apalagi buat para gamers hal ini adalah sesuatu yang baru untuk konsumen. Dimana para gamers ini bisa memesan Pizza sesuai yang dia mau hanya dengan cara mudah melalui salah satu aplikasi yang dibuat dan di rancang di console x-box 360 yang mereka miliki. Enak banget dong, maen games sambil order pizza.

Tapi sayangnya aplikasi ini baru akan launching dan diunduh di Amerika Serikat! (huaaaaaaaaaa !!!), tapi bukan itu point of review yang bakalan dibahas kali ini. Melalui koneksi antara X-Box dan dengan akun dari Pizzahut.com, gamers dapat memesan dan bahkan memilih sendiri topping yang mereka inginkan (customize), dan hebatnya lagi, gamers dapat menyimpan pizza favorite mereka untuk pembelian yang akan datang. Berbagai kemudahan ditawarkan untuk konsumen dapat membuat terpicu untuk membeli sekarang, membeli lebih, membeli lebih sering, bahkan merekomendasikan ini kepada orang lain (#Creative Sales Credo by Creasionbrand)

1. Creative Selling Idea

Apr 26, 2013

Buy More ala Samsung


“When real life needs real wi-fi solution”, serangkai kalimat yang saya baca di brosur produk dari Samsung yang membuat saya semakin takjub dengan perkembangan teknologi yang saat ini sedang terjadi di muka bumi. Jangan-jangan di masa yang akan datang untuk mengendalikan berbagai peralatan elektronik kita cukup hanya menggunakan kekuatan berfikir. karena sudah ada chip yang dipasangkan pada setiap benda pribadi kita dan terkoneksi dengan setiap DNA secara spesifik.

Hahaha memang luar biasa makhluk Tuhan yang dinamakan manusia gak akan ada habisnya jika membicarakan inovasi dan perkembangan teknologi. Kembali ke studi kasus Samsung, inovasi dari brand asal Korea ini bisa dibilang cukup spektakuler dari mulai peluncuran berbagai produk elektronik (Smartphone, Laptop, Kulkas, TV, Mesin Cusi, AC, dll) yang inovatif dan menarik, dan saat ini Samsung berusaha mengikatkan konsumennya menjadi sebuah komunitas dengan cara mengsinkronkan fungsi antar produknya yang ada di pasar.

Menurut saya ini adalah langkah brilian, karena dalam hal ini samsung tidak mewajibkan konsumen untuk membeli produk pendukung agar produk utamanya menjadi lebih sempurna performanya, tapi samsung merangsang konsumennya secara emosional dengan menawarkan cross function dari jenis produk yang berbeda. Contohnya peluncuran AC smart wifi, dimana produk AC ini bisa dikendalikan tidak perlu lagi menggunakan remote khusus tetapi bisa dikendalikan dari mana saja menggunakan Android & IOS.


Apr 25, 2013

Bisnis Ala Superman


Ngomong-ngomong soal Superman, pasti ada sebagian dari kamu yang mengidolakan superman. Yah, siapa sih yang gak tau superman? Superhero yang tampan, kuat, dan bisa terbang. Terus, apa hubungannya dengan creative sales? Wih banyak banget! Banyak yang bisa kita kembangin dari sebuah nama superman untuk berbagai macam industry bisnis.

Coba kita lihat dari bidang kuliner. Dengan menggunakan nama superman, kita bisa menggunakan nama-nama superhero sebagai list menu book di kedai kita. Pelayan-pelayannya yang berbadan besar dan macho. Sigap juga terhadap bencana-bencana kecil. Yaaah, banyak yang bisa dikembangkan. Mau contoh lagi?

Bidang jasa! Pengiriman barang dikirim dengan paket express. Packaging barang berwarna merah biru, dan dikemas dengan kokoh biar tidak mudah pecah. Nah, sekarang langsung kita mulai aja yuk tentang bisnis ala superman.

1. Superman, nama sang superhero

Apr 24, 2013

Twitter Ads VS Twitter Buzzers


Kalo sekarang buka timeline twitter, pertanyaannya udah lain lagi. Bukan “udah dapet berapa kata motivasi yang kamu baca?”, tapi “udah dapet berapa ads yang kamu klik?”.

Twitter baru-baru ini membuka pasarnya untuk pemasangan Twitter Ads di Indonesia. Mungkin bisa dikatakan sedikit telat. Ya, betul. Gimana enggak. Indonesia selalu menciptakan Trending Topic World Wide (TTWW) dan juga sering dinobatkan sebagai negara yang paling aktif dan agresif mengetweet dan menyebarkan berita atau isu. Twitter sudah dijadikan sebagai channel pemasaran sejak sekitar 2 tahun ke belakang, tetapi Twitter Ads baru muncul belakangan ini.

Sebelum Twitter Ads muncul, para pemasar melakukan strategi pemasaran melalui para buzzer yang memiliki pengaruh besar di Twitter dan memiliki jumlah followers yang banyak. Sejauh ini, berdasrkan pengalaman saya yang juga melakukan strategi community building dengan menggunakan buzzer untuk media Twitter merasa bahwa proses buzzing ini sangat efektif dan selalu mencapai target sesuai waktu yang ditentukan.

