Posts

Showing posts from March, 2008

Film Nasional, Buble atau Sustainable

Jika kita mau sedikit mengamati perkembangan perfilman Indonesia saat ini tentu kita harus angkat topi dan memberikan kredit plustersendiri. Bagaimana tidak, hampir setiap beberapa bulan bahkan bulan film-film karya anak negeri ini menjadi raja di rumahnya sendiri, jutaan penonton dan selalu penuhnya kursi-kursi di bioskop-bioskop seantero negeri memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa film nasional sudah menjadi raja di negeri sendiri. Terkahir yang paling fenomenal tentunya Ayat- Ayat Cinta yang sampai saat ini kabarnya sudah mencetak 3 juta penonton lebih di Bioskop-bioskop se Indonesia, ini baru angka pengunjung resmi, yang menonton bajakannya saya yakin bisa lebih banyak lagi. Says sendiri sampai dua minggu lebih sedikit malas untuk mencoba menonton film ini karena selalu harus mengantri dengan antrian yang selalu seperti ular ngantri beras, panjannnng sekali antriannya.

Jujur saja ide menulis artikel ini karena kemarin saya kaget luar biasa, seperti biasa setiap hari sabtu sa…

Launching New Product

Surat Pembaca

Saya ingin sharing dengan Bapak bagaimana cara Launching New Product yang menarik , hemat , dan efektif ? kalau tidak merepotkan mohon saran dan input dari Bapak, terima kasih...
(Creasionbrand) Nah pertanyaan ini menarik sekali karena sebelum mengadakan event apapun apalagi untuk sebuah produk yang baru kita tentu sama sekali tidak mengetahui apakah launching yang akan kita lakukan akan menarik target market kita untuk melihat dan bertindak untuk mencoba produk tersebut. Ok, sebelumnya kita harus menetapkan dahulu, launching yang sedang kita bahas adalah launching yang menggunakan media activation atau event, karena jika bicara launching tentu medianya sangat beragam dan masing-masing media memiliki strenght dan weeknessnya masing-masing tentunya.
Secara umum bagaimana membuat sebuah launching yang manarik adalah dengan cara mengerti dengan benar Tujuan dan market insight. Tujuan dari event harus tercantum, tertulis dan dimengerti dengan benar oleh semua pihak yang terkait…

Alergi Promosi

Surat Pembaca

Saya termasuk orang yang sangat tertarik dengan artikel2 yang anda buat di blogspot nya. ada satu permasalahan yang menimpa diri saya , kebetulan saya sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap promosi produk kami ( promotion area ) , tentunya sebagai orang promosi / marcomm saya termasuk orang yg cukup berambisi bahwa produk kami ingin sekali banyak dikenal di masyarakat dan ujung2nya sales jadi naik , yang jadi masalah adalah selama ini banyak ide2 baik itu activity ATL maupun BTL yang big bos tidak setuju dalam arti alergi sekali oleh kegiatan promosi , bahkan cenderung koservatif dan konvensional , mereka hanya ingin memakai budget promosi pada media yang dia sukai , dan mereka tidak setuju dengan bentuk event2 yang sifatnya lebih ke seremonial dan beranggapan event tersebut hanya hura - hura saja tanpa ada hasilnya. seperti kita ketahui bahwa banyak sekali segala macam bentuk promosi yang dapat kita lakukan , akan tetapi itu sebaliknya mereka ( management )…

Coba Ajah Kalo Ga Percaya

Jika Anda seorang pimpinan sebuah perusahaan, baik itu kecil maupun besar atau katakanlah anda seorang yang peduli dengan kemajuan perusahaan anda, sekali waktu coba membuat sebuah kuisioner kecil yang dibagikan ke seluruh karyawan perusahaan anda atau jikapun karyawan anda sangat banyak bagikan saja dengan proporsi yang cukup antara level ata dan level bawah, anda cukup tulis dua pertanyaan di dalam kuisioner tersebut: pertama, menurut anda, apa yang pimpinan anda inginkan terhadap perusahaan 5 dan 10 tahun ke depan?, kedua, apa yang sebenarnya Anda lakukan di perusahaan ini?

Saya berani bertaruh pertanyaan pertama hampir sebagian besar tidak akan dapat dijawab dengan benar oleh karyawan Anda, yah mungkin saja ada satu dua yang bisa menjawabnya dan itu hampir mungkin adalah orang yang memang dekat dan sering berkomunikasi dengan Anda di perusahaan. Atau anda sendiri tidak tahu jawaban dari pertanyaan tersebut ha.....ha, jika begitu rasanya Anda perlu memikirkan ulang dan menyepi sekal…