Namun, belakangan ini semenjak Twitter membuka jaringan resmi di Indonesia untuk pemasangan Twitter Ads, banyak sekali para brand bahkan public figure yang memasang iklan di fitur Twitter. Apakah mereka merasa bahwa proses buzzing tidak seefektif dibandingkan dengan penggunaan Twitter Ads? Yuk, simak penjelasan saya mengenai manfaat pemasangan iklan melalui Twitter Ads dibandingkan dengan Twitter Buzzer.

Mind Share - Market Share - Heart Share


Coba nulis pembahasan yang rada serius ah, he4 Cuma bingung mau mulai dari mana tapi intinya melalui tulisan kali ini saya ingin bahas sedikit mengenai pendekatan 3S (biar gampang nyebutnya) koq tiba-tiba? He4 tulisan ini didasari sedikit pengalaman kebetulan salah satu perkuliah MBA beberapa hari kemarin nggak biasanya diselenggarakan di luar kelas, tepatnya di Starbuck TSM, saya juga awalnya bingung kok kuliah diadain di Starbuck belajar apa ngopi?

Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya oleh saya dan teman-teman disana kami berkesempatan mendengarkan sharing dari sang Store Manager mengenai kisah sukses perkembangan Starbuck khususnya di Indonesia, nah dari cerita tersebut dosen marketing saya tiba-tiba nyamber menyinggung sedikit mengenai kesuksesan merk mendunia “Starbuck” yang berhasil berkembang di Indonesia dengan 148 outletnya melalui pendekatan 3S (mind share, market share, dan heart share).

Dari sedikit penjabaran beliau setidaknya saya mendapatkan sedikit pencerahan mengenasi konsep 3S, dan melalui tulisan ini saya tertatik untuk berbagi sedikit mengenai ilmu yang saya dapatkan tersebut, nah jadi kalo masih ada yang kurang-kurangnya mohon dimaklumi dan diralat saja yah, wong saya juga masih belajar he4.

1. Mind Share

Apr 23, 2013

Mujigae, Korean Attack to Indonesia

Beberapa minggu belakangan ini bisa jadi Korea adalah salah satu yang jadi perbincangan hangat. Kalau beberapa tahun belakangan ini yang booming adalah Korean Wave dari sisi musik, kali ini lagi hangat-hangat nya keyword Korea diperbincangkan di kancah politik dunia.

Anyway kemarin ini topic Korea saya bertambah seru karena saya baru saja mengunjungi sebuah restoran Korea yang unik banget! Restoran ini bernama Mujigae dan berlokasi di Cihampelas Walk Bandung. Sebenarnya saya sangat terpana sekali dengan apa yang telah dilakukna oleh Korea di berbagai belahan dunia. Masalahnya beberapa decade belakangan ini terlihat jelas perkembangan yang sangat pesat dari Negara ini dan tidak hanya kemajuan negaranya sendiri, tapi juga pengaruhnya ke berbagai belahan dunia.

Sebut saja di industri teknologi. 2 pemain raksasa Samsung dan LG yang sama-sama berasal dari Korea mampu menciptakan trend an lifestyle, bahkan brand Samsung dengan produk-produk unggulannya saat ini mampu membuat para masyarakat di Negara Barat beralih dari fanatisme awal mereka terhadap produk Apple. Bebrapa bulan lalu saat saya mengunjungi kerabat di Sydney, saat nengok-nengok di jalan yang saya temukan lebih banyak mereka yang memakai Samsung SIII dibandingkan IPhone.

Selain di industri teknologi, sebut saja di dunia musik.Korean Wave di dunia musik tidak perlu diragukan lagi, karena pengaruhnya menyebar di berbagai penjuru dunia dan mempengaruhi industri lainnya seperti industri fashion. Fashion yang di bawa Korean Wave dari klip musiknya mampu menciptakan kategori baru di dunia fashion, dan terutama di Indonesia kian membuka pasar jualan Online yang banyak mengimpor barang dari Korea dan menjualnya secara Online.


Core Competency, Udon


....... Trully Asia, nah kira-kira kalimat apa titik-titik tersebut? Berikutnya
Never Ending Asia tagline apa ini?
Shanti, Shanti, Shanti tagline apa ini?
Dan terakhir The Spirit of java, tagline apa ini?

Jika Anda bisa menjawab 2 saja dari yang saya sebutkan di atas itu sudah cukup bagus hehe. Mostly beberapa orang yang saya tanya hanya bisa menyebutkan 1-2 dua pertanyaan di atas dengan benar dan Anda bisa duga sendiri mana tagline yang bisa ditebak oleh rata-rata orang yang saya tanya.

Kita lupakan sejanak pertanyaa-pertanyaan di atas, tadi pagi saat santai saya kebetulan menonton acara Channel Jepang di Metro TV, acaranya sangat menarik karena membahas soal branding Prefektur di Jepang, mereka membahas bagaimana setiap prepektur bersaing untuk melakukan branding agar turis di daerahnya bisa meningkat.

Salah satu Prepektur yang di bahas adalah Prepektur Kagawa dengan taglinenya The City of Udon, tagline ini merupakan re branding dari tagline sebelumnya yang lebih mengangkat keindahan alam sebagai nilai jual prefektur Kagawa, mengapa di re branding karena ternyata nilai jual "alam" tidak membuat turis tertarik untuk datang ke prefektur kagawa, terlalu standart dan hampir kebanyakan prefektur menjual "alam" sementara di Kagawa alamnya tidak semenarik  alam di prefektur lainnya, karena itulah setelah mereka pelajari lebih dalam mengenai keunggulan budaya mereka mereka putuskan untuk menjadi UDON sebagai "selling point" bagi prefektur Kagawa.

Hasilnya? Kunjungan turis sejak campaign baru dicanangkan meningkat, hal ini diperlihatkan dari statistik kunjungan dan peringkat prefektur dengan kunjungan turis yang tadinya peringkat 30 menjadi peringkat 25 berkat UDON. Kok bisa? Nah coba yuk kita bahas dari sisi perspektif marketing.

1. Your Core Competency

Apr 22, 2013

Agnes Monica, Tom Cruise "Oblivion" & Effective Trick


Mau terkenal di Indonesia? Gampang, kasih aja tiket ke Agnes Monika
Hanya 1 tiket untuk membeli cerita di Indonesia

Minggu ke 2 bulan April pemberitaan media on line “ramai” dengan cerita hadir nya Agnes Monica, salah satu penyanyi dan aktris muda Indonesia, di premier film Oblivion di Los Angeles sana. Bahkan di salah satu portal on line disebutkan juga bahwa ternyata foto Agnes Monica di black carpet Oblivion tersebut dicantumkan dalam website resmi Oblivion

Salut untuk Agnes Monica yang bisa menembus kalangan internasional. Tapi ada juga beberapa nada miring cenderung sirik yang saya sempat dengar: “ngapain juga ya Produser Oblivion ngundang Agnes Monica di acara itu? Kan yang lebih diuntungkan Agnes nya, sedangkan film Oblivion ga perlu ada Agnes Monica juga udah mendunia dan tenar. AHA!!

Karena pertanyaan itulah saya jadi mulai disadarkan, iya juga ya apa ya kira2 alasan sang produser susah2 ngundang artis dari Indonesia? Toh, taburan artis2 di Holywood sana sudah lebih dari cukup untuk mempromote kan film Oblivion ke seluruh dunia, apalagi aktor utamanya Tom Cruise, siapa juga yang engga kenal Tom Cruise.

Apr 21, 2013

Push & Pull Marketing Via Online


Banyak sekali aktifitas-aktifitas marketing yang bisa dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan Online, mulai dari aktivasi branding dengan promosi, reseller/ agen, kerjasama pihak ketiga dan lain-lain. Aktifitas penjualan online yang menjamur di Indonesia saat ini menjadikan atmosfer persaingan dan kompetisi yang ada dan berkembang di pasar menjadi sangat kompetitif, dan sering “sikut-sikutan”. Hal ini otomatis memaksa para pemilik brand untuk putar otak, untuk bagaimana caranya brand dan product yang diusungnya sebagai public trusted brand/ product yang secara langsung akan mempengaruhi penjualan

Strategi!! Ya, ini yang harus dilakukan, tapi jangan lupa action yang paling penting. Berbagai strategi bisa dilakukan dalam upaya menggaet pasar dan membangun brand awareness, ini menjadi hal yang sangat wajib bagi pemilik brand. Push & Pull Marketing Activities, ini dia yang akan coba saya bahas dalam artikel saya sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam pada metode push & pull ini, mulai dari membangun brand equity sampai dengan memperbanyak channel penjualan.

1. Push Marketing (Activity)

Apr 19, 2013

Vitamin C Marketing “Curiosity”


Kenapa sih sekarang cepet banget ganti tren viral video, mulai dari yang shuffle dance, flash mob, terus gangnam style, eh terus harlem shake? Dunia perinternetan itu emang cepet banget sih nyebar info, mulai dari berita ya sampe video –video tadi itu.

Terus ada vitamin yang emang ngedukung orang-orang buat ngeklik itu video, sama nonton terus nyebarin. Yaitu vitamin C, Curiousity alias pengen tahu alias kepo, kata orang-orang jaman sekarang. Knowing Every Particular Things a.k.a Kepo tadi pasti ada di setiap makhluk online yang berseliweran, dan yang sering nyebarin viral.

Ada beberapa hal juga sih yang ngedukung penyebaran ke-“curiousity”-an itu tadi. Ada yang internal ada yang eksternal. Dan gak banyak video viral tadi itu juga pake jasa sosial media strategist kok, kalau-kalau belum tau aja. Beberapa hal yang tadi bakal coba dipetain di poin-poin yang ada di bawah.

1. What contents to spread

Apr 18, 2013

Nasi Goreng Online, Ide Gua NIh!!

Ide ini sebetulnya sudah dua tahun ke belakang saya pikirkan untuk membuat Nasi Goreng Delivery karena saya lihat belom ada Brand yang serius menggarap ini, bukan tidak ada namun coba sebut 1 nama Brand yang khusus menjual Nasi Goreng dengan berbagai varian rasa?