Kapal Perang

Jika saja kopi kapal api tidak ada sejak jaman kakek kita, pokoknya tidak pernah ada kopi yang bermerak kapal api dan tiba-tiba di TV di jaman kita sekarang keluar sebuah merek kopi dengan nama kapal api, apa kira-kira yang terbayang di benak anda? Atau gini deh bagaimana tiba-tiba muncul merek baru di industri kopi dengan merek kapal perang, nah ada yang terpikir oleh anda?
Ha...ha tentu saja terdengar aeh dan menggelikan, mungkin banyak orang akan berkomentar kok namanya ga relevan yah buat nama sebuah merek kopi, kok namanya aneh yah, kok namanya ga komersil banget yah dan kok kok lainnya. Inilah sulitnya membangun sebuah merek di jaman sekarang ini, dahulu ketika ilmu mengenai branding belum banyak diaplikasikan oleh pemasar-pemasar dahulu, memberi nama untuk sebuah produk sepertinya jauh lebih mudah asal konsistensi iklan dan eksistensi produknya bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama di pasar, coba saja perhatikan kopi kapal api, gudang garam, cap lang dan sebagainya. Bayang…

The Flower of Service

Pada masa sekarang ini, persyaratan service dalam sebuah bisnis seperti dielu-elukan sebagai sesuatu yang diharuskan. Berbagai pakar manajemen mengatakan bahwa sekarang ini sudah tidak bisa lagi bersaing hanya mengandalkan produk, tetapi elemen servis sangatlah penting.
Seperti apa yang dikemukakan oleh Christopher Lovelock elemen servis seperti sebuah bunga : The Flower of Services, yang terdiri dari 8 helai : Information, Consultation, Order taking, Hospitality, Safe keeping, Expectations, Billing, dan payment. Beliau juga menyebutkan bahwa service dalam sebuah bisnis sudah bukan lagi sebagai pelengkap tetapi menjadi elemen penting yang harus dimasukkan dalam strategi keseluruhan.

Seluruh teori Lovelock tersebut benar, dan tidak ada satupun yang salah. Permasalahannya! Dari sekian banyak pengalaman perusahaan kami bekerja sama membangun merk dan perusahaan dengan klien-klien kami, masalah terbesar berada dalam tahap servis. Mengapa demikian? Karena membangun servis di Indonesia tida…

Event dengan Budjet Kecil

Brand activation atau event merupakan salah satu langkah aktivitas komunikasi below the line yang efektif. Bagaimana tidak dalam aktivitas itu secara langsung brand dapat berinteraksi dengan target marketnya. Di sisi lain event ini bisa menjadi sebuah ladang uang apabila tahu memanfaatkan titik kelemahan target market dan tentu saja jeli memanfaatkan kesempatan tersebut.

Jangan mudah tergoda dengan berbagai brand activation kelas kakap yang dilakukan berbagai brand raksasa. Event yang bisa menghabiskan berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus juta, dan jujur saja memang spektakuler… tapi anda tidak harus melakukan hal itu, karena anda harus realistis dan menyesuaikan dengan skala brand dan tentu saja budget promosi anda.

Siapa bilang budget kecil ga bisa buat Brand Activation? Tepat sekali pernyataan itu ! karena dalam 3 bulan terakhir, kami (saya dan perusahaan) sedang senang-senangnya berfokus padahal tersebut. Mendampingi beberapa klien kami yang belum menjadi pemimpin pasar untuk terus e…

Liat Ajah Ntar

Ada yang menarik ketika saya sedang iseng berkunjung ke sebuah pusat perbelanjaan eletronik terkenal di kota bandung, saat itu ketika sedang mengarah ke foodcourt untuk sekedar melepas dahaga dengan es buah saya melihat ada toko accecories tepat di sebelah elevator turun.” Wah, gile juga nih toko” guman sahabat saya yang sedang bersama saya saat itu, “kenapa emang” tanya saya? Sahabat saya kemudian melanjutkan kekagetannya dengan mengatakan kok accecories buka di tempat elektronik, apa ga salah. Hampir semua orang yang datang ke tempat perbelanjaan eletronik khan pasti bermaksud membeli barang-barang eletronik, nah ini orang malah jualan accecires wanita, mending kalo accecories handphone, lanjut sahabat saya tersebut.

Memang jika cukup menarik untuk membahas strategi pemilik toko ini dimana pemilik toko tersebut memutuskan untuk membuka tokonya di pusat perbelanjaan eletronik. Dari sisi segmentasi, secara kasat mata jelas terlihat bahwa target market dari toko tersebut sangat sedikit …

Melayani Manusia-Manusia Pemalas

Bagi para pebisnis dewasa ini, mencari peluang dari budaya masyarakat adalah sesuatu yang mutlak. Berbagai produk baru diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia jaman sekarang (dan mengeruk uang mereka tentunya). Lantaran di sisi lain, dari sudut pandang masyarakat malah berterima kasih kepada berbagai produk inovatif, karena dengan adanya mereka, solusi dari masalah dan kesulitan mereka ditemukan.

Sebut saja produk penghilang stres yang dikeluarkan oleh Group Kalbe, berupa minuman coklat yang mengandung berbagai zat yang bisa menurunkan kadar stres dalam diri seseorang. Adapun produk-produk seperti ini muncul dari pengamatan detil dari gejala yang terjadi di masyarakat sekarang ini. Begitu banyaknya tekanan yang terjadi, membuat sebagian besar manusia pada jaman sekarang mengalami stres (baik dalam tingkatan ringan maupun tinggi). Dan produk tersebut hadir sebagai solusi untuk meringankan permasalahan yang diderita. Pemilihan segmen target marketpun menjadi hal yang penting, karena …