Lupa saya sudah membahasnya dengan siapa saja, namun setidaknya ide ini sudah saya bahas lebih dari ratusan orang haha, baik itu secara individu maupun ketika sharing melalui seminar-seminar yang kebetulan saya menjadi pembicaranya. Bahkan sopir kantorpun saya share ide ini agar bisa menjadi usaha sampingan karena saya yakin betul jika dikelolah dengan professional dan kreatif bisnis ini akan sangat menguntungkan, berapa sih modal nasi Goreng hehe.

yah waktupun berlalu, ide yah tinggal ide yang tidak pernah ada realisasinya sampai satu hari saya sedang asik nonton datanglah seorang teman membawa sebungkus nasi goreng "eh asik nih bisa delivery, ada macem-macem lagi menunya, nih flyernya", rasanya dunia ini seperti berhenti berputar dan bumi ini seperti berguncang *Hyperbola abis* haha. Sial, ide yang selama ini saya yakin akan berhasil malah dijalankan sama orang lain, nah melihat teman-teman saya sering sekali memesan Nasgor tersebut makin kesel deh nih hati sembari ngomong "ah konsepnya kurang Ok masih, kalo gua buat yang seperti ide gua pasti akan lebih berhasil", Anda tahu, omongan ini 3 bulan lalu, apakah saya sudah membuat Nasgor "idaman" saya tersebut? TIDAK

Sering tidak menjumpai hal seperti ini? atau bahkan Anda alami sendiri di mana Ide-ide yang menurut kita hebat, akan sukses dan pasti bisa berjalan sama sekali tidak ada realisasinya sampai saat ini? Atau ide kita yang keren tiba-tiba dijalankan oleh orang lain dan sukses? Coba yuk kita telaah, dan semoga setelah membaca ini kita tidak lagi membiarkan ide itu "ngangur" dan akhirnya kita tangisi karena orang lain yang menjadikan itu uang.

1. Kuncinya adalah Action

Apr 17, 2013

Icon Campaign Sang Cawalkot


Nggak kerasa yah pemilihan Calon Wali Kota Bandung periode 2013 – 2018 akan dilangsungkan beberapa bulan lagi perasaan baru banget beres kemaren pemilihan Gubernur baru Jawa Barat. Untuk warga Bandung sendiri saat ini mungkin sedang dalam proses pencarian informasi dan penilaian Bakal Calon Walikota yang dinilai memiliki visi dan misi sesuai dengan harapan mereka untuk Kota Bandung, bahkan mungkin tidak menutup kemungkinan beberapa diantaranya sudah menetapkan pilihan mengenai bakal calon mana yang akan dipilih nanti.

Oke balik lagi ke pembahasan bahas mengenai pemilihan Calon Wali Kota, melalui tulisan ini saya ingin membahas mengenai fenomena social media yang kini dipilih sebagai salah satu media untuk kampanye.  Dalam artikel sebelumnya saya pernah sedikit membahas mengenai “Perang Public Campaign via Twitter” yang secara umum menjelaskan alasan kenapa twitter dijadikan sebagai salah satu media untuk kampanye oleh para Calon Gubernur Jakarta saat itu. Oke mungkin boleh direview sedikit, ada 5 alasan yang intinya adalah large number of twitter user, sosmed low cost activity for campaign, two ways communication channel, chance for engagement, dan viral mode.


Kenapa Jualan ke Perempuan?


Hari Minggu buat saya adalah hari nya ngobrol dan kumpul sama keluarga, selain pergi jalan-jalan bersama, biasanya saya bisa lebih santai dan ngobrol tentang banyak hal. Sedikit obrolan saya dan Mama saya:

Mama (M) :“Paling enak nih kalo jualan sama Ching2” (Ching2 adalah nama panggilan dari salah satu saudara saya yang sangat mengikuti trend fashion, baik dalam maupun luar negeri).
Saya (S) : “Maksudnya?”
Mama (M) : “Iya, dia mah kalo ada temen ataupun saudara yang cerita ini barang bagus dan lagi trend, dan kalo dia suka sama model nya pasti saat itu juga langsung dibeli”
Saya (S) : “Oh, ya? Ga pake tanya harga atau survey barang yang sama ke brand atau toko lain?”
Mama (M) : “ Engga, malah kadang2 kkalo udah suka banget, langsung di tempat dia minta nomor rekening lu, dan langsung ditransfer!!”

Wiiihhhh..... agak terkagum-kagum juga saya pas denger cerita Mama saya, dan ternyata ketika saya pernah ngobrol dengan beberapa teman saya yang termasuk wanita kalangan socialite, hmmm... ternyata hal-hal seperti itu sering terjadi dan sangat wajar sekali... WOW (ga pake koprol tentunya)... tapi fenomena itu memang sering banget terjadi di kalangan perempuan... catat... perempuan yang lebih sering belanja hanya karena faktor dorongan emosional.


Apr 16, 2013

“Kicauan” Sang RI 1


“Halo Indonesia. saya bergabung ke dunia twitter untuk ikut berbagi sapa, pandangan, dan inspirasi. Salam kenal. *SBY*”, ada yang familiar dengan tweet tersebut? yup jagat social media (twitter) di Indonesia baru-baru ini digemparkan dengan fenomena orang no 1 di Indonesia (SBY) yang muncul dengan account twitternya @SBYudhoyono, account yang di release pertamakali pada 13 April 2013 ini kini sudah diikuti oleh hampir 700K followers sebuah pencapaian yang fantastis tentunya untuk hitungan beberapa hari tanpa menggunakan buzzer hehe.

Pro & Kontra mengenai fenomena ini sudah pasti ada, karena pada dasarnya segala sesuatu bagaikan dua sisi mata uang, sehingga fenomena ini bisa menimbulkan pro dan kontra bagi sebagian orang. Nah Khusus bagi para penggiat social media (twitter), fenomena ini mungkin akan memunculkan sebuah pertanyaan besar mengenai alasan utama dibalik adanya account twitter resmi milik RI-1 ini, apakah hanya ingin menjadi bagian dari uforia social media di Indonesia, atau memang ingin lebih dekat dengan warganya melalui direct interaction melalui social media.

Suspended Coffee, Great CSR Concept


Ada hal yang menarik ketika membaca sebuah artikel tentang fenomena kuliner di dunia saat ini, tepatnya di Napoli, Italy, Bulgaria, Inggris dan Melbourne Australia. Banyak cafe membuat program campaign "Suspended Coffee". Implementasinya sebagai berikut, misalkan kita datang dengan membawa 3 rekan kita, kita akan ditawar untuk membayar lebih dari 3 coffee, misalkan kita akan membayarkan untuk 5 orang. Jatah 2 kopi yang disebut dengan istilah "Suspended Coffee" yang kita bayarkan tadi akan diberikan kepada gelandangan yang biasanya mampir secara berkala untuk meminta "Suspended Coffee" yang disumbangkan oleh pengunjung kafe tersebut.

Luar biasa bukan, Konsumen diajak untuk melakukan CSR bersama. Brand pasti terbangun dengan positif, banyak media-media yang meliput dan isu ini tersebar secara word of mouth di kalangan masayarakat Eropa. Berdasarkan beberapa sumber diperoleh informasi lebih dari 150 cafe di Bulgaria menjalankan program ini dan menurut Daily Mail (04/01/2013) di Inggris pun sudah ada sekitar 150 cafe seperti Starbuck dan Costa mulai menjalankan program ini pula.


Apr 15, 2013

PSY - GENTLEMAN, Really?



Tahun 2012 adalah tahun nya Gangnam Style, tapi awal tahun 2013 adalah tahunnya Harlem Shake, tapi beberapa hari yang lalu saya mendapatkan info ternyata si Raja Goyang Kuda PSY baru saja meluncurkan sebuah lagu dan video klip baru yang ber titel “gentleman”, dan kaget nya lagi ternyata video itu baru saja di upload 13 April 2013 kemarin, dan pada saat artikel ini ditulis (15 April 2013) sudah ada 52,981,900 juta.

Setelah nonton video klik Gentleman, mungkin ada yang merasa sedikti deja vu dengan “Gangnam Style”, karena dari kacamata konsumen, sepertinya ada beberapa hal yang kurang lebih disajikan dengan tema yang masih mirip, seperti: tema yang diangkat masih dari “kelakuan” masyarakat Gangnam, munculnya banyak cameo selebriti Korea (Yoo Jae-Suk, dan posisi Hyuna-4Minute, yg sekarang digantikan Ga In-Brown Eyed Girl, yang berperan menjadi model utama video klip), aksi “gila” dan urakan PSY di beberapa tempat, dll.

Tapi saya memang tidak terlalu ingin membahas lebih lanjut lagi tentang content hiburan dan bagus tidak nya si video clip ini, karena saya bukanlah kritikus seni ataupun dunia hiburan, saya ingin membahas dari kacamata konsumen dan marketing saja, dimana pengulangan memang selalu di ikuti dengan tambahan feature ataupun tambahan teaser baru yang sering membuat konsumen menjadi lebih penasaran untuk mencari informasi lebih dan lebih lagi.

1. Goyangan baru 

Buy-ology, Eyang Subur dan Ritual Marketing


Wah,, mentang-mentang Eyang Subur dan sekian banyak ritualnya lagi ngetren, makanya ada artikel berbau misteri nih.. Nga koq.. tema ritual ini bukan semata-mata karena topic Eyang Subur lagi ho, tapi karena ritual ini bisa membantu Anda untuk meningkatkan penjualan!

Wah apakah mandi kembang atau makan daging mentah atau begadang 5 hari 5 malam yah yang bisa membuat penjualan kita meningkat? Mmhh… pastinya bukan ritual itu yang saya maksud!!!!!

Cerita awal ide penulisan sharing ini adalah hasil saya membaca buku Buyology karangan Martin Lindstorm, salah seorang pakar branding yang sudah menciptakan karya-karya besar skala dunia. Di dalam bukunya tersebut, Lindstorm menceritakan berbagai hasil riset metode neuromarketing yang memaparkan apa saja hal-hal yang bisa mendorong seseorang membeli suatu produk.

Neuromarketing sendiri sudah cukup lama berkembang dan saat ini menjadi suatu metode riset yang dipercaya lebih akurat dibandingkan metode riset konvensional yang masih banyak digunakan saat ini. Metode riset konvensional menitikberatkan pada jawaban-jawaban para responden. Namun kebalikannya, apabila riset konvensional mengandalkan “kesadaran” para respondennya, neuromarketing mendapatkan jawaban dari “alam bawah sadar” para responden.

Neuromarketing dikatakan lebih akurat karena hasil riset menunjukkan bahwa konsumen membeli seringkali bukan hasil dari pemikiran sebuah logika/kesadaran, namun dari alam bawah sadar mereka. Hal ini terbukti saat kita berada di rak supermarket, kurang dari 2 detik kita sudah menentukan keputusan pembelian tersebut, dan hal tersebut dilakukan oleh saraf-saraf di otak kita yang mengumpulkan berbagai data, pertimbangan, pengalaman dari masa lalu dan secepat kilat mengarahkan otot tangan kita untuk mengambil suatu produk.

Oke.. lalu apa hubungannya dengan ritual? Ini adalah salah satu temuan yang menarik dari hasil riset Lindstorm.  Banyak tokoh pakar brand seringkali mengatakan brand/merk yang paling berhasil adalah sebuah agama. Dan jika Anda ingin membangun brand Anda sekuat agama yang berhasil masuk hingga “alam bawah sadar” penganut nya, maka kita perlu mempelajari apa saja elemen-elemen yang ada di dalam sebuah agama yang bisa diciptakan pada brand Anda.


Apr 12, 2013

Lagi ngapain lu?


A : “Lagi ngapain lu?”
B : “Belanja online, nih.”
A : “Beli apa? Aksesoris gelang-gelangan sama cincin yang lagi hits itu ya?”
B : “Bukan. Lagi beli popok bayi, botol susu bayi, biskuit bayi, susu bayi, sama gendongan bayi buat hadiah kelahiran keponakan baru”.
A : “Yaelah… Ribet bener. Itu mah tinggal beli aja ke minimarket ebelah”
B : “Beda, dong. This is only one touch. Semua kebutuhan bayi ada disini. Gue nyari yang ga bikin ribet”

Belakangan ini, banyak sekali portal-portal website jual beli yang menyediakan fasilitas seperti one-stop shopping. Contohnya, sukamart.com untuk ritel sembako dan kebutuhan sehari-hari, dan  juga sepatumurah.com untuk produk alas kaki. Kedua contoh website tersebut merupakan portal jual beli yang menjual bukan hanya satu brand, tapi dari beberapa brand dari brand master berbeda.

Beberapa fenomena di dunia e-commerce ini bisa memberikan insight mengenai behavior dari konsumen masa kini yang cenderung menginginkan hal yang serba praktis. Di samping itu, apa keuntungan yang didapat dari portal website jual beli yang menjual produk dari banyaknya brand? Check this out!

1. One Stop Shop for One Touch

Apr 11, 2013

Ayo nikah, mau?


Media online memang selalu memberikan cerita menarik nampaknya, karena baru-baru ini saya nggak sengaja menemukan sebuah portal yang tidak biasanya bagi saya, jujur saja baru pertamakali saya menemukan portal online seperti ini, adalah www.ayonikah.com portal yang saya maksudkan tersebut. Begitu pertamakali saya buka portal website tersebut perasaan campur aduk ngumpul deh mulai dari amaze “ternyata ada loh ya portal ginian” ampe bengong “liat banyaknya member yang terdaftar”. Keberadaan portal ini nampaknya perlu juga untuk diapresiasi karena bisa muncul dibalik ke-tabuan masyarakat kita khususnya mengenai hal-hal yang sifatnya tidak biasa.

Ayonikah.com ini dinilai sebagai sebuah “perkawinan” antara solusi dan bisnis opportunity melalui media online, kenapa saya bilang demikian? pertama karena core business yang ditawarkan oleh ayonikah.com merupakan jasa dalam bentuk solusi pencarian pendamping hidup secara online, nah yang dari solusi tersebut berhasil di konversi menjadi peluang bisnis yang mungkin bagi sebagian orang nggak akan kepikiran sama sekali ngehasilin duit dari hal ginian, boro-boro kepikiran jadi duit kepikiran mengenai konsep bisnisnya aja mungkin nggak pernah terlintas.

Yah namanya juga media online apapu bisa jadi bisnis he4, nah dilandasi akan hal tersebut melalui tulisan ini saya ingin membahas sedikit mengenai fenomena menarik ini, cekidot.

1. Menawarkan Solusi

Apr 10, 2013

6 Taktik Jitu Agar Customer Repeat Order


Beli sekali?! Itu sih biasa. Beli berkali-kali?! Ini yang tidak biasa. Ayo ayo ngaku, siapa dari kamu yang kebanyakan dapet customer baru aja, tapi gak ada yang beli lagi beli lagi?

Dalam melakukan closing kepada para calon customer kita, ada banyak hal yang wajib kita lakuin agar mereka akhirnya melakukan transaksi. Tapi gak mau dong kalau customer kamu hanya datang dan pergi 1 kali saja?

Oke deh, berhubung saya sedang bersemangat sekali hari ini, jadi mari simak baik-baik ya! saya akan share tentang 6 taktik jitu agar customer kita melakukan repeat order. Yuk!

1. Special Benefit
Wajib banget buat kamu kasih benefit sama customer2 kamu. Benefitlah yang mereka rasakan dan akan terkenang dalam benak mereka. Untuk poin ini, kamu bisa kasih mereka voucher khusus, mungkin kamu mau kasih voucher untuk pelanggan yang menggunakan warna baju sama dengan kamu, wah berkesan banget buat mereka. Tapi ingat, kasih voucher yang hanya bisa digunakan untuk order selanjutnya. Mantep kan?!


Apr 9, 2013

Frank & Mike, The King of Negotiation

Salah satu acara tv show favorit saya adalah The Pickers yang ada di channel History. The Pickers ini bercerita mengenai dua sahabat kecil Frank and Mike, yang memiliki bisnis penjualan barang bekas. Untuk mencari list barang bekas yang mereka ingin jual, mereka berkelana ke seluruh pelosok Amerika, mendatangin tempat-tempat terpencil untuk mendapatkan barang bekas yang mereka inginkan.

Nah proses ketika mereka berkunjung ke satu tempat ke tempat lainnya inilah yang sangat menarik untuk ditonton dan pelajari, selalu ada orang baru yang harus mereka temui dan selalu ada strategi negosiasi yang berbeda yang harus dilakukan sehingga mereka bisa membeli barang bekas yang mereka inginkan sesuai dengan harga yang mereka inginkan tentunya.

To be honest, saya sudah lama ingin menulis sharing inspirasi mengenai acara ini, nah ada kesempatan akhirnya saya bisa membagi ke teman-teman inspirasi dan Frank & Mike ini, coba yuk kita diskus satu per satu.

A. Cintai apa yang Anda lakukan

Apr 8, 2013

Adu “Fungsi” v.s Adu “Kecerdasan”


Gaya yah judulnya, sampai-sampai kalo baca judulnya langsung mikir emang ada yah bisnis yang adu fungsi lawan adu kecerdasan? buat para pelaku bisnis kira-kira kalian sedang adu “fungsi” atau adu “kecerdasan”? oke sebenarnya adu “fungsi” dan adu “kecerdasan” hanya sebuah perumpamaan saja, bahwa dalam realita bisnis di lapangan banyak pelaku bisnis yang lebih cenderung sibu beradu “fungsi”, namun juga tidak sedikir para pelaku bisnis yang melakukan adu “kecerdasan”.

Nah melalui tulisan ini sebenarnya saya hanya sedikit berbagi saja mengenai  bisnis yang mengandalkan adu “fungsi” dengan bisnis yang mengandalkan adu “kecerdasan”, tentunya masing-masing memiliki pembahasan yang berbeda sehingga menarik untuk dibahas.

1. Adu Fungsi = Bisnis Komoditi
Oke pertama adalah adu “fungsi”, yang dimaksud dengan bisnis adu “fungsi” sebenarnya sangat sederhana dalam hal ini para pelaku bisnis hanya bersaing dengan fokus menjual fungsi utama dari produk yang dijualnya tersebut mau itu barang ataupun jasa. Misalkan sebuah produk donat yang dijual dibeli oleh seorang konsumen untuk “mengenyangkan” perutnya yang lapar atau konsumen tersebut membelinya karena donat tersebut “enak”, sehingga tidak ada kebutuhan lainnya yang dicari oleh konsumen tersebut.


Tampan Tailor


Begitu membaca judul di film di atas saya langsung mengatakan dalam hati "harus nonton" padahal saat itu saya tidak mengetahui dengan jelas kenapa saya harus menonton film ini, siapa yang main di film tersebut dan film tentang apa ini sebetulnya, satu-satunya alasan saya ingini menonton film ini adalah karean JUDUL nya yang sangat menarik buat saya Tampan Tailor.

Nah apalagi setelah sahabat saya mengatakan bahwa film ini diperankan oleh Vino Bastian, salah satu cineas yang paling saya sukai karena karakter yang diperankan di film biasanya bagus dan enak di tonton dan juga film ini diceritakan oleh sahabat saya mirip dengan Pursuit of Happiness, sebuah film yang sangat inspirational yang diperankan oleh Will Smith dan Anaknya, wah makin ajah pengen nonton filmnya.

Akhirnya sabtu lalu kesempatan untuk menonton Tampan Tailor ini kesampaian juga, flot filmnya walaupun sedikit maksa dibeberapa bagian (anyway saya bukan kritikus film) hehe, namun secara overall film ini bisa dikatakan sangat bagus dan memberikan inspirasi untuk penontonnya, tapi okelah tentu saya ingin bahas tetap dalam koridor marketing hehe, ada beberapa pelajaran yang sangat berharga yang bisa kita ambil dari Tampan Tailor ini, apa ajah itu? COba yuk kita diskusikan satu per satu.

1. Judul is Everything

Apr 4, 2013

5 “Sihir” Marketing dari Subak Bali Agro


Minggu lalu,saya sempat mengunjungi Bali, sebuah pulau eksotis yang indah menurut sebagian besar orang yang pernah saya tanya tentang Bali. #BaliTrip ini sedikit banyak menyisakan banyak kesan dan inspirasi untuk saya, termasuk sebuah kunjungan kami di sebuah tempat kedai kopi di kawasan Bedugul, Bali. Saya memang memiliki kebiasaan meminum kopi dalam keseharian, maka di hari itu di tengah perjalanan kami ke Ubud, saya bertanya kepada Pak Ketut (driver ramah dan ceria yang menemani liburan saya di Bali): “Pak, nanti kalau ada tempat beli kopi mampir ya, saya mau beli kopi dulu.”

Tadinya saya kira Pak Ketut akan membawa kami ke kedai kopi pinggir jalan biasa tempat kita disuguhkan kopi – glek langsung – bayar – selesai. Tapi ternyata Pak Ketut membawa kami ke sebuah tempat minum kopi yang sangat menarik, mengapa menarik? Disini kami para tamu bukan hanya masuk untuk minum kopi saja, tapi di awal gerbang kami memasuki sebuah “jalan setapak” di mana di pinggir-pinggir nya dipenuhi pohon, kemudian seorang wanita Bali pun menyambut dan mengantar kami seperti tour guide, rupanya sudah SOP untuk wanita bali itu untuk mengantar dan memperkenalkan cara pegolahan kopi dan teh disana, dimulai mengunjungi tanaman-tanaman kopi dan teh, kemudian memperlihatkan proses mengsangrai kopi dan menjemur (maaf) kotoran luwak agar biji kopi bisa diambil, sampai dengan memberikan kami “treatment” minum kopi gratis... wah.. sebuah experience yang sungguh membekas.

Menariknya lagi sepanjang “touring” tersebut kami tidak diberikan informasi mengenai berapa macam produk dan harga produk teh dan kopi tersebut,tapi selalu dijawab dengan kata2: “Nanti bisa langsung dilihat harga dan ragam nya di toko nya”. Setelah meninggalkan tempat tersebut saya jadi merasa “disihir” oleh pelayanan dan alur yang diciptakan oleh SOP tempat tersebut, berikut saya akan coba bahas beberapa hal yang membuat kami “tersihir”

Apr 2, 2013

Tandem Maut Menciptakan Profit



Sepulang dari liburan panjang di pulau dewata ada kejadian menarik yang ingin saya ceritakan pada artikel kali ini, kejadiannya ketika rombongan berada di dalam pesawat yang sedang melaju dari Bandung ke Bali. Setelah lampu sabuk pengaman dipadamkan dengan kompak pramugari menghampiri para penumpang dan memberikan satu lembar kertas dimana dibagian depannya tertulis dengan cukup besar “TERBANG DENGAN LION TICKET HEMAT RP.300.000 !*”. Kalimat yang cukup memprovokasi terutama bagi penumpang yang memang hobi bepergian dengan menggunakan pesawat.

Rasa penasaran membuat saya membaca lebih lanjut informasi yang tertera di selembar flyer tersebut, dan ada satu hal yang membuat saya tersenyum yaitu ternyata ini bukan semata iklan dari Lion Air, tetapi merupakan aktivasi yang dilakukan oleh Bank Sinar Mas untuk mendrive customer untuk buy now, dengan menyebarkan form pembukaan rekening tabungan bekerjasama dengan Lion Air.

Salah satu konten program co-branding yang tertulis dari Lion Air dan Bank Sinar Mas ini adalah Penumpang yang membeli tiket Lion minimal 500.000 akan mendapatkan cash reward sebesar Rp. 300.000,- asalkan membuka rekening tabungan di Bank Sinar Mas sebesar Rp. 1.000.000,- sampai tanggal 31 Maret 2013. Cukup menarik, tapi apakah pasti berhasil? Tentunya hanya Lion dan Bank Sinar mas yang tahu. Tapi anyway apapun hasilnya program ini merupakan salah satu program creative sales yang cukup dapat membuat target market melakukan push to action, salah satunya seperti yang saya lakukan yaitu membaca seluruh konten promo yang dibuat dan akhirnya saya buatkan sebuah artikel yang tentunya bisa menciptakan program womm bagi kedua brand ini.

Lalu, bagaimana sebuah brand bisa menciptakan program co-branding yang efektif dalam menciptakan Buy Leads & Buy Now.

1. Pilih yang Satu level

Apr 1, 2013

Air Asia Go, Amazing Creative Sales


Beberapa hari lalu saat saya sedang berjalan-jalan di mall, saya melihat sebuah stand yang menarik perhatian sekali. Selain memang padat dikunjungi orang, saya tertarik dengan warna merah yang saya kenal di stand tersebut. Ya betul! Warna merah tersebut adalah warna merah Air Asia, dan kalo di baca dengan lebih teliti memang tulisannya adalah Air Asia GO!

Ternyata Air Asia sedang mempopulerkan produk baru mereka yaitu AirAsiaGo.com bagi kalian yang sudah sering masuk ke website Air Asia tentu tidak jarang melihat promo beserta dengan penjualan hotel, namun kali ini Air Asia melangkahkan kaki ke arah yang lebih serius dalam menyediakan promo Penerbangan Plus Hotel!

Beberapa tahun belakangan ini sejak Social Media dan internet kian populer, jika saya perhatikan memang industri pariwisata sangat berkembang. Apalagi ditambah dengan banyaknya berbagai tempat wisata baru dan jalur penerbangan langsung dari berbagai kota. Wah.. semakin banyak orang yang berpergian menjadi suatu kondisi yang begitu menggiurkan bagi para pelaku bisnis wisata, baik penerbangan, hotel, kuliner maupun tempat-tempat wisata.